Presdir Cantik Dan CEO Tampan

Presdir Cantik Dan CEO Tampan
Lamaran Lisa


__ADS_3

"Bagaimana Lis,apa sudah beres?" Tanya irfan sambil menuruni tangga


"Sudah kak,koperku juga sudah di masukkan mobil oleh tarno." Jawab lisa


"Suci jadi kesini gak nganterin Claudia?"


"Katanya sih iya kak,mungkin di jalan."


Tidak lama itu terlihat mobil mewah memasuki rumah suci yang di tempati oleh irfan dan lisa


"Itu mereka kak." Kata lisa


"Iya."


"Lisaaaa." Teriak Claudia saat turun dari mobil


"Dasar bocah,ngapain teriak-teriak gitu." Kata Lisa


"apaan sih,kan aku lagi bahagia karenw akhirnya aku bisa ke kota M jalan-jalan." Kata Claudia girang


"Tante widya dan om faris mana?" Tanya irfan pada suci


"Mereka gak bisa antar jadi aku dan reza yang nganterin kalian." jawab suci


"Oh gitu."


"Ya sudah ayo berangkat,emang mau nungguin siapa lagi?" Kata Reza sambil merangkul bahu istrinya


***


Kota M


Sudah ada Hasna dan Chika yang datang menjemput mereka di bandara. Munculnya hasna di bandara membuat orang-orang pada heboh karena di kota M keluarga Wiraguna sangat di segani,mereka berasal dari keluarga yang terpandang dan merupakan pebisnis paling sukses di kota M,banyak yang ingin bekerja sama dengan Arwana Grup untuk memajukan perusahaan mereka.


"Ah..gak nyangka aku bisa pulang kesini." Kata Lisa saat turun dari pesawat


"Bahagianya hidupku.." Kata claudia sambil mutar-mutar seperti anak kecil


"Kak Irfaaaaan!" Teriak chika memanggil irfan saat melihat irfan,lisa dan claudia keluar dari bandara


"Itu chika dan nenek kak." Mereka lalu menuju tempat chika dan hasna menunggu


"Nek." Irfan langsung mencium tangan hasna dan memeluknya


"Bagaimana kabar nenek,sehat kan?" Tanya irfan


"Alhamdulillh sehat kok." Lisa dan claudia juga ikut mencium tangan hasna


"Ayo kita pulang,kakek pasti sudah menunggu kalian." Mereka semua lalu menuju mobil yang sidah menunggu


"Kakeeeek.." Panggil Chika saat memasuki rumah

__ADS_1


"Hust..jangan teriak-teriak gitu,ini bukan hutan chika." Tegur Hasna


"Iya nek,maaf." Kata chika


"Silahkan duduk dulu,sebentar lagi kakek turun." Hasna mempersilahkan mereka untuk duduk sambil menunggu wira


"Kalian sudah datang?" Semua menoleh ke arah sumber suara yang ternyata adalah wira


"Iya kek."


"Ada Claudia juga?" Tanya wira


"Iya kek,dia katanya mau jalan-jalan makanya ikut." kata lisa


"Iya kek,aku sudah lama mau kesini tapi gak ada yang nemenin,nah karena kak irfan dan lisa pulang makanya aku ikut." Kata Claudia


"Tapi sekarang sudah tahu kan,jadi biar sendiri bisa kesini kalau mau liburan?." Tanya hasna


"Iya nek,aku uda tahu."


"Jadi bagaimana rencana kalian berdua selanjutnya?" Tanya wira


"Rencananya besok aku akan ke desanya lisa untuk melamarnya kek,tapi aku tidak tahu harus kesana dengan siapa." Kata irfan lalu menundukkan kepalanya


"Kenapa harus bingung,kan ada kami. Kamu itu sudah kami anggap cucu sendiri jadi apapun yang kamu butuhkan jangan sungkan bilang ke kami. Besok kami yang akan menemanimu melamar Lisa!"


Kata Wira Dan membuat Irfan terharu hampir saja menitihkan air matanya


"Makasih kek,aku tidak tahu harus bilang apa dan bagaimana caranya berterima kasih ke kakek dan nenek,kalian sudah sangat membantu aku dari aku kecil sampai sekarang." Kata Irfan dengan mata yang berkaca-kaca


"Nyonya makan malam sudah siap!" Kata salah seorang pembantu datang menghampiri Hasna


"iya makasih bi. Ayo kita makan malam dulu dan setelah itu kalian istirahat!"


Setelah makan malam selesai,semua ke kamar masing-masing yang sudah disiapkan,irfan sudah mempunyai kamar dirumah itu sedangkan lisa dan Claudia tidur dikamar tamu karena waktu dia tinggal disana,dia tidur dengan Suci tetapi tidak mungkin kan dia tidur di kamar suci sekarang.


Keesokan harinya mereka semua siap-siap untuk berangkat kerumah Lisa. Disana sudah ada Malik dan Yanti karena sebelum mereka berangkat dari negara P, Suci sudah menghubungi orang tuanya supaya kerumah Lisa untuk membantu mempersiapkan semuanya


"Makasih banyak ya bu,sudah membantu saya. Saya sangat terbantu dengan adanya ibu disini." Kata ibu Lisa


"Gak masalah bu,kan Lisa adalah sahabat suci lagipula saya sudah anggap lisa sebagai anak juga jadi saya sangat senang bisa membantu mempersiapkan acara lamarannya." Kata Yanti


"Iya bu,mereka itu sudah seperti saudara dari kecil selalu sama-sama bahkan tidak mau pisah sekolah."


Disela-sela obrolan mereka,di depan rumah Lisa sudah ada beberapa mobil mewah berjejer


"Kayaknya mereka sudah datang." Kata yanti


"Ayo kita keluar." Didepan sudah ada ayah Lisa yang menyambut kedatangan wira dan yang lainnya


Lisa langsung memeluk sang ayah kemudian ibunya yang berjalan ke arahnya

__ADS_1


"Ibu,Lisa kangen bangat sama ibu dan ayah." Kata Lisa


"Ibu juga sayang."


"Silahkan masuk tuan,nyonya!" Ajak Ayah Lisa


"Mama,papa!"Malik dan Yanti datang menemui wira dan yang lainnya


"Maksud kedatangan kami kesini pasti ibu dan bapaknya Lisa sudah tahu kan,kalau kami berniat melamar Lisa untuk Irfan." Kata Wira memulai pembicaraan


"Iya Tuan kami sudah mengetahuinya,kami sangat senang jika Lisa bisa bersama dengan Irfan tetapi semua tergantung dari Lisa saja,kami sebagai orang tua hanya bisa mendukung mereka." Kata ayah Lisa


"Lisa sayang bagaimana,apa kamu mau menerima lamaran dari Irfan?" Tanya ibunya


"Iya bu,Lisa mau." Ucap Lisa malu-malu


"Tapi ya beginilah tuan,nyonya kami hanya orang biasa tidak punya apa-apa." Kata ibu Lisa


"Kami tidak pernah memandang orang dari segi ekonomi bu,asalkan anak -anak bahagia kami pasti mendukung." Kata Hasna


"Terima kasih banyak nyonya."


"Jadi kapan rencana kalian akan menikah?" Tanya wira


"1 bulan lagi kek,karena masih banyak yang masih di selesaikan sebelum kami menikah." Jawab Irfan


'Apa gak terlalu lama?" Kata Malik


"Gak kok om,lagipula kami juga melihat kondisi suci yang sekarang lagi hamil muda,tidak mungkin kami melangsungkan pernikahan dan Suci tidak hadir." Jawab Irfan


"Benar juga kata Irfan yah,sekarang suci harus istirahat full agar kandungannya sehat."


"Kami juga hanya melangsungkan acara pernikahan yang sederhana kek,nek,cukup keluarga yang hadir." Kata Irfan


"Apa kamu tidak berniat untuk membuat pesta yang meriah?" Tawar Wira


"Gak kek,aku gak mau ngerepotin kalian,cukup pernikahan sederhana saja yang penting sah." Kata irfan sambil melirik ke Lisa


"Benar kek,kami hanya mau melangsungkan pernikahan yang di hadiri oleh keluarga saja." Kata Lisa


"Baiklah jika itu yang kalian mau,kami hanya bisa mendukung dan mendoakan." Kata Wira


Mereka melanjutkan percakapan hingga sore hari dan pulang,tetapi Lisa tetapi tinggal dirumahnya beberapa hari sebelum kembali ke negara P


BERSAMBUNG


๐ŸŒผ๐ŸŒผ๐ŸŒผ๐ŸŒผ๐ŸŒผ๐ŸŒผ๐ŸŒผ


Mohon dukungannya teman-teman supaya bisa makin semangat UPnya,dukungan dari teman-teman sangat membantu


โ™ˆVote yang banyak teman-teman

__ADS_1


โ™ˆLike


โ™ˆ Komen


__ADS_2