
Suci terdiam sejenak mendengar kata-kata Reza,ia tdk tahu apa yang akan di jawabnya
"Aku hanya tidak mau mengecewakanmu!" jawab suci
"Aku yakin jika kita bersama,semua masa lalu yg menyakitkan bisa kita hapus dan di gantikan dengan kebahagiaan" Reza berusaha meyakinkan Suci
"Kalau memang kamu ragu,aku akan langsung ke orang tuamu dan langsung melamarmu" Kata-kata reza membuat suci langsung melotot ke reza
"Kamu jangan main-main,aku tidak mau keluargaku nantinya kecewa apabila kita tidak berjodoh."
"Aku serius dan tidak main-main,aku dengar kakek wira akan mengumumkan pada dunia bisnis kalau kamu adalah penerusnya dan saat itu juga aku akan melamarmu menjadi istriku di depan umum." Suci hanya terdiam menatap reza
"Sungguh membingungkan,pengumuman itu sisa 1 bulan dan itu berarti 1 bulan lagi reza akan melamarku tetapi aku belum yakin kalau dia serius dengan kata-katanya"
"Terserah kamu saja lah,kalau kita jodoh pasti akan disatukan. Ayo kita pulang!" Suci mengajak reza pulang krn waktu sudah mulai gelap
"Baiklah,aku harap kamu bisa mempertimbangkan perkataan ku tadi."
"Hmmm" Reza mengantarkan suci pulang kerumah dan dalam perjalanan tidak ada yang berbicara hingga depan rumah suci
"Makasih banyak ya untuk hari ini,hati-hati di jalan'.." Suci turun dari mobil dan tersenyum pada reza
"iya sama-sama,lain kali kita jalan lagi ya,kamu masuk sana trus istirahat,aku pulang dulu." Reza pergi meninggalkan rumah suci dengan hati yang tidak karuan
"Cieee..yang baru pulang dengan pujaan hatinya." Baru memasuki pintu,Lisa sudah mengejek suci
"Pujaan hati apaan,aku cuma pergi jalan-jalan biasa kok."
"Jadi gimana hari ini,tampaknya tu muka lagi bahagia bangat?"
"Ah biasa aja kok,aku ke kamar dulu.!" Suci pergi meninggalkan Lisa dan terus ke kamarnya
__ADS_1
***
1 Bulan kemudian di negara P
Hari ini semua keluarga dari Wiraguna berkumpul di rumah suci karena hari ini wira akan mengumumkan pada dunia kalau dia telah pensiun dari jabatannya dan akan di gantikan oleh cucunya yaitu Suci
"Irfan bagaimana semua persiapan hari ini? Tanya wira dengan sikapnya yang tenang
"semua sudah beres kek dan sebentar lagi kita akan berangkat ke tempat itu." jawab irfan yang kini duduk di samping wira
"Suci mana? Tanya Malik
"aku disini yah." semua menoleh ke arah sumber suara dan disana sudah berdiri gadis cantik yang sangat anggun
"Astaga kamu cantik sekali sayang." Puji Hasna nenek suci
"iya kan keturunan dari nenek juga." semua tertawa mendengar jawaban suci
Perjalanan dari rumah ke tempat acara cukup jauh sekitar 1 jam,disana sudah banyak tamu dari kalangan bisnis yang hadir termasuk keluarga dari Grahatama Grup
"Silahkan Tuan besar!" Salah satu penjaga disana membukakan pintu mobil untuk wira
"Terima kasih." Wira dan rombongan memasuki ruangan dan semua mata tertuju pada mereka,wira memang sudah tua tetapi wajahnya masih kelihatan tampan dan sangat berwibawa
"Selamat tuan Wira,senang bisa bertemu lagi." Faris menyapa wira dan keluarga
"Ah terima kasih tuan Faris,suatu kehormatan pebisnis sukses seperti tuan bisa hadir dalam acara ini!"
"Tuan wira juga pengusaha sukses dan disegani dikalangan bisnis,dan semoga kerjasama kita terus bisa berjalan!" Mereka asyk mengobrol tanpa terasa MC memulai acara
"Selamat siang para hadirin sekalian,dan saya ucapkan selamat datang buat keluarga Tuan wira di negara P, baiklah kita akan memulai acara dan saya persilahkan tuan Wira untuk naik ke panggung!" Wira berjalan sangat berwibawa ke atas panggung
__ADS_1
"Selamat siang para hadirin semua,terima kasih krn telah menyempatkan waktu untuk datang di tempat ini,suatu kehormatan bagi kami krn pengusaha sukses Pak faris bisa hadir di tengah-tengah kita semua,baiklah disini selain melakukan kunjungan pada Arwana grup,saya juga akan menyampaikan hal yang penting,mulai sekarang Saya Pensiun dari jabatan saya dan saya mempercayakan Cucu saya yaitu Suci Lestari Wiraguna untuk menggantikan saya sebagai Presdir di Arwana Grup." Semua orang bertepuk tangan dan banyak juga yang bertanya tanya seperti apa suci itu sehingga ia bisa menggantikan wira sebagai presdir,tidak lama kemudian Suci naik ke atas panggung dan berdiri di samping wira
"Maaf tuan kalau boleh tahu kenapa anda memilih Nona suci sebagai pengganti anda sedangkan kalau di lihat,nona suci masih sangat muda dan belum tentu bisa mengambil alih perusahaan sebesar ini." Salah satu pengusaha disana bertanya dengan nada yang menyindir krn ia ragu akan keahlian suci
"Saya tahu keahlian cucu saya dan saya yakin kalau dia akan lebih sukses daripada saya,terbukti dia bisa memenangkan tender besar sewaktu pertama menjabat sebagai presdir dan itu membuat saya sangat bangga,jadi tdk ada alasan saya untuk tidak menjadikan suci penerus arwana grup." Penjelasan wira membuat semua orang bertepuk tangan
"Silahkan suci jika kamu ingin menyampaikan beberapa hal!" Ucap wira sambil memegang tangan cucunya krn ia tahu kalau pasti suci sangat grogi di hadapan banyak orang
"Terima kasih kakek. Selamat siang semua,saya suci lestari wiraguna cucu dari pemilik Arwana grup sekaligus Presdir baru arwana grup,saya mengucapkan banyak terima ksih kepada semua yang telah hadir disini,saya yakin di antara kalian banyak yang heran bahkan tidak yakin atas kemampuan saya,tapi saya bisa membuktikan ada semua kalangan bisnis kalau saya bisa memajukan Arwana grup melebihi kakek dan semoga kedepannya kita bisa bekerja sama,terima kasih!" Suci dan wira segera turun dari panggung dan bergabung bersama dengan yg lain,disisi lain reza terus saja memandang suci yang sangat elegan
Disana banyak media yang meliput acara itu bahkan disiarkan secara langsung sehingga orang-orang bisa melihat acara itu
"Mi,dan semua aku pergi dulu ya."Reza pamit pada widya dan semua yang ada disana termasuk wira,saat ini wira sedang ngobrol dengan faris
"Kamu mau kemana?" tanya widya
"Aku mau menemui suci mi!"
"Baiklah." Reza pergi menemui suci tetapi belum sampai di tempat suci,reza di buat kesal oleh seorang wanita
"Ah..maaf tuan aku gak sengaja,sini saya bersihkan!" ucap wanita itu
"Tidak perlu nona,saya bisa sendiri!" Reza tampak kesal karena jasnya tertumpah minuman oleh wanita itu
"Sekali lagi maaf tuan,perkenalkan saya Preti Nasution anak dari Erlangga Nasution pemilik Erlangga grup." Wanita itu mengulurkan tangannya tetapi reza sama sekali tidak menghiraukannya
"Sombong sekali ni orang tapi aku akan segera mendapatkannya,bagaimanapun caranya aku harus bisa mendapatkan pewaris dari Grahatama Grup!" Gumam preti yang sangat kesal tetapi ia tidak mau mengecewakan papanya krn ini semua saran dari erlangga untuk mendekati reza agar perusahaannya bisa bersaing dengan arwana grup
"Tidak masalah nona,tapi maaf saya masih banyak urusan, Permisi." Reza pergi meninggalkan Preti dan menuju ke arah suci,mata preti tidak sedikit pun berpaling ke arah lain,dia penasaran siapa yang reza ingin temui dan betapa marahnya dia ketika melihat reza dan suci yang ngobrol dengan leluasa membuat reza tersenyum
BERSAMBUNG.....
__ADS_1