Presdir Cantik Dan CEO Tampan

Presdir Cantik Dan CEO Tampan
Suci Kritis 1


__ADS_3

"Reza apa yang terjadi?" Tanya irfan emosi saat melihat kalau orang yang di naikkan ke ambulans adalah suci


Reza menceritakan kejadiannya dan membuat irfan juga Lisa murka


"Dimana orang itu sekarang?" Tanya irfan


"Tdi mereka langsung pergi,aku berniat mengejarnya tetapi aku juga khawatir sama suci. Sekarang kita fokus ke suci dulu,soal mereka nanti kita cari!" Jawab reza


"Lisa kamu ikut dengan ambulans menemani suci,aku ambil mobil dulu nanti kita ketemu di rumah sakiT!"


"Baik tuan!" Lisa segera naik ke ambulans sedangkan reza dan irfan mengendarai mobil masing-masing


Sesampainya di rumah sakit,Suci langsung di tangani oleh dokter,dalam perjalanan keadaan suci menurun dan membuat Lisa jadi panik


"Lisa bagaimn keadaan suci?" Tanya Reza yang datang berlari


"Suci sudah di tangani oleh dokter tuan,tadi dalam perjalanan keadaannya sempat drop tetapi untungnya ada perawat jadi suci di tangani perawat selama perjalanan." Jelas Lisa ke Reza


"Bagaimana Suci?" Irfan pun datang dengan wajah yang panik dan khawatir


"Suci lagi di tangani dokter."


"Apa kita kasih tahu om malik dan kakek wira?" Tanya Lisa


"Aku juga bingung,aku takut kakek akan syok dan penyakitnya kambuh lagi."Kata irfan


"Tapi mereka akan lebih marah jika kita tidak memberitahu keadaan suci,alangkah baiknya jika kita pelan-pelan menjelaskan ke mereka." Reza memberi saran pada irfan dan lisa


"Baiklah,aku akan menghubungi kakek wira." Irfan langsung menghubungi wira


Dikota M


drrt drrt drrt


Wira tidak mengangkat telepon dari irfan karena dia lagi meeting dan ponselnya tertinggal di ruangannya,selang beberapa saat akhirnya wira selesai meeting dan kembali ke ruangannya. Wira sangat kaget krn saat ia cek ponselnya,terdapat banyak panggilan tak terjawab dari irfan dan itu membuatnya khawatir


"Ada apa Irfan menghubungiku sampai banyak begini?" Berbagai macam yang wira fikirkan hingga dia memutuskan menghubungi irfan


tuut tuut tuut


"Halo.. Assalamualaikum kek!" Jawab irfan di telpon


"Waalaikum salam! Apa ada masalah disana,kenapa kamu menghubungi kakek berulang kali?" Tanya wira


"Maaf kek,aku ada kabar tidak baik tapi aku harap kakek jgn kaget." kata irfan yang khawatir kalau penyakit wira kambuh lagi


"Apa ini masalah perusahaan atau yang lain?"


"Ini soal Suci kek."


"Ada apa dengan suci,dia baik-baik aja kan?" Tanya wira tambah khawatir


"Suci sekarang di rawat di rumah sakit kek dan kondisinya kritis."

__ADS_1


Deg...jantung wira seakan berhenti mendengar cucunya kritis di rumah sakit


"Kenapa bisa suci kritis,suci kenapa?" Wira tidak bisa mengontrol dirinya hingga dia hampir saja jatuh,untung saja ada asistennya disana


"Nanti aku jelaskan kalau kakek sudah disini,ceritanya panjang kek." Wira terdiam mendengar perkataan Irfan


"Halo..halo..kek,kakek gak apa-apa kan?" Tanya irfan khawatir


"Iya,kakek akan segera kesana! Jaga suci dengan baik!" Wira langsung mematikan ponselnya dan segera pulang kerumah


"Tuan baik-baik saja kan?" Tanya asisten wira


"Aku harus ke negara P sekarang juga,Suci kritis dan sekarang di rawat di rumah sakit!" Jawab wira sambil mengambil tasnya


"Apa perlu saya antar tuan?"


"Kamu antar aku pulang saja,setelah itu kembali ke kantor,handle semua selama aku di negara P!"


"Baik tuan." Wira langsung pulang kerumah dan di perjalanan ia menghubungi Malik


tuut tuut


"Halo..ada apa pa?" Jawab malik


"Sekarang kita ketemu di negara P!" Wira langsung pada intinya


"Emang ada apa pa,aku lagi banyak kerjaan disini."


"Tinggalkan semua itu krn ini lebih penting,Suci masuk rumah sakit dan keadaannya kritis!"


"Baru saja irfan menghubungiku dan memberitahu kabar ini,jadi sekarang juga kamu berangkat ke negara P dan kita ketemu disana!"


"Baik pa!" Malik sangat kaget mendengar kalau suci masuk rumah skit,dia sampai jatuh ke lantai krn lemas mendengar kabar itu


Malik langsung bergegas pulang kerumah menemui yanti


"Assalamualaikum."


"Waalaikum salam,loh tumben pulang cepat?" Tanya yanti


"Sekarang kamu siap-siap,kita akan ke negara P!"


"Kenapa mendadak,bukannya acaranya suci masih ada 2 minggu?"


"Suci masuk rumah sakit dan dia kritis!"


"APA!! Kenapa bisa suci masuk rumah sakit?" Yanti merasa pusing dan hampir pingsan mendengar kabar itu tetapi malik langsung menangkapnya


"Mending sekarang kita langsung kesana aja!" Mereka langsung bersiap-siap dan berangkat ke bandara


Negara P


"Kenapa dokter belum juga keluar?" Reza sangat emosi krn dokter lama memeriksa suci

__ADS_1


"Sabar tuan,sebentar lagi pasti dokter keluar." Lisa berusaha menenangkan reza walaupun hatinya juga menangis melihat sahabatnya,tidak lama.kemudian dokter keluar


"Tuan Reza ada yang saya ingin jelaskan." Kata dokter menghampiri Reza


"Katakan bagaimana keadaan suci!" Reza kembali dingin


"Maaf tuan,nona Suci kritis dan dia butuh darah,dia kehilangan banyak darah tetapi stok darah disini tidak cukup krn golongan darah ibu suci memang langka." Jelas dokter


"Kenapa kalian tidak menghubungi bagian darah?"


"Sudah tuan tetapi stok mereka kosong."


"Kalau aku tidak salah,Om malik mempunyai golongan darah yang sama dengan suci."


"Tetapi om malik baru berangkat dan menlmbutuhkan waktu yang lama." Mereka bertiga tidak tahu harus berbuat apa


"Apa suci masih bisa bertahan sampai orang tuanya datang?" tanya reza ke dokter


"saya khawatir nona suci tidak akan bertahan tuan,tetapi kami akan berusaha mempertahankan agar nona suci bisa bertahan hingga orang tuanya datang."


"Lakukan yang terbaik untuk suci!" Kini Reza begitu khawatir dengan keadaan suci,sorot matanya sangat tajam menatap sang dokter


"Baik tuan,saya permisi dulu."


"Tuan apa nyonya widya sudah mengetahui suci disini?" Tanya Lisa


"Aku lupa memberitahu mami."


"Sebaiknya tuan menghubungi beliau,jangan sampai beliau makin marah jika tidak mengetahui kondisi suci."


"kamu benar juga,aku akan menghubungi mami."


tuut tuut


"Hallo mi!


"Hallo,kamu dimana kok belum pulang?" tanya widya


"Aku di rumah sakit mi."


"kamu gak kenapa-kenapa kan?" Tanya widya panik


"Bukan aku mi tapi suci."


"Suci kenapa,jelaskan ke mami?"


"Ceritanya panjang mi,sekarang mami kesini saja."


"Mami akan segera kesana!" Widya segera menghubungi Faris dan berangkat ke rumah sakit


"Kak bagaimana dengan orang yang sudah mencelakai suci?" Tanya Lisa ada irfan


"Aku akan mencarinya,kemanapun mereka pergi pasti aku temukan." Kemarahan irfan tidak bisa di tahan lagi,dia sudah berjanji akan menjaga suci tetapi sekarang suci malah di rawat dan keadaannya kritis

__ADS_1


"Tenang saja,pasti orang itu akan kita temukan!" Raut wajah Reza sangat jelas menggambarkan amarahnya


__ADS_2