Presdir Cantik Dan CEO Tampan

Presdir Cantik Dan CEO Tampan
Aku Suci Lestari Wiraguna


__ADS_3

"Jaga omonganmu manda,apa kamu tahu siapa yang kamu katai sebagai penggoda?" Suci tampak emosi krn berulang kali manda memakinya dan semua org dalam ruangan itu kaget melihat suci menampar manda


"emangnya kamu siapa?" Tanya manda penasaran


"Aku Suci Lestari Wiraguna,aku presdir di Arwana grup dan itu berarti aku atasanmu!"


"Jadi presdir baru itu kamu?" Wajah Manda tampak pucat,ia tidak menyangka kalau org yang ia hina selama ini adalah bosnya


"Iya dia adalah presdir disini." Kini Lisa memperjelas kata-kata Manda


"Lantas apa yang bisa ibu suci lakukan bukankah saya disini di rekomendasikan oleh reza dan juga memiliki saham di perusahaan ini." Manda masih saja blm kapok dgn ulahnya


"Ah iya 1 lagi,kamu itu masa lalu Reza dan perkenalkan aku suci lestari wiraguna presdir arwana grup sekaligus calon istri dari Reza Rahardian Grahatama.!" Semua mata menatap suci kaget termasuk reza,ia tidak menyangka kalau suci akan mengatakan itu padahal selama ini ia belum memberitahu suci soal keinginan maminya


"Apa!! Kamu jangan asal bicara tidak mgkn kamu calon istri reza krn cuma aku yang pantas." Teriak manda


"Coba kamu tanyakan saja langsung pada orangnya.!" Suci melirik ke arah Reza yang masih tampak syok


"Apa benar yang dia katakan?" Tanya manda pada reza


"Iya dia calon istriku dan keluarga semua sudah sepakat itu.!"


"pasti kamu cuma bercanda kan dan ini cuma pelarian kamu saja.!" Manda masih belum bisa percaya dengan apa yang reza katakan


"Terserah kamu mau blg apa,yang jelasnya mulai sekarang stop menganggu kehidupanku.!"


"Oh iya,masalah aku panggil kamu kesini,perusahaan tidak bisa lagi memakai model yg tidak punya etika dan hari ini kontrak kamu saya putus,jadi kamu bukan lagi model Arwana Grup.!" Suci menjelaskan semuanya dan membuat manda bagai tersambar petir


"tapi gak bisa gitu dong,semua sudah ada di kontrak jika perusahaan memutus kontrak sepihak maka akan ada ganti rugi." Manda masih bersikeras


"itu jika kamu tidak melakukan kesalahan tetapi kesalahanmu kali ini membuat perusahaan rugi besar,tapi tenang saja perusahaan akan tetap membayar honormu selama 1 tahun.!" Kini irfan yg menjelaskan dan membuat manda duduk lemas di lantai


"Hancur sudah karirku,aku kehilangan reza dan kehilangan karir,tp aku berjanji akan membalas mereka semua." Hanya itu yg muncul dalam fikiran manda


"Sebaiknya kalian pergi dari sini sebelum aku memanggil security.!" Suci mengusir manda dan Lili


Setelah kepergian mereka,suasana tampak hening sejenak


"Pak Reza bisa kita bicara di ruanganku.!" Suci mengajak reza untuk bicara berdua


"Kak irfan tolong crikan aku sekretaris baru pengganti Amel.!" Setelah memberitahu itu pada irfan,suci dan reza segera keluar dan menuju ruangan suci

__ADS_1


"Silahkan pak!" Suci mempersilahkan reza duduk,sebenarnya ia merasa tidak enak dan canggung tapi ia memberanikan diri


"Ada apa?" Tanya reza heran


"Maaf atas kata-kataku tadi,aku gak bermaksud bcara bgtu ada manda." Suci malu mengatakan itu


"Kenapa harus minta maaf,aku malah senang mendengarnya.!" Kata-kata reza membuat suci langsung menatapnya


"apa maksudnya?"


"Aku memang ingin menjadikan apa yang kamu katakan tdi jadi kenyataan."


"Aku msih belum mengerti.!"


"Orang tuaku berencana ingin menjodohkan kita,mami selalu mendesak ku untuk melamarmu tapi aku merasa tidak enak dan tidak mgkn kamu akan menerimanya."


"Apa orang tuaku tau soal ini?" Tanya suci penasaran


"Soal itu aku gak tahu tapi kayaknya sudah ada yang tahu."


"Oh jadi bgtu."


"Trus aku harus jawab apa?"


"Astaga Suci jadi dari tadi aku bicara kamu gak ngerasa sama sekali dan mengerti maksudku?" tanya reza sedikit kesal


"Oh itu,aku juga gak tahu." Jawab suci cuek


"Udalah aku pulang aja." Reza keluar dengan kesal dari ruangan suci dan kembali ke kantor


"Eh..knp dia??" Suci tampak heran melihat tingkah reza


"Astaga Suci,kamu tu ya jadi cewek gak ada pekanya." Ternyata tadi Lisa mendengarkan semua percakapan mereka ketika lisa ingin masuk ruangan suci tetapi ia berhenti di depan pintu


"Ngapain kamu disitu? Nguping ya?"


"Siapa yang nguping,tadi aku hanya lewat trus tdk sengaja mendengar percakapan kalian." Ucap lisa sedikit berbohong


"Oh ya? Trus ngpain kamu disitu?" Lisa masih berdiri depan pintu


"Ada yang ingin aku sampaikan tapi aku msih bingung sama kamu."

__ADS_1


"Kenapa aku?"


"Kamu tu ya,ih bikin kesal.! Tadi tu pak reza tanpa sengaja ngungkapin perasaannya ke kamu tetapi dasar kamu es kutub gak ada pekanya.!"


"Tapi dia gak blg kalau suka ama aku."


"Dia itu bukan anak kecil lagi yang menggunakan cara anak ABG untuk ngungkapin perasaannya,dia tu pengen langsung ajak kamu nikah."


"Ooohhh...Apa!!! Nikah? Kamu yg benar aja dong,aku belum tahu dia orangnya seperti apa,masa iya main nikah-nikah aja.!"


"Jadi kamu mau pacaran terus dan yg lalu terulang lagi? Sudahlah Suci lebih baik kamu jalani saja dulu sama pak reza,toh dia juga baik dan ganteng kok,aku aja mau kalau di jodohin ama dia."


"Eits...kamu ngomong seenaknya aja,sana cari yg lain.!"


"Jadi ada yang cemburu? Secara gak langsung kamu tu menunjukkan kalau kmu ada perasaan sama dia tapi entah krn gengsi atau masih trauma makanya kamu seperti ini."


"Siapa juga yg cemburu? Tapi benar juga sih aku gak tau apa ini trauma atau apa.. Oya apa tujuan kamu kesini,cepat katakan!"


"Dasar,baru aja mencair,sekarang jadi es lagi.. Kak irfan sudah mendapatkan orang yang akan menjadi sekertaris mu dan besok mereka datang ksni,kamu bisa memilihnya sendiri."


"Ok.!" Suci kembali disibukkan dengan pekerjaan yang tertunda krn harus mengurus para tikus yg ada di kantornya


"aku harus berbuat apa,jika yang dikatakan lisa tadi memang benar? Tapi sampai kapan aku terus memikirkan orang yang sudah menjadi suami orang lain,sekarang waktunya aku bisa membuka hatiku,toh yang di katakan lisa kalau reza memang orang baik adalah benar.,kalau keluarga memang ingin aku menikah dengannya,ya apa salahnya." Suci masih dalam kebimbangan


Di kota M


Hri ini keberangkatan Ardy dan Vera ke negara P untuk bulan madu


"Kalian sudah siap sayang?" Tanya mama ardy


"Iya ma,kami sudah siap kok." Vera menjawab dengan wajah yg berseri-seri


"Gak usa bawa baju banyak,disana sudah disiapkan keperluan kalian.!"


"Iya ma,kami hanya bawa seperlunya aja." Ardy hanya terdiam dengan menatap layar ponselnya tanpa merespon mama dan istrinya


"ingat buatkan kami cucu yang banyak ya.!" Kata-kata mama ardy membuat ardy langsung melotot melihatnya


"Mama ini apa-apaan sih,baru juga nikah sudah disuruh bikinkan cucu.!" Ardy tampak kesal melihat tingkah mama dan istrinya


"Ya sudah kami pergi dulu ya ma,pa.!" Vera dan ardy berangkat ke bandara tanpa di antar org tua mereka krn ini kemauan ardy

__ADS_1


__ADS_2