Presdir Cantik Dan CEO Tampan

Presdir Cantik Dan CEO Tampan
Aku Masih Berbaik Hati


__ADS_3

"Selamat pagi tuan Reza dan bu suci!" Sapa Erlangga ketika melihat reza


"Selamat pagi tuan erlangga!" Jawab reza dingin


"Ada keperluan apa tuan reza dan ibu suci repot-repot kesini?" Tanya erlangga yang kini di liputi rasa takut,dan ternyata di dalam ada prety juga


"Anda Tidak usa berpura-pura tidak tahu tuan Erlangga!" Kata Suci


prety hanya bisa diam dan tidak bisa mengeluarkan 1 kata pun


"Langsung pada intinya saja,nona prety apa tujuan anda menjebak suami saya?"Kata suci dengan nada yang dingin


"Maafkan saya bu suci,saya terpaksa melakukan itu dan saya juga tidak mengetahui jika malam itu bukan tuan reza yang ada di dalam kamar hotel." Kata prety gugup


"Kamu fikir aku lelaki macam apa bisa tidur dengan wanita murahan sepertimu!" Bentak Reza


"Saya hanya disuruh oleh papa tuan!" Betapa kagetnya erlangga saat prety mengatakan jika itu adalah suruhannya


"Prety apa-apaan kamu,jangan asal bicara. Bukannya kamu yang sangat terobsesi pada tuan reza?" Bentak Erlangga


"Sudah lah selesaikan masalah kalian berdua karena aku hanya ingin menyelesaikan masalah kita." Kata reza


"Jhon putuskan kontrak kerjasama dengan perusahaan ini!" perintah reza


"baik tuan." Jawab jhon dan langsung melakukan apa yang di perintahkan oleh reza


"Tuan Reza saya minta maaf,saya mohon jangan putuskan kerjasama kita." Kata Erlangga memohon


"Aku muak dengan apa yang kalian lakukan tuan erlangga,kalian fikir aku tidak tahu jika sudah banyak korban yang kalian buat hanya untuk mendapatkan uang,ada brapa perusahaan yang kalian korbankan?" Kata Reza membuat Erlangga panik karena reza mengetahui kelakuannya


"Apa maksud anda tuan?" Tanya Erlangga gugup


"Anda bisa fikir sendiri tuan,mulai sekarang kita tidak ada kerjasama lagi!" Kata Reza dingin


"Dan untuk anda nona prety,saya peringatkan untuk tidak mengusik suami orang apalgi jika itu adalah suamiku,maka aku sendiri yang akan memberi pelajaran pada anda!" Ancam Suci dan membuat prety diam-diam mengepalkan tangannya


"Apa kamu akan meloloskannya begitu saja sayang?" Tanya Suci


"Aku masih berbaik hati tidak membuat perusahaan ku bangkrut." kata Reza ke Erlangga


"Kau boleh menang sekarang j*lang tapi ini belum berakhir,akan aku pastikan reza jadi milikku!" Umpat prety menahan amarahnya


Erlangga tidak bisa berbuat apa-apa lagi,kini mimpinya kerjasama dengan Grahatama grup hancur karena ulahnya


"Coba saja papa tidak melakukan hal itu,aku pasti sudah mendapatkan reza!" Teriak prety


"Kenapa kamu malah menyalahkan ku,semua juga kamu nikmati kan? Bahkan kamu yang terlalu agresif bukan aku!" kata Erlangga yang kini masih syok dan tidak tahu harus berkata apa


"untung saja tuan reza tidak membuat perusahaan ku bangkrut. Jadi sekarang lupakan obsesi mu untuk memiliki reza,ingat prety semua yang ada di dirimu itu adalah milikku,walaupun kamu bersama pria lain tapi kamu tidak akan pernah bisa menghindari ku sampai kapan pun!" Kata erlangga membuat prety semakin murka


"Andai saja aku bisa lari dari si tua bangka ini pasti aku akan mendapatkan reza!"

__ADS_1


Reza,suci dan jhon kini kembali ke kantor,sebelum reza ke kantornya,dia mengantarkan suci terlebih dahulu


"Kamu yakin tidak perlu bantuan ku my princess?"Kata reza sambil mengelus kepala suci


"Tidak perlu,cukup kak irfan saja."Kata suci lembut


"ya sudah my princes kamu masuk sana,pasti irfan sudah menunggumu." ketika suci masuk ke dalam,reza barulah pergi dari sana


"Kak irfan bagaimana yang aku suruhkan?" Tanya suci


"Aku sudah mendapatkannya dan kapan kita akan kesana?"Tanya irfan balik


"Sekarang juga bisa kak." Kata suci


"Tapi bukannya kita ada meeting 2 jam lagi?" tanya irfan


"Suruh Candra dan Lisa yang menanganinya,lagipula ini hanya meeting biasa atau kalau perlu kita tunda saja meetingnya." Kata suci santai


"Kalau begitu biar candra dan lisa yang menghadiri meeting itu." Kata irfan


"Baiklah. Ayo kak kita berangkat!" Mereka langsung menuju ke tempat Gio membeli bahan-bahan proyek


Butuh waktu 1 jam untuk sampai disana


"Kita sudah sampai." Kata irfan


"Ayo kak kita lihat apa yang tua bangka itu rencanakan." Suci dan irfan masuk kedalam dan bertemu langsung dengan managernya


"Perkenalkan saya irfan dan ini suci,kami dari Arwana grup!" Mendengar kata arwana grup sang manager langsung melihat ke arah suci


"Maaf ibu suci saya tidak mengenali anda. Ada apa bu suci kesini?" Tanya manager


"Aku mau bertanya tapi jawab dengan jujur karena aku tidak suka kebohongan." Kata suci dengan nada dingin


"I.iya bu." Jawab sang manager gugup


"Apa benar pak gio membeli bahan disini?"Tanya suci


"Benar bu."


"Apa benar kalau bahan yang dia beli itu adalah bahan terbaik disini?" Tanya suci lagi


"Maaf bu sebelumnya tapi apa pak gio tidak memberitahu pada ibu?"tanya manager


"Maksudmu?" Tanya balik suci dengan heran


"Pak gio memang membeli bahan disini bu tetapi dia memesan kualitas yang standar dan jauh dari yang paling bagus bahkan baru-baru ini pak gio memesan bahan yang kualitasnya dibawah standar bu." Jelas manager kesuci dan membuat suci jadi murka


"Jadi dia mau bermain-main denganku." Kata suci dengan senyum


"Kak irfan,hubungi pak gio dan katakan besok meeting. Oh ya pak,saya mau bapak besok hadir di kantor saya memberi kesaksian." Kata suci

__ADS_1


"Baik bu." Setelah merasa sudah tidak ada lagi yang perlu di tanyakan,suci dan irfan kembali ke kantor


"Ternyata tua bangka itu ingin main-main denganku kak." kata suci


"Iya,aku penasaran dia mempunyai nyali sebesar apa sehingga dia berani melakukan ini." Kata Irfan


Keesokan harinya Dimana Gio dengan wajah yang berseri-seri memasuki kantor suci dia mengira jika akan mendapat kabar baik tapi ternyata salah


"Selamat pagi nona Lisa!" Sapa Gio


"Pagi pak Gio, bu suci dan pak irfan sudah menunggu di dalam pak,silahkan masuk!" kata lisa mempersilahkan gio masuk ke ruangan suci


tok tok tok


"Masuk!"


"Selamat pagi bu suci,pak irfan!" sapa Gio


"Pagi!" Balas suci dan irfan barengan


"Silahkan duduk pak!" kata irfan


"Ada apa ya saya di panggil kesini? Apa ada masalah?" Tanya Gio pada suci dan irfan


"iya ada sesuatu yang saya ingin tanyakan!" Kata suci dingin


"Mengenai apa bu?"


"Apa benar pak gio membeli bahan-bahan yang jauh dari kwalitas bagus?" Tanya suci sambil menatap pak gio


"Saya selalu membeli yang terbaik bu." Jawab Gio


"Apa anda yakin tuan Gio?" Tanya suci memastikan


"Iya bu saya yakin?"


"Tapi yang saya dapat jika bahan itu kwalitas standar bahkan ada yang di bawah standar!" Tatapan mata suci tajam ke Gio


"Itu tidak benar bu." bela Gio


"Saya ada bukti jika kamu menggunakan bahan tidak sesuai kesepakatan." Kata suci dengan nada dingin tapi tenang


BERSAMBUNG


๐ŸŒผ๐ŸŒผ๐ŸŒผ๐ŸŒผ๐ŸŒผ๐ŸŒผ๐ŸŒผ


Mohon dukungannya teman-teman supaya bisa makin semangat UPnya,dukungan dari teman-teman sangat membantu


โ™ˆVote yang banyak teman-teman


โ™ˆLike

__ADS_1


โ™ˆ Komen


__ADS_2