Presdir Cantik Dan CEO Tampan

Presdir Cantik Dan CEO Tampan
Lamaran


__ADS_3

Rencana Lamaran Reza dan Suci sisa menunggu hari,keluarga Suci sudah tiba di Negara P dan berkumpul di rumah suci


"Cieeee..yang mau di lamar,kayaknya senang bangat." Adik Suci yang bernama Radit menggodanya


"Apaan sih anak kecil ini."


"Aku uda besar kak bukan anak kecil lagi!" Protes Radit karena Suci memanggilnya anak kecil


"Sudah ah,kalian kalau ketemu pasti kayak gitu." Yanti menegur Suci dan Radit


"Tu anak kecil yg duluan."


"Kan mulai lagi,Suci ayo kita ke depan!" Yanti mengajak suci ke ruang keluarga,disana sudah ada keluarga Suci semua


"Jadi bagaimana persiapannya semua?" Tanya Wira


"Semua sudah di urus oleh Reza kek,lagipula ini kan gak ada undangan juga dan cukup keluarga aja." Jawab suci


Walaupun Wira sangat ingin jika acara lamaran ini di adakan meriah tpi suci tidak suka


"Emang kamu gak mau lamarannya meriah?"


"Gak kek,aku gak suka terlalu di sorot media." Jawab suci santai


"Baiklah jika itu kemauan kamu,kami sebagai orang tua hanya mendukung."


Dikediaman Reza


"Reza bagaimana persiapan untuk lusa,apa sudah siap semua?" Tanya Widya ingin memastikan semua persiapannya telah selesai


"Sudah mi,semua sudah selesai."


"Baguslah kalau begitu,mami sudah gak sabar ingin suci segera jadi mantu mami." Widya sangat bahagia akhirnya bisa melamar suci untuk anaknya


"Sabar mi,pasti suci jadi mantu mami."


Akhirnya hari yang di tunggu-tunggu tiba,hari ini lamaran Reza dan Suci akan di laksanakan,semua keluarga Reza sudah siap dan berangkat ke rumah suci. Perjalanan kerumah suci tidak terlalu jauh sehingga mereka tidak membutuhkan waktu yang lama untuk sampai,setibanya di depan gerbang sudah ada beberapa penjaga yang siap mengamankan acara lamaran pengusaha no. 1 dan no.2 di negara itu


Mereka tiba di depan kediaman Suci dan di sambut oleh keluarga besar Wiraguna


"Selamat datang Tuan Faris dan keluarga,silahkan masuk!" Sapa Wira yang di temani oleh Malik dan ke dua saudara Malik yang juga hadir


"Terima kasih Tuan Wira,senang bertemu lagi." Mereka menuju tempat acara yang di adakan di belakang rumah suci yang luas

__ADS_1


Selang beberapa jam acara selesai,akhirnya Reza resmi melamar Suci Dan acara pernikahan akan di adakan 2 minggu lagi di Negara P dilanjutkan acara syukuran di Kota M


"Akhirnya aku melamarmu,jadi boleh kan sekarang aku panggilnya sayang." Reza menggoda Suci dan membuat Suci tersipu malu


"Dasar kamu ya." Wajah Suci menjadi merah mendengar kata-kata Reza dan membuat para keluarga tertawa melihat tingkah mereka


"Jangan di rayu terus dong suci nya,tu lihat wajahnya jadi merah." Widya ikut mengganggu Suci


Mereka sangat menikmati acara yang berlangsung tapi ternyata disana ada seseorang yang bukan dari penjaga kedua keluarga tetapi mata-mata yang di bayar oleh seseorang


"Halo..Nona benar hari ini Tuan Reza dan Nona Suci Lamaran." Mata-mata itu melaporkan apa yang dia dapat ke bosnya


"...."


"Mereka menikah 2 minggu lagi nona."


"...."


"Siap nona,saya akan pantau terus." Ketika mematikan sambungan telpon,mata-mata itu trus memantau kediaman suci dan di tempat lain ada seorang wanita yang tampaknya sangat kesal


"*Sial aku kalah cepat,pokoknya aku harus menggagalkan rencana pernikahan mereka,Reza harus jadi milikku krn bagaimana pun dia sudah pernah menikmati tubuhku dan aku yakin dengan bukti yang aku punya,reza akan dengan mudah jatuh kedalam pelukanku." Ucap Preti ketika mendapatkan kabar dari suruhannya.


Wanita itu adalah Preti,dia sengaja menyuruh orang untuk memantau kediaman suci dan reza,karena dia pernah mendengar jika reza dan suci akan mengadakan lamaran.


Keesokan harinya semua keluarga Suci pulang ke kota M.Setelah sarapan mereka berangkat ke bandara dan menggunakan jet pribadi Wira untuk ke kota M


"Kakek dan ayah hati-hati ya,jangan terlalu capek,maaf aku tidak bisa mengantar kalian karena hari ini aku harus ke kantor,pekerjaanku sangat banyak." Suci berpamitan pada keluarganya karena dia tidak bisa pergi mengantar sampai bandara,begitu juga dengan Irfan dan Lisa yang harus ke kantor


"Iya gak apa-apa kok,kamu juga jangan terlalu capek. Irfan jaga Suci ya,kalau dia keras kepala lapor pada kakek!" Ucap wira


"Suci jaga kesehatan ya sayang,tidak lama lagi acara pernikahanmu jadi jangan terlalu capek,maaf ibu harus balik karena ada yang ibu harus selesaikan dulu." Kata Yanti memeluk suci


"Iya Bu gak apa-apa kok,kan disini dan kak irfan dan Lisa. Ibu dan nenek hati-hati ya dijalan."


"Siap kek,kakek dan om Malik gak usa khawatir krn aku akan selalu menjaga Suci." Jawab Irfan dengan memberikan hormat pada wira


"Ya sudah kami berangkat ya kek,semuanya hati-hati ya!" Suci,irfan dan Lisa berpamitan pada keluarga dan langsung berangkat ke kantor sedangkan Wira dan yang lainnya berangkat menuju bandara


Gedung Arwana Grup


"Selamat pagi ibu suci,pak irfan dan ibu Lisa!" Sapa satpam yang menjaga di pintu utama ketika suci tiba


"pagi juga pak." Jawab Mereka bertiga

__ADS_1


"Senang ya rasanya punya atasan kayak ibu suci,beliau tegas tapi kita kerja santai tanpa ada tekanan." Kata salah satu karyawan disana


"Iya aku akan betah kerja disini dan gak akan mencari masalah sehingga membuatku keluar dari sini."


"Ayo kita kerja lagi!" Semua karyawan kembali ke tempatnya masing-masing


Sesampainya di dalam ruangan Suci mengecek ponselnya dan ada pesan masuk yang membuatnya tersenyum sendiri


Reza : Selamat pagi calon istriku!


"apaan sih ni orang panggil calon istri." Suci tersenyum membaca pesan dari reza


Calon Istri : Pagi juga!


Begitulah nama Suci di ponsel Reza


Reza: **Jangan cuek dong sama calon suami.


Calon istri : Apaan sih,siapa yang cuek😛


Reza : Kamu sudah sampai kantor?


Calon istri: Iya aku sudah di kantor,sebentar lagi mau meeting,kamu dimana?


Reza : Aku juga dikantor,hari ini cuma memeriksa dokumen aja. Nanti siang aku jemput,kita makan siang sama


Calon istri : Ok. Aku meeting dulu!


Reza : 😘😘**


"Dasar ada-ada saja." Suci tersenyum melihat gambar yang reza kirim


"Kayaknya ada yang berbunga-bunga nih." Suci kaget melihat di depan pintu sudah ada Irfan dan Lisa berdiri


"iya,sampai-sampai kita disini gak kelihatan." Goda irfan


"Apaan sih kalian,gimana ruangannya sudah siap?"


"Sudah bu bos,semua sudah siap dan sekarang mereka menunggu kehadiran bu bos,hehehehe." Lisa sengaja menggoda suci


"Gak usa menggoda Suci terus,berkasnya sudah siap semua kan?"


"Sudah dong,iya kan Candra?" Tanya lisa pada candra dengan senyum menggoda dan membuat irfan melihatnya dengan tatapan tidak suka

__ADS_1


BERSAMBUNG


__ADS_2