
Di sebuah rumah sepasang suami istri merasa takut karena telah mencelakai seseorang,hingga saat ini mereka tidak berani keluar rumah karena mereka yakin kalau pihak keluarga yang mereka celakai pasti melaporkannya ke polisi
"Pa gimana ni,kita tidak bisa terus bersembunyi kayak gini." Tanya istrinya yang bernama Jen,. Mereka ada lah Jen dan Miki
"Iya ma kita tidak bisa begini terus,aku akan menghubungi teman ku yang polisi karena aku yakin dia bisa membantu kita!" Kata Miki
"Iya pa,kalau kita ada teman polisi,mereka tidak akan berani melaporkan kita." Miki langsung menghubungi temannya
tuut tuut tuut
"Hallo." Sapa orang dari balik telpon
"Hallo.! Jack ini aku Miki." Kata Miki
"Iya ada Mik,tumben nelpon apa ada yang bisa aku bantu?" Tanya Jack
Miki menceritakan kejadian di Restauran
"Ah itu soal gampang,nanti aku atur,kamu tinggal menghubungi aku jika mereka melapor ke polisi."Kata Jack
"Baiklah,makasih ya." Miki dan Jen sangat bahagia krn mereka merasa aman
"Kita tidak perlu khawatir lagi ma,walaupun mereka melaporkan kita tapi jack akan membantu kita." Kata Miki menenangkan jen
"Jadi aku bisa dong jalan-jalan dan belanja lagi pa?"
"Bisa dong sayang!" Mereka berdua tampak sangat bahagia karena merasa sudah aman
Di Rumah sakit
Suci masih ada dalam penanganan dokter karena Malik belum juga datang sedangkan hanya darah malik yang cocok untuk suci
"Reza,bagaimana keadaan suci? Kenapa bisa seperti ini?"Tanya widya yang baru saja tiba bersama dengan Faris
Reza menceritakan kejadiannya pada widya dan faris
"Apa kamu masih ingat wajah orang itu?"Tanya Faris
"Masih pi."
"Pasti di restauran itu ada rekaman CCTV dan kita bisa mencari orang itu lewat CCTV,lebih baik kalian berdua segera kembali kesana dan minta rekaman itu pada petugasnya!" Saran faris
"Iya papi benar,kalian kesana saja soal suci kan ada mami dan lisa disini." Tambah widya lagi
"Papi dan mami benar,aku harus mencari orang itu." Tatapan mata reza tampak sangat emosi
"Ayo kita pergi sekarang!" Irfan segera berangkat bersama dengan reza
"Tante aku permisi dulu ingin menghubungi seseorang." Lisa pamit untuk menghubungi Cheva
__ADS_1
tuut tuut tuut
"Hallo!" Sapa cheva
"Hallo! Cheva sekarang kamu ke rumah sakit G'R Hospital,Suci masuk rumah sakit dan tolong bawakan baju gantiku juga suci,minta tolong aja sama pembantu jika kamu msh bingung."
"Kak Suci kenapa kak,kok bisa di rumah sakit?" Tanya cheva panik
"Nanti aku jelasin,sekarang kamu kesini dulu."
"Baik kak."cheva lalu bergegas mengambil pakaian suci dan Lisa kemudian berangkat ke Rumah sakit
Reza dan Irfan sampai di restauran tadi,mereka segera masuk dan mencari manager restauran itu
"Selamat siang tuan,anda mau makan?" Tanya salah satu pelayan disana
"Saya ingin menemui Manager kalian,apa beliau ada?"
"Ada tuan,maaf kalau boleh tahu dengan siapa ya?"
"Bilang saja saya Reza dari Grahatama Grup." Pelayan itu kaget krn ia tidak mengetahui kalau yang ada di hadapannya itu adalah pengusaha sukses yang sangat sulit di temui tetapi sekarang malah dia yang datang mencari bosnya
"Baik tuan,anda bisa menunggu dulu saya akan menyampaikan ke manager saya." Pelayan itu tampak gugup berbicara setelah mengetahui identitas reza dan ia segera ke ruangan managernya
tok tok tok
"Maaf pak,diluar ada yang mencari bapak." Kata karyawan itu
"Dia tuan reza pak dari grahatama grup." Manager itu kaget mendengar kata grahatama grup
"Kamu serius,tapi apa tuan reza repot-repot kesini?"
"Saya juga kurang tahu pak."
"Suruh mereka kesini!"
"Baik pak,saya akan memanggil mereka." pelayan itu keluar dan memanggil reza juga irfan
"Tuan mari saya antar ke ruangan bos saya." Reza dan irfan di bawah kedalam ruangan manager restauran itu dan betapa kagetnya sang manager ternyata yang datang benar reza pengusaha sukses itu
"Selamat malam tuan reza! Silahkan duduk tuan,suatu kehormatan bagi saya krn tuan reza datang menemui saya." Sapa manager itu
"Maaf mengganggu waktunya pak tapi saya ada perlu sama bpk." Jawab reza
"Apa yang bisa saya bantu pak?"
"Saya ingin melihat rekaman CCTV tadi siang!" Jawab reza
"Tapi ada masalah apa pak sehingga ingin melihat rekaman CCTV?" tanya manager itu Dan reza menceritakan kejadiannya
__ADS_1
"Baiklah pak,mari saya antar ke ruangan CCTV." Mereka bertiga lalu keruangan CCTV dan mengecek rekaman siang tadi
"Silahkan dilihat tuan!" Reza juga irfan memperhatikan rekaman itu mulai dari suci berjalan ke toilet sampai suci di bawah keluar dengan berlumuran darah
"Salin rekaman itu dan kirim ke saya!" Reza meminta rekaman itu dan langsung di berikan oleh manager krn ia tidak mau bermasalah dengan reza yang kapan saja bisa menutup restauran itu
"Baik tuan." Manager itu langsung melakukan apa yang reza minta
"Ok,sudah masuk, Terima kasih atas kerjasamanya pak." Reza dan irfan langsung pergi dan mencari tahu siapa yang ada dalam rekaman itu
Reza lalu menghubungi Jhon
tuut tuut tuut
"Hallo bos!"
"Jhon,cari tahu orang yang ada dalam rekaman cctv yang aku kirim ke ponselmu,sekarang aku di rumah sakit, kamu bisa melihat rekaman itu dan segera cari tahu siapa orang itu!" Jhon tampak heran apa yang bosnya maksud dan mengapa bosnya blg kalau dia ada di rumah sakit
"Baik tuan!" Jhon mambuka ponselnya dan melihat rekaman yang bosnya kirim,setelah melihat itu dia langsung mencari tahu orang itu
"Tampakya orang ini banyak nyawa sehingga dia berani mengusik bos,aku tidak yakin mereka akan selamat jika bos mengetahui identitas mereka." Batin Jhon
Dirumah sakit semua msih sangat khawatir krn suci belum juga sadar,kondisinya juga masih kritis
"Apa keluarga nona suci sudah datang?" tanya dokter
"Belum dok,bagaimana keadaan suci?" Tanya widya yang tampak sangat khawatir
"Keadaan nona suci semakin menurun nyonya,saya sudah berusaha mencarikan pendonor tapi hingga sekarang belum ada." Jawab dokter itu
Reza dan Irfan yang baru saja tiba langsung menghampiri dokter dan maminya
"Bagaimana dok?" Tanya reza
"Maaf tuan,tapi keadaan nona suci menurun dan saya khawatir kalau nona suci tidak bisa bertahan."
"Apa yang kamu katakan,saya mempekerjakan kamu disini untuk bisa menyelamatkan orang tapi kenapa kamu menyerah begini?" Reza emosi dan menarik kera baju dokter itu
"Reza cukup,kamu tidak bisa menyalahkan dokter Galang." Faris yang melihat anaknya melakukan hal itu langsung menahannya
"Tapi bagaimana dengan suci pi?"
"Apa tidak ada cara menyelamatkan suci?" Tanya faris
"Ada tuan tetapi itu juga membutuhkan pendonor." Jawab galang
"Apa itu?"
"Jalan satu-satunya kita melakukan operasi karena akibat benturan yang keras membuat adanya darah membeku pada kepala nona suci."
__ADS_1
BERSAMBUNG