Putri Vampir

Putri Vampir
16. Prof. Tatsuya Ikeda


__ADS_3

Prof. Tatsuya Ikeda


Author POV


Kei sudah mulai nyaman dengan kehidupannya di London. Ibunyapun masih menemaninya di sini.


Ibu: "Kau yakin bisa menjalankan bisnis fashion Kei? Kita masih susah menemukan desainer yang cocok untuk mendesain pakaian musim gugur nanti. Kau tau kan, musim ini produk kita sudah gagal menjadi trend center karena perusahaan saingan kita menggaet desaner terkenal Elisa Bilton?"


Kei: "Aku bisa ibu. Percayalah padaku. Ibu sebaiknya menghabiskan waktu bersama ayah saja. Aku sudah punya ide untuk musim depan."


Ibu: "Ide apa? Desainer terkenal mana yang akan ke perusahaan YH fashion kita ini?"


Kei: "Kita akan mengadakan audisi ibu. Kita akan menjaring desainer2 muda. Bahkan yang masih kuliahpun tak apalah. Asal desainnya memenuhi standard kita. Kurasa kita perlu desainer2 yang fresh agar model pakaiannya tak itu-itu saja."


Ibu: "Apakah itu akan berhasil? Bahkan misim ini desainer sekelas Marine Isabella saja kalah."


Kei: "Ibu tenang saja. Sekalipun kita kalah, setidaknya melalui audisi ini kita juga memperkenalkan perusahaan kita ke desainer manca negara. Tentu hal itu meningkatkan popularitas kita bukan?"

__ADS_1


Ibu: "Baiklah baiklah, kali ini ibu percayakan padamu untuk mengurusi perusahaan. Lagi pula besok ibu akan kembali ke jepang. Kau sudah tidak apa2 kan sayang?"


Kei: "Tenanglah ibu. Aku bukan anak kecil yang terus menangis karena mainannya diambil."


Ibu: "Ibu sudah mencari tau tentang Kanata Yagami itu. Ternyata dia memang sangat cantik. Pantas saja kau begitu tergila2 kepadanya. Jangan menyerah ya Kei. Jangan biarkan ia dimiliki oleh pria lain." /mengecup kening Kei/ Jika ayahmu dulu saja mampu menghadapi situasi seperti ini. Ibu yakin Kei jauh lebih mampu.


Kei: /tersenyum/ "Terima kasih ibu telah mendukungku. Aku akan mencobanya sekali lagi bu."


Ibu: "Oh ya, bukankah kau hari ini ada janji dengan Prof. Tatsu? Jam berapa penerbanganmu ke Eidenburgh?"


Ibu: "Ah itu gampang. Ibu bisa langsung teleport saja ke bandara. Hahaha... atau langsung teleport ke Jepang?"


Kei: "Jangan Bu. Bagaimana dengan legalitas keberadaan ibu secara hukum?"


Ibu: "Iya2 bawel... ibu akan mengikuti aturan negara."


Keipun telah tiba di kediaman Prof. Tatsuya. Ternyata rumahnya agak jauh dari pusat kota. Rumahnya tampak sangat nyaman, minimalis. Kelihatannya tak banyak orang yang tinggal di rumah tersebut. Namun jika dinilai dari keamanannya, rumah tersebut sangat aman, bahwan vampir tak akan bisa sembarangan masuk ke rumah tersebut.

__ADS_1


Baru masuk gerbang saja sudah ada pemeriksaan segala macem.


Begitu sampai di sebuah ruang tamu. Ternyata ruang tamunya lebih mirip perpustakaan dari pada ruang tamu. Begitu banyak buku-buku di sana.


Keluarlah sesosok pria berusia 50 tahunan. Tampak cukup tampan. Pasti di masa gemilangnya ia tampak sangat tampan dan bersinar.


Prof: "Jadi ini putranya Kenta? Kau sangat mirip dengan ayahmu." /mengulurkan tangan untuk menjabat tangan Kei/


Kei: /mengambil tangan Prof/ Iya. Kenalkan sy Keima Hiroshi. Saat ini sedang menjalankan bisnis YH fashion di London.


Prof: "Begitu rupanya. Ayahmu juga sering berkunjung ke sini ketika mengurusi YH. Bagaimana kabar ayahmu?"


Kei: "Ayah sangat baik."


Tiba2 ada sesosok gadis mungil yang datang membawa nampan berisi teh dan biskuit.


Kei: /melihat ke arah gadis tersebut/ Ka-Kana? Bagaimana kau ada di sini? /terkejut dengan apa yang dia lihat/

__ADS_1


__ADS_2