Putri Vampir

Putri Vampir
33. Mengakhiri Masa Lalu


__ADS_3

Mengakhiri Masa Lalu


Ibu alias Lily POV


Aku sudah tiba di cafe tempatku dulu sering berkencan dengan Tatsu. Ternyata Tatsu telah siap duduk di tempat yang dulu menjadi favorit kami.


Lily: "Hai, apa sudah lama menunggu?"


Tatsu: "Ah, aku baru saja tiba. kebetulan hotel tempatku menginap dekat sini."


Lily: "Oh begitu." /bingung memulai pembicaraan dari mana/

__ADS_1


Tatsu: "Lily, Ryu sngat mencintaimu. Jangan tinggalkan dia. Bukalah hatimu untuknya. Jangan pernah berfikir untuk merajut hubungan kita kembali. Aku sudah tak mencintaimu. Lagipula aku tak ingin dicap sebagai perebut istri orang. Aku sudah sangat bahagia dengan hadirnya Karin dalam hidupku. 25 tahun terakhir, aku sama sekali tidak menderita. Maka, mulailah kebahagiaanmu Ly, bukan untukku atau untuk Ryu. Tapi untuk dirimu sendiri."


Lily: "Ah, sepertinya kau salah sangka. Aku bertemu denganmu bukan untuk memulai hubungan kita kembali. Tapi aku ingin mengakhiri hubungan kita yang dulu aku tak berani untuk sekedar bertemu denganmu dan mengakhiri hubungan kita. Aku terlalu takut untuk melihat wajah sedihmu. Dan aku terlalu takut bahwa pendirianku akan goyah. Maafkan aku. Maafkan tidakanku 27 tahun yang lalu. Kuharap kau tak membenciku. Mulai sekarang, kita benar2 putus ya Tatsu-kun. Selamat berbahagia bersama putrimu. akupun akan mencoba berbahagia dengan suamiku. itupun jika dia masih mau menerimaku.


Pertemuan kami hanya sekitar 15 menit. Aku merasa sangat lega bisa benar2 mengakhiri hubunganku dengan Tatsu. Apa yang terjadi kemudian, biarlah terjadi... biarlah takdir yang menuntun jalanku...


Akupun pulang, tanpa mampir ke rumah utama, aku langsung menuju paviliun.


"Toktoktok"


Ryu: "Sepertinya kau sudah memiliki jawaban." /tiba2 muncul/

__ADS_1


Lily: /aku langsung menghambur dan berlutut di hadapannya/ "Maafkan aku suamiku. Maafkan dosa yang telah kulakukan padamu selama 27 tahun ini. Sekarang, tolong beri aku kesempatan untuk memperbaiki semuanya. Izinkan aku mengabdikan diriku kepadamu sekali lagi." /air mataku keluar begitu saja/


Ryu: /terkejut/ "apa lelaki itu menendangmu dari hadapannya sehingga kau memohon kepadaku. Sudah kukatakan. aku melepaskanmu. Aku membebaskanmu. Aku tak ingin menahanku di sisiku lagi."


Lily: "Maafkanlah aku. Aku telah banyak berdosa kepadamu. Tapi berikan aku kesempatan sekali lagi saja. Aku sudah tak mencintai Tatsu sejak ia begitu tega membawa Karin dariku. Aku hanya terlalu egois untuk membuka hati kepadamu. Aku terlalu angkuh untuk dekedar mengakui bahwa aku nyaman hidup bersamamu. bahwa aku membutuhkanmu..."


Ryu: "Berhentilah membual di hadapanku. Jangan kau kira aku begitu bodoh dengan menerimamu setelah kau ditolak oleh Tatsu. Aku sudah cukup menderita 27 tahun ini. Jangan jebak aku dalam situasi yang sama sekali lagi."


Karin: /tiba2 muncul/ "Ayah! Ayah salah, ibu menemui papa bukan untuk memohon kembali kepadanya. Ibu bertemu papa benar2 untuk mengakhiri hubungan diantara mereka. Ibu ingin menutup masa lalunya yah. Ibu telah meakhiri hubungannya dengan papa Tatsu. Ibu memilih ayah. Benar2 memilih ayah. Ibu sudah merobek surat cerainya sebelum pergi menemui papa Tatsu. Jadi dari awal ibu sudah membuat keputusan untuk mempertahankan pernikahannya dan memberi kesempatan untuk hubungannya dengan ayah."


Kana: /tiba2 muncul juga/ "ayah sudah berjanji akan menerima apapun keputusan ibu kan? Termasuk jika ibu tak ingin bercerai. Maka, ayah harus menepati ucapan ayah. Jangan ceraikan ibu. Mulailah kehidupan yang baru. Dengan saling menerima satu sama lain, lupakan segala masa lalu yang menyakitkan dan menyambut kebahagiaan masa depan bersama."

__ADS_1


Ryu: /tersentak dengan ucapan kedua putrinya/ "Berdirilah Lily" /memegang kedua lenganku dan membantuku berdiri/ "Baiklah aku akan memberimu kesempatan. Kali ini tolong jangan abaikan aku. Dan satu lagi, hanya ada 1 kamar untuk kita. Kau mau melakukannya?"


Lily: /aku hanya bisa mengangguk dan langsung memeluknya/


__ADS_2