
Tiba-tiba Menikah
Author POV
Keesokan harinya kekuarga besar Kei benar2 datang ke rumah untuk melamar kana. Semua belangsung begitu saja. Karena yang datang adalah keluarga dari ibu Kei, jadi tak masalah di keluarga besar kana.
Sebenarnya bukan hanya karena itu sih. Karena Karin sudah muncul dan ayah ibu Kana menjanjikan memberikan seorang anak laki2 kepada keluarga.
Sebenarnya alasan utama Kana dan Kei harus segera menikah di jepang adalah Lily dan Ryu berniat untuk tinggal di luar negeri karena mereka hendak merubah penampilan mereka kembali muda. Hal tersebut berkaitan dengan rencana mereka untuk mempunyai anak lagi. Mereka harus menggunakan umur maksimal 35 tahun agar diaggap wajar di dunia manusia.
Ayah: "Jadi pernikahannya seminggu lagi ya. Semuanya sudah diserahkan kepada ahlinya jadi pasti cepat beres."
Kana: "Apa tidak terlalu cepat Yah?"
Ayah: "Bukankah waktu fashion showmu dimajukan ke bulan depan sayang? Ayah rasa lebih baik sebelum itu kamu menikah dulu."
Ibu: "Ibu setuju dengan ayah. Lagipula tak ada jaminan tak akam ada gejolak lagi ditengah keluarga besar kita. Lebih baik kalian segera menikah dan tinggal di luar negeri saja."
Kana: "baiklah. Kana akan mengikuti keinginan ayah dan ibu. Bagaimana dengan keluarga Kei? Apakah mereja menyetujuinya?"
Ibu: "Mereka tak punya pilihan, mengambil seorang darah murni sepertimu sebagai menantu tentu membuat mereka rela memberikan segalanya untuk keluarga kita."
Kana: "Tolong ibu jangan keseringan merendahkan keluarga Kei. Terlebih ketika kei sudah resmi menjadi suamiku."
Ibu: "Maaf2, kadang ibu masih kesal kenapa Kana bisa terjebak cinta dengannya."
Kana: "Jadi ibu menyesal merestui kami?"
__ADS_1
Ibu: "Sudah2 jangan di bahas lagi. Oh ya, tentang mantan tunangan kei itu sudah dibereskan?"
Kana: "Ibu kei sudah memberi penjelasan kepadanya. Kurasa ia sudah mengerti."
Ibu: "Apa kau yakin kei tidak pernah mencintainya?"
Kana: "iya bu. selama ini mereka hanya bersahabat."
Ibu: "Tidak ada persahabatan antata laki2 dan perempuan sayang.... kamu jangan terlalu polos."
Ayah: "Apa salahnya jika Kei pernah mencintai mantan tunangannya itu? Bukankah yang penting sekarang dan masa depan?".
Kana: "Iya benar. Kana percaya Kei hanya mencintai Kana."
Ibu: "Baiklah baiklah... ibu kalah dengan kalian. Oh ya, Karin mana?"
Ibu: "Syukurlah..." /matanya berbinar/ "sepertinya pengelihatan karin tentang seorang pria lebih baik dari kana."
Kana: "Iya iya... pengelohatan kana buruk." /manyun/
Ayah: "Sudahlah Lily, jangan memojokkan Kana terus."
Seminggu kemudian
Hari ini adalah hari pernikahan Kana. Kana mengenakan gaun berwarna putih dengan sedikit nuansa silver. Sementara keima mengenaka setelah jas dominan silver.
Prosesi pernikahannya tak berlangsung lama. Hanya saja pesta dan ramah tamahnya lama karena seluruh keluarga besar berkumpul.
__ADS_1
Yang tampak begitu kelelahan meladeni banyak pertanyaan adalah Kei. Kama justru santai2 saja. Hanya mengobrol ringan dengan beberapa saudara jauh.
Kei: /berbisik ke Kana/ "Tolong selamatkan aku dari situasi ini. Aku sudah kehabisan ide untuk menjawab pertanyaan."
Kana: "Sebentar. aku akan minta tolong ke Kak Karin."
Kanapun minta tolong ke Karin. Dengan alasan menggunakan fisik karin yang agak lemah. Karin yang memamg senantuasa terlihat pucat, tiba2 pingsan. Tentu membuat seluruh keluarga heboh. Daniel langsung menggendong Karin masuk ke dalam kamarnya.
Ayah: "Baiklah sebaiknya pesta kita cukupkan dulu. Aku tak ingin dianggap sebagai ayah yang kejam karena berbahagia dengan pesta padahal putrinya tengah sakit. Maka tanpa mengurangi rasa hormat, sy persilahkan tamu sekalian untuk kembali ke hotel dan beristirahat."
Seluruh tamu yang datang dijamu dan diinapkan di hotel milik keluarga Yagami. Tentu hal tersebut membuat seluruh tamu merasa puas karena pelayanan di hotel Yagami adalah yang nomer 1 di jepang.
Kini Kana dan Keima sudah di kamar pengantinnya. Setelah membersihkan diri dan mandi, keima langsung tertidur. Tertidur dengan sangat nyeyak
Kana: "Apadahal aku sudah berfikir yang enggak2 tentang malam ini, tapi jika kau saja tidur senyenyak itu padahal ini belum pagi, aku jadi malu dengan pemikiranku sendiri." /mengecup dahi keima/ "Selamat tidur hubby..."
---
Maaf baru muncul, sy sedang banyak DL kerjaan dan badan tidak fit jadi kualitas tulisan sedang kurang bagus.
Maaf alurnya terkesan tiba2 cepat.
Jangan lupa mengunjungi Putri Vampir 2 ya... Menceritakan Karin.
Salam,
~ Sera ~
__ADS_1