
Fu'er Pov
Dimana aku sekarang? Apa aku sudah mati? Hahaha tentu saja sudah. Kan aku udah nembak diriku sendiri.
"Kau sudah tau ini dimana?" Ucap seorang pria tampan.
Aku menggeleng guna menjawab pertanyaannya. Sedangkan pria tampan tersebut hanya menghela nafas.
"Perkenalkan namaku aku adalah dewa kematian yang bertugas membawamu ke pengadilan untuk diadili apakah kau harus di reinkarnasi atau ke alam baka." Ucap pria itu.
Aku pun hanya menganggukan kepalaku tanda aku mengerti. Aku pun dibawanya terbang ke pengadilan.
Pengadilan
"Saudari Qin Mei Fu. Meninggal pada tanggal 13 bulan Maret tahun 3000. Sewaktu hidup kau sering membunuh tetapi kau tak pernah membunuh orang tak bersalah. Aku tak bisa mengatakan kau orang jahat karena kau sering mendonasikan hartamu ke panti asuhan. Jadi, keputusannya adalah kau akan bereinkarnasi." Ucap sang hakim.
Aku pun hanya menganggukan kepalaku seraya berterima kasih. Sebenarnya aku masih bingung akan hal ini namun aku akan mencoba menjalaninya.
Aku pun diantar oleh dewa kematian ke tempat reinkarnasi.
Tempat Reinkarnasi
Sekarang aku berada di tempat reinkarnasi guna menunggu giliranku bereinkarnasi. Disini hanya ada aku, para orang yang akan bereinkarnasi, dan dewi reinkarnasi.
__ADS_1
Dan setelah menunggu beberapa saat, namaku dipanggil dan aku pun segera berjalan ke meja tempat dewi reinkarnasi duduk.
"Qin Mei Fu. Apa kau sudah memutuskan ingin bereinkarnasi kemana?" Tanya dewi reinkarnasi kepadaku.
Aku hanya menggelengkan kepala dan berkata, "Belum, Dewi." Dan dewi reinkarnasi pun tersenyum kepadaku.
"Kau mau jadi apa? Tuan putri, ratu, bangsawan, atau rakyat biasa?" Tanya sang dewi lagi.
"Saya tidak tau ingin menjadi apa. Dewi saja yang menentukan." Jawabku dengan sopan.
"Baiklah. Aku akan mereinkarnasikanmu ke zaman sebuah dimensi yang berbeda dengan duniamu dulu. Kau bisa berbahasa mandarin kan? Kau akan menjadi seseorang yang sangat berpengaruh disana....
"Kau akan berjenis kelamin perempuan. Nah, ini adalah buku panduan dunia itu. Dunianya tak jauh beda dari dunia mu dulu. Aku juga akan memberimu ruang dimensi. Nanti kau akan mendapat burung Phoenix misteri.....
"Oh iya nanti kalau kau mendapat burung Phoenix lain, phoenix baru mu akan bergabung dengan Phoenix misteri. Jadi phoenix itu bisa bertambah kuat. " Ucap dewi reinkarnasi.
"Baik, Dewi. Terima kasih." Ucapku.
Tak perlu berterima kasih kepada hambamu ini tuan putri Ucap dewi reinkarnasi dalam hati sambil tersenyum.
Namun aku bisa mendengarnya karena aku mempunyai kemampuan untuk membaca pikiran dan mendengar suara hati seseorang. Tapi aku tak menyangka kalau ini dapat bekerja pada seorang dewi.
Ah sudahlah. Aku tak peduli. Ok kembali ke cerita.
__ADS_1
Dewi pun langsung menyentuh keningku dan aku pun perlahan menghilang dari sana bersamaan dengan menggelapnya pandanganku.
Setelah keningku disentuh oleh dewi reinkarnasi, aku merasa tubuhku seperti panas dingin.
Sampai akhirnya aku merasa aku seperti diatas kasur yang empuk. Aku pun berusaha membuka mataku.
Dan aku melihat pemandangan yang sangat indah. Bagaimana tidak indah. Aku berada di sebuah kamar yang sangatttttt luas. Ini bahkan besarnya sama seperti kamarku dulu.
Yah di kehidupan sebelumnya aku itu amat amat kaya. Bicara tentang kehidupan sebelumnya ngebuat aku kangen sama Fano.
Yasudahlah masalau itu untuk dikenang buat untuk diratapi. Okelah back to story.
Aku sekarang susah bergerak karena aku bereinkarnasi menjadi seorang bayi perempuan. Aku bahkan tak tau bagaimana wajahku.
Saat aku sedang berpikir tiba tiba datang seorang pria dan berkata, "Halo, Sayang. Apa kabarmu? Kakek sudah datang." Ucap pria itu.
Wait wait wait kakek? Aku mengira dia ayahku. Bagaimana bisa wajahnya seawet itu? Dia pakai skincare apa?
Aku pun hanya tertawa karena aku belum bisa berbicara. Menurut pengamatanku selama ini, aku baru berumur 6 bulan. Dan namaku di dunia ini adalah Ahn Fei Li.
Aku sudah bisa merangkak tengkurap bahkan aku sudah belajar berjalan sendiri walau masih berpegangan ke dinding sih tapi lumayan lah buat anak seumuran aku.
**Hola ketemu lagi sama akuuu. Nah kali ini aku full buat dari sudut pandang si Fu'er atau Fei Li. Oh iya aku mau kasih tau kalau misalnya orang ada tambahan 'er misalnya Fu'er, Li'er atau Yue'er itu karena orang tersebut dekat dengan orang yang dipanggil. Misalnya keluarga, teman, tetangga, dll. Nah sekian dulu chapter kali ini see you soon.
__ADS_1
Nah ini visual dari mantan Jendral Besar Ahn Qi Rou bersama Li'er yang berumur 5 tahun. Ini saat mereka habis berlatih menggunakan pedang**.