
Fei Li langsung masuk ke ruangan kerjanya sendirian dan duduk di kursi kebesannya. Tak lama Alfano atau Xuan Li datang. Alfano langsung dudukcdi sofa tanpa basa basi lagi.
"Nah sekarang kau sudah bertemu denganku. Apa yang kau inginkan? Karena jujur saja aku masih sedikit tak mempercayaimu." Tanya Fei Li dengan nada datar membuat Alfano terdiam.
"....." Alfano masih terdiam. Mematung tak percaya akan perkataan Fei Li.
"Ck cepatlah aku sibuk." Ujar Fei Li dengan nada kesal. Alfano masih saja diam. Tiba tiba terdengar suara ketukan pintu dari luar.
tok tok tok
"Masuk!" Ucap Fei Li dengan nada dinginnya. Lalu masuklah seorang gadis cantik dari luar ke dalam ruangan Fei Li.
"Kenapa, Ar?" Tanya Fei Li ke Ariana Delicya atau yang biasa dipanggil Ar.
"Permisi, D. Angel. Ada orang yang ingin bertemu dengan anda." Ucap Ar.
__ADS_1
"Hm? Siapa ya? Yasudah kamu tunggu diluar dulu." Ucap Fei Li dan Ar pun keluar.
"Nah sekarang cepat katakan. Aku sibuk." Ujar Fei Li.
"A...aku aku tidak tau." Ucap Alfano sambil menundukan kepalanya.
"Yasudahlah kau pulanglah pikirkanlah jawaban logis untuk pertanyaanku yang satu itu." Ucap Fei Li sambil bangkit dari kursinya dan berjalan ke depan.
Lalu Feix Li pun keluar dan menuju ke tempat orang yang ingin bertemu dengannya. Tak lama Alfano keluar juga dari ruangan itu.
Alfano pun pergi kembali ke kerajaannya. Sedangkan Fei Li sekarang sudah berada di tempat orang yang ingin bertemu dengannya.
Fei Li sedikit terkejut melihat orang di depannya. Tapi orang di depannya tidak bisa mengenalinya. Karena Fei Li sudah memakai topengnya yang menutupi wajah bagian atasnya.
"Mengapa anda ingin bertemu dengan saya?" Tanya Fei Li to the point saat mendudukan dirinya di sofa berukuran sedang.
__ADS_1
"Begini, minggu depan kerajaan saya akan mengadakan suatu acara. Saya curiga ada orang yang berniat mengacaukan acara. Jadi saya ingin membeli jasa organisasi anda untuk mencari informasi dan membunuh orang orang tersebut." Ucap orang itu dengan sekali tarikan napas.
"Kalau itu bisa dibicarakan dengan asisten atau sekretaris saya. Jadi kenapa anda harus bertemu dengan saya?" Tanya Fei Li lagi dengan bahasa formal tentunya.
"Saya ingin anda ikut serta di misi penyerangan. Untuk bayaran, saya akan bayar berapa pun harganya." Ucap orang itu dengan penuh keyakinan.
"Baiklah. Kalau masalah harga, bisa dibicarakan nanti dengan asisten saya yang mengantar anda kemari, tadi. Untuk orang, berapapun orangnya tak masalah bukan?" Ucap Fei Li.
"Ya, anda bisa mengaturnya. Acaranya hari Selasa pukul 8 pagi." Ucap orang itu bangkit dari duduknya dan berjabat tangan dengan Fei Li kemudian keluar ruangan dan kembali ke kerajaannya. Sedangkan Fei Li duduk kembali di sofa.
Kemudian Fei Li memanggil sekretarisnya untuk membicarakan hal barusan. Fei Li langsung mengutus 5 informan untuk menyelidiki kasus tersebut.
Kemudian Fei Li bangkit dari duduknya dan berjalan keluar ruangan itu dan kembali ke ruangan kerjanya.
"Hebat juga dia bisa menembus hutan kematian sendirian." Ucap Fei Li yang sudah duduk di kursi kesayangannya di ruangan kerjanya dengan kursi menghadap belakang.
__ADS_1
Hola apa kabar? Sorry aku ngak up kemarin. Soalnya tugasku super duper banyak. Dan srpertinya aku ngak bakal bisa up setiap hari. Tapi kalau sempet bakal aku ketik. Yang penting kalian jaga kesehatan ya. Dan seperti biasa jangan lupa klik like dan jadikan favorite. Kalau mau, kalian boleh vote juga. Yaudah deh segini dulu aja chapter kali ini. Sampai jumpa di lain waktu. Byeeeee.