Queen Of The Queen

Queen Of The Queen
Bertemu Kakek


__ADS_3

Akhirnya mereka berlima memutuskan untuk berteleportasi ke Kediaman Jendral Besar Ahn setelah berdebat cukup panjang.


~<~^•^~>~


Kediaman Jendral Besar Ahn


Mereka berlima telah sampai di depan gerbang dan Fei Xiang mengetuk Gerbang dengan kode kemudian penjaga membuka gerbang.


Penjaga yang membuka gerbang melihat siapa yang datang. Ia langsung terkejut dan menundukan kepalanya saat melihat nona nya di depan gerbang bersama 4 orang pria tampan.


Ada beberapa pelayan yang lewat di pekarangan pun tak sengaja melihat ke arah gerbang dan menemukan nonanya di depan gerbang pun berlari menuju ruang kerja Sang Jendral.


"Jendral saya membawa kabar penting." Ucap pelayan itu secara tergesa gesa. Sang Jendral yang mendengar perkataan pelayan itu dibalik pintu pun langsung menyruh pelayan itu masuk.


"Masuklah. Apa yang terjadi." Ucap Jendral Besar Ahn sambil meletak kuas yang dipakainya tadi ke tempatnya kembali.


Belum sempat pelayan itu berkata kata, Sang Jendral langsung dikejutkan oleh suara yang sangat familiar baginya.

__ADS_1


"Kakek Li'er sudah pulang. Kakek? Kakek dimana?" Teriak Fei Xiang atau bisa dibilang Fei Li secara menggelegar yang membuat semua orang di Kediaman itu menutup yelinga mereka tak terkecuali Keempat kakaknya.


"Dimana kakek sekarang?" Tanya Fei Fei ke seorang pelayan yang kebetulan lewat di seberang jalan.


"Menjawab pertanyaan nona muda, Jendral berada di ruang kerja seperti biasa." Ucap pelayan itu sambil menghampiri Fei Li sambil menundukan kepalanya sebagai tanda hormat pada junjungannya itu.


"Baiklah terima kasih. Kau boleh kembali ke pekerjaanmu." Ucap Fei Li meninggalkan pelayan itu dan menarik ralat menyeret keempat kakaknya ke ruangan tempat kakeknya berada.


Namun belum sampai ke Ruang Kerja Jendral, Fei Li sudah melihat kakek nya berjalan cepat ke arahnya dari arah ruang kerjanya.


"Kakek, Li'er sangat merindukanmu." Ucap Fei Li saat sudah berada dipelukan kakeknya yang masih terlihat muda itu.


Keempat kakaknya hanya terbengong melihat Fei Li memanggil seorang pria yang masih terlihat muda sebagai kakek.


"Kakek juga merindukanmu Li'er. Apa kabarmu selama ini? Kenapa tiba tiba kakek mendapat kabar dari orang dunia atas kalau kau tiba tiba ada di dunia atas." Ucap Jendral Besar Ahn dengan nada lembutnya.


"Li'er baik baik saja, Kek. Ayo ke kamar Li'er. Akan Li'er ceritakan" Ucap Fei Li sambil melepas pelukan pada kakeknya dan menarik kerah baju keempat kakak laki lakinya ke kamarnya di Kediaman Jendral Besar Ahn.

__ADS_1


Kamar Fei Li ~~~~


Mereka berenam sudah berada di kamar Fei Li yang memang sangat luas. Mereka sudah duduk dilantai yang memang sudah dilapisi dengan karpet.


NOTE : Zaman Fei Li sudah ada karpet tapi yang punya karpet cuma orang yang berkuasa dan kaya. Fei Li punya karpet karena memang Fei Li yang buat karpet lalu Ia jual di pelelangan.


"Kakek kan sudah tau kalau aku ini bereinkarnasi kesini." Ucap Fei Li diangguki dan diangguki oleh kakeknya karena Fei Li memang sudah menceritakan tentang kehidupannya yang dahulu.


Kemudian Fei Li menceritakan saat saat Ia bertemu Lin Guai dan dibawa ke dunia atas juga tentang identitasnya sebagai Putri bungsu dari Dewi Yama dan sebagai Dewi Penguasa Kekaisaran Petir ini.


Ia menceritakan semuanya secar perlahan dan setelah Ia menceritakan segalanya, Kakeknya langsung memeluknya.


"Sampai kapan pun kakek akan tetap menganggapmu sebagai cucu kakek. Jadi Li'er tenang saja. Kalau butuh bantuan kakek datanglah kesini. Kediaman ini akan selalu terbuka untukmu." Ucap Sang Jendral dengan penuh haru menatap Fei Li.


Kakak kakaknya pun sudah meneteskan air mata melihat interaksi keduanya.


Hola apa kabar. Balik lagi ke novel ini. Seperti biasa jangan lupa like sama jadiin favorite. Kalau kalian mau kalian boleh kasih vote. Yaudah segini dulu ya chap kali ini. See you soon. Byeeee.

__ADS_1


__ADS_2