
Zhu Guang Li mulai merapalkan mantra mantra asing dan tiba tiba ada ketukan pintu dari luar. Kemudian masuklah Kaisar. Zhu Guang Li pun harus mengulang mantra itu lagi.
Soalnya tapi sempat terhenti sedangkan untuk mematahkan sihir itu sendiri, mantranya harus dirapalkan dengan cepat. Dan karena itulah hu Guang Li menghilangkan jejak sihir terlarang itu.
Kemungkinannya hanya satu. Ibu dari Fang Yi itu keturunan kerajaan dunia bawah. Kalau tidak, ibunya Fang Yi tak mungkin mengetahui sihir terlarang itu.
Dan sekarang muncul semacam tulisan tulisan mandarin di tubuh Fang Yi dan dalam sekejap, wajah Fang Yi kembali ke wajah aslinya.
Dan tulisan itu juga semakin pidar lalu menghilang. Disisi lain, ibunya Fang Yi sudah mulai terkena efek pelepasan sihir terlarang itu. Ibunya Fang Yi batuk darah bersamaan dengan Fang Yi yang kembali ke bentuk aslinya.
Sebenarnya Fang Yi itu lebih tampan dari Fang Xue. Kaisar masih tak bergeming melihat apa yang terjadi. Dan tak lama Fei Li kembali mengambil alih tubuhnya.
Pertamanya Fei Li sedikit lemas dan akan terjatuh tapi An Rei segera menangkap Fei Li dan Fei Li langsung mengisi kekuatannya kembali.
Kalau Zhu Guang Li atau Raja Malikat, Li Fang Xu mengambil alih tubuh Fei Li, Fei Li masih mendapat ingatan dengan kata lain, Fei Li tidak hilang ingatan melainkan Fei Li melihat apa yang dilakukan Zhu Guang Li dengan tubuhnya.
Dan setelah terjadi keheningan cukup lama, Kaisar membuka pembicaraan.
__ADS_1
"Jadi kau benar benar Fang Yi? Kenapa ibumu melakukan itu?" Tanya Kaisar dengan nada bingung.
"Aku benar benar Fang Yi. Ibu melakukan itu supaya aku bisa jadi Putra Mahkota." Ucap Fang Yi.
"Jadi waktu itu bukan Fang Yi yang meninggal tapi Fang Xue?" Tanya Kaisar.
"Ya. Aku melihat dengan mata kepalaku sendiri. Ibu memberikan Kakak Xue semangkuk sup dengan racun." Ucap Fang Yi lemas.
"Maaf, Putri Dewi. Apakah saya boleh kembali ke istana untuk menghukum selir itu?" Tanya Kaisar dengan hati-hati.
Kaisar terkejut. Ia tak pernah mendengar kabar kalau putranya berteman dengan seorang Putri Dewi. Melihat raut Kaisar, Fei Li langsung mengetahui situasinya.
"Astaga, Paman tidak mengingatku? Aku Fei Li." Ucap Fei Li.
"Ah aku ingat. Cucu Jendral Besar Ahn kan?" Tanya Kaisar dengan raut antusiasnya.
"Iya." Ucap Fei Li.
__ADS_1
"Sudah lama paman tidak melihatmu. Terakhir kali kau masih berumur 7 tahun bukan. Kalau Xue meninggal di umur yang ke 10, berarti keesokan hari setelah kau kembali ke Kediaman Ahn ya?" Tanya Kaisar dengan raut murungnya. Fei Li pun cuma menganggukan kepalanya.
"Yasudah paman. Ayo!" Ujar Fei Li dengan semangat menggebu-gebu.
"Baiklah." Ucap Sang Kaisar. Lalu Kaisar dan Fei Li pun teleportasi ke istana Kekaisaran Petir. Lebih tepatnya ke kediaman tempat ibu Fang Yi tinggal bersama selir lainnya.
Fei Li yang sampai duluan langsung saja menendang pintu kamar selir yang dengan beraninya membuat teman kecilnya meninggal dan melakukan hal tercela.
Selir Chu (ibu dari Fang Yi) memang salah satu selir yang memiliki pangkat cukup tinggi karena telah melahirkan 2 Pangeran dan 1 orang putri.
Fang Yi adalah anak bungsu Selir Chu. Putri dari Selur Chu bernama Fang Chu. Sedangkan nama dari putra pertama Selir Chu adalah Fang Gu.
ok back to topic.
Saat pintu terbuka dengan keras, Selir Chu yang berada didalam terlonjak kaget. Selir Chu langsung mengambil pedang di sebelahnya dan menodongkan mata pedang ke arah Fei Li yang saat itu tidak memakai cadar.
Hola apa kabar? Jaga kesehatan ya. Dan seperti biasa jangan lupa like dan jadikan favorite. Kalau mau kalian boleh kasih vote. Yaudah ya see you soon. Byeeee.
__ADS_1