Queen Of The Queen

Queen Of The Queen
Penyiksaan dimulai


__ADS_3

Cuplikan chap sebelumnya ~


Keesokan paginya, mereka berencana menjenguk Alfano di penjara khusus. Mereka sudah bersiap-siap.


Dan mereka langsung saja teleportasi ke penjara khusus secara bersamaan dan sampai secara bersamaan juga.


•••••••••••


FYI : Maksud dari kata 'mereka' itu Fei Li dan kelima kakak laki-laki nya. Ya Nang Xin ikut kali ini.


Saat mereka sampai di depan sebuah bangunan atau yang disebut penjara khusus, mereka pun langsung saja masuk ke dalam.


Dengan wajah datar andalan mereka berenam tentu nya. Semua penjaga di penjara khusus sudah diseleksi dengan sangat ketat.


Dan mereka semua memiliki tanda kontrak di dada mereka. Jika mereka berpikir untuk berkhianat, akan ada sebuah pedang yang terbuat dari angin menembus tulang rusuk mereka dan menancap di jantung mereka.


Jadi mereka langsung meninggal seketika. Maka dari itu, tidak mungkin ada penjaga yang berkhianat.


Baiklah ayo kembali ke cerita nya ~~


Saat sudah masuk, Lin Guai langsung memimpin jalan ke sel dimana Alfano ditahan.


Karena memang ini Lin Guai sudah hapal dengan bentuk penjara beserta semua yang berada di dalam nya karena ini merupakan salah satu pekerjaan Lin Guai.


Jadi setelah melewati seluk beluk penjara itu, mereka berenam pun sampai di depan sel tempat Alfano ditahan.


Diantara bagian dalam sel dan lorong-lorong, ada sehelai kain tipis yang menjadi penghalang atau pemisah.


Lalu Fei Li menyingkap kain tipis yang berwarna putih bersih itu. Dan di dalam sel terlihat Alfano sedang tiduran di lantai.


Seperti pria itu sedang memikirkan sesuatu. Tapi saat dia sadar akan keberadaan Fei Li, dia langsung duduk sambil menyandarkan punggung nya ke tembok.


"Halo mantan tunangan." Ucap Fei Li sambil menekankan kata 'mantan'.

__ADS_1


Mata Alfano langsung memincing tajam ke arah Fei Li. Dan Alfano langsung berdiri dan mendekat ke arah sel pembatas.


"Apa lagi yang kau inginkan?" Tanya Alfano pada Fei Li.


Fei Li pun terkekeh sedangkan kelima kakak nya cuma mengerutkan dahinya saat Fei Li bilang Alfano itu mantan tunangan nya.


"Aku? Aku ingin kau tersiksa, wahai pengkhianat!" Ucap Fei Li sambil menyeringai dan menekan kata 'pengkhianat'.


Alfano yang mendengar perkataan Fei Li langsung menggertakan gigi nya sambil memukul-mukul sel pembatas.


Sedangkan Fei Li sendiri cuma menyeringai lalu mundur sebagai tanda kalau kakak-kakak nya sudah boleh berbicara pada mantan tunangan tercinta (terbangs*t) nya itu.


Dan An Rei pun maju duluan. Alfano yang masih memukul-mukul sel pembatas pun dibentak oleh An Rei.


"Diam!" Ucap An Rei. Lalu Alfano pun langsung terdiam karena tiba-tiba merasakan aura berbahaya dari An Rei.


Kakak-kakak nya Fei Li kecuali Zhao Xiang sudah tau apa yang dihadapi adik nya di dunia sebelum nya.


Alhasil, An Rei sudah geram setengah mati saat mengetahui semua nya. An Rei menyesal karena dulu saat di markas Fei Li, An Rei tidak membunuh pria yabg membuat adiknya sedikit hancur.


Hanya saja dulu An Rei masih belum tau kalau pria itu Alfano, mantan tunangan Fei Li.


Dan An Rei semakin menguatkan auranya sambil berjalan mendekat ke arah sel pembatas.


Sedangkan Alfano berjalan mundur dengan sendirinya. Dan saat An Rei sudah di depan sel, An Rei langsung menatap Alfano dengan tajam.


"Kau. Beraninya kau mempermainkan hidup adik kesayanganku. Akan kupastikan kau membayar semua yang kau lakukan pada adik ku 10 kali lipat." Ucap An Rei.


Lalu An Rei langsung membalikkan badan nya dan Fang Xi pula yang mendekat ke arah sel pembatas dengan aura dingin nan menusuk nya.


Alfano yang tadi sudah sudah bergetar ketakutan karena An Rei menjadi semakin merinding.


Tapi Fang Xi tidka mengatakan apa-apa dan hanya menatap Alfano dengan tajam dan dingin.

__ADS_1


Dan Fang Xi mengirim salah satu hewan roh nya, lebah pelumpuh. Ya racun lebah itu menyebabkan orang tidak bisa bergerak selama seminggu penuh.


Setelah melakukan tugas nya, Sang Lebah pun kembali ke arah Fang Xi dan Alfano sudah tidak bisa bergerak alias lumpuh sesaat.


Dan Fang Xi pun membalikkan badannya dan berjalan ke sebelah Fei Li. Lalu menyandarkan kelapa eh ralat kepala nya ke bahu adik perempuan nya itu.


Lalu Nang Xin pun maju mendekat ke arah sel. Dan Nang Xin pun berkata,


"Semua anak buahmu sudah kubasmi. Jadi jangan berharap untuk melarikan diri. Oh iya sekarang para rakyat juga sudah membencimu. Sampai jumpa nanti." Ucap Nang Xin dengan aura permusuhan yang kuat sambil tersenyum manis.


Llau Nang Xin pun membalikkan badan nya sambil kembali berekspresi datar. Dan Zhao Xiang yang bingung pun langsung maju saja.


"Apa alasanmu menyerang kota kami kemarin?" Tanya Zhao Xiang dengan aura permusuhan yang sangat kuat bahkan melebihi Nang Xin tadi.


Alfano hanya diam tentu saja dia tidak bisa menjawab. Kan dia sudah dilumpuhkan memang Zhao Xiang itu pada dasarnya sudah pelupa.


Karena tidak mendapat jawaban, Zhao Xiang pun semakin marah dan aura nya semakin kuat.


Lalu, tiba-tiba saja Zhao Xiang teringat kalau Alfano sudah dilumpuhkan oleh kakak ketiga nya tadi.


Dan Zhao Xiang hanya menatap kakak ketiga nya itu dengan kesal. Lalu Zhao Xiang langsung saja membalikkan badan nya dan berjalan ke tempat nya semula.


Sekarang, sudah saat nya Lin Guai maju. Sebelum maju, Lin Guai sudah menyuruh anak buah nya untuk mempersiapkan ruang hukuman.


Lalu saat Lin Guai maju, anak buah nya langsung membuka sel dan membawa Alfano ke ruang hukuman.


Alfano dirantai di sebuah kasur dalam keadaan terlentang. Mumpung masih ada 2 hari lagi.


Mereka bisa menyiksa Alfano terlebih dahulu. Dan lagi. mereka tidak akan ketahuan karena ada Fei Li yang bisa menyembuhkan luka.


Dan mulai lah penyiksaan Alfano.


Halo semua apa kabar? Seperti biasa jangan lupa like dan jadikan favorite. Kalau mau, kalian boleh kasih vote. Yaudah deh segini dulu aja chapter kali ini. See you soon. Byeeeeeee.

__ADS_1


__ADS_2