
Cuplikan chap sebelumnya ~
Setelah mengobrol cukup lama, tak terasa hari sudah malam. Fei Li pun pamit pulang ke kediamannya di Kerajaan Dewi Yama begitu pula dengan Xue Ming Fan yang kembali ke kerajaan nya.
•••••••••••••••
Keesokan harinya, Fei Li bangun dan bersiap siap seperti biasa. Lalu Fei Li melakukan pekerjaan nya sebagai seorang Dewi sampai pukul 1 siang.
Lalu Fei Li makan siang seperti biasanya. Setelah makan siang Fei Li teleportasi ke kediaman Xian Yu.
Fei Li itu sedang bosan karena pekerjaan nya sudah selesai. Jadi Fei Li berencana pergi ke salah satu padang bunga yang terletak di Kerajaan Es.
Soalnya banyak rumor yang mengatakan kalau padang bunga itu sangat indah tapi padang bunga itu hanya bisa dimasuki oleh orang tertentu.
Makanya Fei Li jadi penasaran. Padang bunga itu masih belum diberi nama karena hanya beberapa orang terpilih yang bisa melihat nya.
Tapi orang sering menyebut padang bunga itu 'Padang Tak Berbentuk' karena belum ada orang yang tau bentuk padang itu.
Semua orang yang pernah melihat padang itu selalu berkata kalau padang itu tidak memiliki ujung.
Sudah dari lama Fei Li ingin pergi ke sana. Tapi Fei Li tidak tau lokasi pastinya. Maka dari itu, Fei Li mengajak Xian Yu, Fang Yu dan Ling Yu.
Dan juga Fei Li masih penasaran dengan perempuan di rumah kesenian yang bernama Xie Lu.
Dalam sekejap, Fei Li sampai di depan pintu kamar Xian Yu. Fei Li sudah mengulurkan tangan nya untuk mengetuk pintu.
Tapi gerakan Fei Li terhenti karena ada seorang pelayan yang menghentikan Fei Li. Dan mengatakan kalau Xian Yu, Ling Yu, juga Fang Yu sekarang berada di lapangan pelatihan para prajurit.
__ADS_1
Dan dengan sekejab, Fei Li berteleportasi ke lapangan pelatihan para prajurit. Seperti kata pelayan tadi, disana terlihat Xian Yu dan Fang Yu yang sedang berlatih.
Sedangkan Ling Yu sedang duduk beralaskan sebuah kain corak di bawah pohon di dekat lapangan pelatihan.
Disana, terlihat Ling Yu sedang makan sepotong kue. Dan Ling Yu juga sedang melihat kearah lapangan pelatihan.
Fei Li pun menghampiri Ling Yu dan duduk dengan santai disana. Saat Fei Li duduk, Ling Yu belum menyadari keberadaan Fei Li.
Sampai beberapa menit kemudian Ling Yu menoleh ke arah kiri tempat Fei Li duduk sedari tadi.
Ling Yu pun sedikit terkejut saat melihat Fei Li yang sudah duduk dengan santai disana. Lalu Ling Yu bertanya pada Fei Li,
"Eh ada Kakak Fei. Tumben kesini. Ada apa?" Ucap Ling Yu. Fei Li pun menoleh kearah Ling Yu lalu tersenyum kecil.
"Aku penasaran tentang Xie Lu, perempuan di 'Rumah Kesenian' juga tentang 'Padang Tak Berbentuk'." Ucap Fei Li.
Xian Yu dan Fang Yu yang mendengar panggilan Ling Yu langsung menoleh dan meletakkan pedang mereka di sarung pedang yang terletak di pinggang masing masing.
Lalu mereka berdua berjalan kearah Ling Yu dan Fei Li duduk dan ikut duduk juga disana. Lalu Fei Li menyampaikan maksudnya datang ke Kerajaan Es ini.
Cian Yu dan Fang Yu yang mendengar perkataan Fei Li pun langsung melihat satu sama lain lalu menganggukkan kepala mereka secara serempak.
Lalu mereka berdua berpamitan pada Fei Li dan Ling Yu untuk mengganti pakaian mereka masing masing.
Setelah itu, mereka pun berkumpul di taman bunga mawar tempat biasa Fei Li menunggu. Lalu setelah beberapa menit, semuanya sudah berkumpul disana.
Lalu Xian Yu dan Fang Yu mengajak Fei Li dan Ling Yu ke kandang kuda. Xian Yu juga Fang Yu langsung memberikan kuda ke Fei Li dan Ling Yu masing masing satu.
__ADS_1
Dan mereka pun menaiki kuda masing masing. Lalu Xian Yu membawa mereka kearah bukit.
Mereka menaiki bukit. Lalu mereka menuruni bukit. Setelah itu, mereka dihadapkan oleh sebuah lahan kosong yang sangat luas.
Lalu Xian Yu mengangkat tanggan nya dan membacakan sebuah mantra. Lalu terlihat sebuah pintu yang tiba tiba muncul di depan tangan Xian Yu.
Lalu Xian Yu menurunkan tangan nya dan menoleh kearah Fei Li dan berkata,
"Ini adalah pintu penentuan. Hanya orang terpilih yang bisa membuka pintu ini." Ucap Xian Yu. Fei Li pun turun dari kuda nya dan berjalan ke arah pintu itu.
Fei Li mengulurkan tangan nya dan meletakkan tangan nya tepat di depan pintu itu. Lalu pintu itu pun terbuka lebar.
Xian Yu, Fang Yu, dan Ling Yu pun tersenyum lebar saat pintu itu terbuka. Saat pintu itu terbuka, ada cahaya yang sangat terang keluar dari balik pintu itu.
Bahkan mereka semua harus menghalau cahaya dengan dengan lengan mereka masing masing.
Dan saat cahaya itu sudah redup, terlihat padang bunga yang sangat luas. Senyum Fei Li pun merekah saat melihat padang bunga itu.
Xian Yu, Fang Yu, juga Ling Yu segera turun dari kuda masing masing dan menyusul Fei Li yang sudah masuk ke padang itu.
Seperti kata orang lain yang pernah melihat padang itu, padang bunga itu memang terlihat tidak memiliki ujung.
Tapi bila diperhatikan secara seksama, ada semacam penghalang di ujung sana. Dan karena penasaran, Fei Li berjalan kesana.
Dan seperti pengamatan Fei Li sebelumnya, disana ada sebuah dinding tak kasat mata. Saat Fei Li menyentuh nya, ada sebuah sensasi seperti setruman kecil.
Halo semuanya apa kabar? Seperti biasa jangan lupa like dan jadikan favorite. Kalau mau, kalian boleh kasih vote. Yaudah deh ya segini dulu aja chap kali ini. See you soon. Byeeeeeeee.
__ADS_1