Queen Of The Queen

Queen Of The Queen
Siapakah Ia sebenarnya?


__ADS_3

Malam pun berlalu. Langit tampak terang sebab disinari oleh Sang Surya. Burung burung bernyanyi dengan kicauannya yang sangat merdu.


Tampak seorang gadis yang terbangun saat sinar matahari mengenai wajahnya. Ia pun berusaha duduk di kasurnya. Lalu membangunkan seorang gadis lainnya dan sepasang anak kembar.


Ya, itu adalah Fei Xiang. Hari ini Ia akan melakukan pekerjaannya seperti biasa ditambah Ia memiliki janji temu dengan Alfano. Setelah membangunkan mereka, Fei Xiang menyuruh mereka untuk mandi sedangkan Fei Xiang sendiri langsung melakukan latihan paginya.


Setelah latihan, Fei Xiang mandi dan memakai pakaian yang simple saja agar mudah bergerak.


Dan juga entah mengapa, rambut Fei Xiang perlahan lahan berubah. Dari coklat tua menjadi lebih gelap, lebih gelap, dan sekarang rambut Fei Xiang menjadi warna hitam.



Dewi Yama sudah tau kalau teman teman dari anak anaknya menginap. Jadi Ia menyuruh pelayan mengantar ke kamar Fei Xiang.


Seperti biasa, Keempat kakaknya Fei Xiang( ah sekarang lima) sudah berada di kamar Fei Xiang sejak pagi pagi.

__ADS_1


Hari ini mereka sampai di kamar Fei Xiang saat Sang Pemilik sedang mandi. Mereka pun masuk dan duduk di karpet seperti kemarin. Kalau kalian bertanya bagaimana bisa ada karpet?


Tentu saja bisa. Fei Xiang mengeluarkannya dari ruang dimensi. Bahkan Fei Xiang memberikan karpet ke semua kamar yang ada di Kerajaan Dewi Yama termasuk pelayan.


Meski untuk kamar pelayan lebih kecil ukurannya karena kamar pelayan memang tak terlalu luas. Lalu tepat setelah Fei Xiang bersiap siap, makanan pun diantar oleh pelayan.


Mereka pun makan bersama. Setelah makan, Fei Xiang langsung mengajak Fan Fan, Fen Fen, juga Cia untuk kembali ke markas.


Sebelum kembali ke markas, mereka harus memberi salam atau bisa dibilang ke Dewi Yama dulu.Jadi mereka berempat pergi ke Aula. Karena Fei Xiang tau ibundanya pasti sudah selesai sarapan.


Jadi hari ini Fei Xiang akan berada di markas sampai siang. Saat sore, Ia baru akan turun langsung ke daerah kekuasaanya untuk meninjau ulang kehidupan rakyat di bawah Kekaisaran Petir.


Singkat cerita, Mereka sudah menemui Dewi Yama tapi ternyata ada Dewa Semesta juga. Fan Fan, Fen Fen, juga Cia sudah terbiasa dengan aura kuat dari Fei Xiang.


Jadi mereka tak terlalu takut lagi. Tapi mereka akui, aura dari kedua orang tua Fei Xiang tak bisa dianggap remeh. Mereka juga sudah tau kalau panggilan Fei Li disini adalah Fei Xiang.

__ADS_1


Lalu setelah berpamitan, mereka pun berteleportasi ke markas pertama. Mereka masuk ke dalam dan disambut seperti biasa.


Mereka latihan lagi. Tapi hari ini Fei Xiang ataua Fei Li akan melatih Fan Fan juga Fen Fen.


Mereka berempat langsung pergi ke ruang latihan begitu pula anggota yang lain. Mereka pergi ke ruangan latihan masing masing.


Tapi hari ini mereka latihan bertarung jadi seluruh anggota harus berlatih di ruangan yang sama. Lalu setelah latihan bertarung mereka berlatih di ruangan sesuai bidang masing masing.


Mereka pun latihan, latihan, dan latihan. Tak terasa hari sudah mulai siang. Sudah mencapai pukul 11.30. Dan orang yang ditunggu pun datang.


Seperti kemarin, Ia datang sendirian. Tanpa seorang pun menemani. Fei Li masih bingung. Jika Ia seorang sampah, bagaimana bisa Ia melewati 11 lapisan hutan kematian dan mencapai lapisan terakhir yaitu markas ini.



Atau jangan jangan Ia bukan seorang sampah? Apa benar Ia cuma menyembunyikan kekuatannya? Siapakah Ia sebenarnya?

__ADS_1


Hola apa kabar? Jaga kesehatan ya. Makan makanan bergizi. Sering sering cuci tangan. Mari kita berjuang melawan virus COVID-19 atau Corona. Dan seperti biasa jangan lupa like dan jadikan favorite. Kalau mau, kalian boleh kasih vote. Yaudah deh segini dulu aja ya. See you soon. Byeeeeee.


__ADS_2