
Cuplikan chap sebelumnya ~
Lin Zhen Bei yang berada di dalam ruangan pun bingung melihat Fei Li datang lagi. Tapi beda nya, kali ini Fei Li mengajak seorang pria yang waktu itu berada di pelelangan juga.
••••••••
Lin Zhen Bei pun mencoba mengingat-ingat nama dari pemuda di depan nya ini. Dan setelah termenung selama 5 menit an, Lin Zhen Bei pun ingat.
Nama pemuda di depan nya ini adalah Gu Fang Xi. Putra ketiga Dewi Yama dan Dewa Semesta sekaligus Dewa Penguasa Kekeaisaran Tanah.
Lin Zhen Bei pun langsung berdiri dan mempersilahkan 2 bersaudara itu duduk meski Fei Li sudah duduk duluan.
Lalu Lin Zhen Bei berjalan mendekat ke arah sofa tempat Fei Li dan Fang Xi sedang duduk.
Dan Fei Li pun duduk di sofa single di depan sofa tempat 2 bersaudara itu duduk. Lin Zhen Bei yang bingung akan kedatangan kedua penerus Kerajaan di Dunia Atas.
"Ada masalah apa hingga Dewa menyempatkan diri untuk datang kemari?" Tanya Lin Zhen Bei dengan sopan. Fang Xi pun langsung berkata,
"Sebenarnya aku mau bertanya." Lin Zhen Bei Pun mengangukkan kepalanya dan menjawab,
"Bertanya apa, Dewa?" Lalu Fang Xi pun terdiam sejenak dan tampak seperti sedang memikirkan sesuatu.
"Begini. Apa kemarin kau atau anak buahmu berkeliaran di hutan dekat tempat kerjaku?" Tanya Fang Xi.
__ADS_1
"Itu sudah bukan teritori saya lagi. Saya maupun kelompok saya tidak bisa masuk kesana secara sembarangan." Ucap Lin Zhen Bei langsung tanpa ragu.
"Em baiklah dan apa aku bisa minta tolong?" Tanya Fang Xi ke Lin Zhen Bei.
"Minta tolong apa, Dewa?" Tanya Lin Zhen Bei dengan raut penasaran nya.
"Tolong jangan terlalu formal padaku." Ucap Fang Xi. Lalu Lin Zhen Bei pun cuma menganggukkan kepala nya.
"Apa ada yang ingin ditanyakan lagi, Dewa?" Tanya Lin Zhen Bei. Fang Xi pun mengangguk dan berkata,
"Tolong ceritakan tentang kelompok imitasi itu sedetail-detail nya." Ucap Fang Xi. Dan Lin Zhen Bei langsung saja menceritakan semuanya seringkas mungkin.
Lalu setelah 1 jam, Lin Zhen Bei pun selesai bercerita. Sedangkan Fei Li sendiri sudah mengangtuk dari tadi bahkan Fei Li sudah hampir tertidur.
Kata per kata yang dikeluarkan Lin Zhen Bei terdengar seperti lantunan lagu tidur bagi Fei Li.
Setelah itu, Fang Xi dan Fei Li pun pamit pergi. Karena sudah pukul setengah 5 sore.
Ya tepat setengah jam lagi mereka akan menginterogasi dan menyiksa Pangeran ketiga Kerajaan Api atau Alfano.
Dan mereka langsung saja teleportasi ke tempat kerja milik Lin Guai dan menunggu di ruang kerja nya.
Setelah sekitar 20 menit menunggu, An Rei dan Zhao Xiang pun datang. Lalu mereka langsung mengeluarkan Alfano dari penjara khusus.
__ADS_1
Lalu mereka berempat membawa Alfano yang sudah diikat menggunakan tali transparan ke pengadilan dunia atas.
Karena kali ini, kejahatan Alfano sudah berkaitan dengan dunia atas. Kenapa? Karena anak buah nya menyandera beberapa anak kecil.
Dan lagi, ini bisa dianggap sebagai pemberontakan dan kudeta. Maka dari itu, masalah ini diseret sampai ke pengadilan dunia atas.
Lalu mereka pun langsung terbang ke dunia atas dan membawa nya ke pengadilan. Dan sungguh beruntung, hari ini tidak ada jadwal pengadilan.
Jadi mereka bisa langsung masuk dan memulai pengadilan. Pertama-tama, para dewa yang bertugas bingung akan kehadiran para anggota kerajaan.
Tapi mereka pun teringat akan peristiwa beberapa hari yang lalu dimana sekelompok musuh menyerang ibu kota.
Dan mereka pun cuma menganggukkan kepala mereka masing-masing. Lalu mereka pun memulai pengadilan.
Alfano sendiri sudah berlutut di depan ke 4 bersaudara itu. Lalu mereka memulai interogasi dan Fei Li langsung menunjukkan semua bukti yang ia punya.
Dan sudah diputuskan, Alfano bersalah dan langsung dihukum mati. Alfano juga tidak akan pernah bida bereinkarnasi lagi.
Alfano juga tidak diletakkan di surga maupun neraka. Tetapi di kegelapan yang paling gelap. Tempat dimana tidak ada cahaya sedikit pun.
Jadi meski Alfano selamat, ia akan meninggal secara perlahan karena tersiksa di dalam kegelapan.
Karena Fei Li sekali pun bisa gila kalau diletakkan di sebuah tempat yang tidak ada cahaya sedikit pun dalam jangka waktu yang lama.
__ADS_1
Dan waktu eksekusi Alfano sudah ditetapkan. Fei Li juga sudah mengutus anak buahnya untuk menyampaikan kabar ini ke Raja dan Permaisuri Kerajaan Api.
Halo semuanya apa kabar? Seperti biasa jangan lupa like dan jadikan favorite. Kalau mau, kalian boleh kasih vote. Yaudah deh segini dulu aja chapter kali ini. See you soon. Byeeeee