Queen Of The Queen

Queen Of The Queen
Mari bertarung dengan adil


__ADS_3

Cuplikan chap sebelumnya ~


Dan sudah ditentukan siapa yang akan masuk ke babak selanjutnya. Setelah itu, mereka kembali ke lapangan latihan.


Sedangkan para hewan di kembalikan lagi ke dalam hutan setelah disembuhkan oleh Fei Li tentunya.


•••••••••••


Sama seperti saat pergi ke hutan tadi, Fei Li, Ling Yu, juga Xie Lu terbang dengan Han Yu. Sedangkan yang lain tetap menaiki kuda.


Dan seperti datang ke hutan tadi, Fei Li, Ling Yu, juga Xie Lu sampai beberapa menit lebih cepat dari pada mereka yang menggunakan kuda.


Setelah semua sampai disana, Fei Li, Xian Yu, Fang Yu, Ning Fan Tian, juga seorang prajurit yang lolos langsung naik ke arena.


Oh iya raja, permaisurinya, dan ratu menonton pertandingan terakhir ini dan nama prajurit itu adalah Mo Dai Xin. Lalu mereka pun berkata secara serempak,


"Mari bertarung dengan adil!" Lalu mereka berlima mulai bertarung satu sama lain.


Mereka berjuang sangat keras dan berlari larian di arena yang luas itu demi menghindari serangan yang mereka keluarkan satu sama lain.


Di menit ke 7, Mo Dai Xi terlempar keluar karena menghindari panah api dari Fang Yu.


Dan 8 menit setelahnya, Fang Yu kelelahan kemudian pingsan setelah menahan serangan bertubi-tubi dari kakaknya, Xian Yu.


Fei Li pun tidak terkejut melihat pertarungan itu. Sebenarnya Fei Li dari tadi melihat ke kanan dan ke kiri meski sambil menghindar dari serangan Ning Fan Tian.


Yah Fei Li sedari tadi hanya menangkis dan menghindar dari serangan Ning Fan Tian.


Setelah Fang Yu di keluarkan dari arena, target Xian Yu pun berubah menjadi Fei Li.


Yang berarti Xian Yu dan Ning Fan Tian menyerang Fei Li secara bersamaan. Bisa dibilang mereka bekerja sama demi mengeluarkan Fei Li dari arena.


"Wah wah seperti nya kalian berdua berniat bekerja sama ya?" Ucap Fei Li bukan dengan wajah datarnya tali dengan seulas senyuman manis yang penuh arti.


Sedangkan Xian Yu dan Ning Fan Tian langsung berhenti menyerang dan langsung berhadapan.

__ADS_1


"Aku? Bekerja sama dengan dia Xian Yu sambil menunjuk Ning Fan Tian.


Sama hal nya dengan Ning Fan Tian yang bertanya sambil menunjuk Xian Yu. Fei Li pun tidak menyia-nyia kan kesempatan di depan mata.


Fei Li langsung memukul tengkuk Xian Yu dan Ning Fan Tian yang sedang bertengkar.


Tapi mereka berdua juga tidak langsung pingsan. Melainkan mereka sempat menoleh ke arah Fei Li dulu.


Saat mereka melihat ke arah Fei Li, Fei Li sudah menampilkan seringaian andalan nya.


Dan seketika mereka langsung tersadar kalau mereka itu sudah dipermainkan oleh Fei Li. Tapi semuanya sudah terlambat.


Dan mereka berdua pun pingsan. Lalu Fei Li melakukan cap cip cup pada Xian Yu juga Ning Fan Tian.


Yang akhirnya Xian Yu yang terpilih. Lalu Xian Yu lun langsung ditendang dari arena. Kemudian baru Ning Fan Tian yang di keluarkan.


Dan itu artinya juara pertama diraih oleh Fei Li. Kemudian juara kedua diraih oleh Ning Fan Tian.


Sedangkan Xian Yu menjadi juara ketiga. Juara keempat tentu saja diraih oleh Fang Yu. Lalu juara kelima tentu saja Mo Dai Xin.


Untuk diberi hadiah tentunya. Hadiah nya bisa dibang berharga tapi tentu saja tidak bagi Fei Li.


Hadiahnya adalah token masuk ke dalam perpustakaan juga ruang persenjataan yang berisi senjata tingkat ahi.


Tapi sayangnya Fei Li dengan mudahnya bisa membuat senjata tak berbentuk. Kalau kalian lupa tingakatan senjatanya ini dia.


NOTE : Tingkatan Senjata:


-) Senjata tingkat rendah


-) Senjata tingkat menengah


-) Senjata tingkat tinggi


-) Senjata tingkat Virtual

__ADS_1


-) Senjata tingkat mortal


-) Senjata tingkat ilahi


-) Senjata tak berbentuk


Makanya senjata ilahi itu tidak berharga bagi Fei Li. Bahkan Fei Li sudah mendapatkan token permanen nya karena terlalu sering mendapat token sementara.


Token sementara itu hanya bisa digunakan selama sebulan. Tapi Fei Li itu ingin menang karena bisa mendapatkan kesempatan untuk masuk ke perpustakaan.


Fei Li itu bisa dibilang kutu buku. Kata Fei Li, "Buku itu sumber ilmu." Jadi Fei Li itu terus menerus mrmbaca buku yang tebal halamannya hampir 1.000 lembar.


Dan Fei Li cukup membaca sekilas untuk memahami isi buku. Memang terlalu jenius Fei Li itu.


Bahkan Fei Li sudah menciptakan racun yang sangat mematikan bersama Geraldio, kekasihnya Rixana dan salah satu pemimpin di organisasi mafia nya.


Dan sekali Fei Li ke perpustakaan, Fei Li langsung mengambil 3 sampai 4 buku yang sangatttttt tebal.


Dan semuanya diselesaikan dalam 1 hari. Fei Li itu biasanya membaca buku tentang obat-obatan, racun, sejarah, dan novel remaja.


Yah novel sudah ada di dimensi Fei Li ini. Bahkan ada novel tentang reinkarnasi seperti yang Fei Li alami.


Kalau Fei Li itu lebih sering membaca novel tentang bela diri atau tentang cerita anak sekolah yang hampir sama dengan yang di dunianya dulu.


Bahkan Fei Li juga salah satu penulis novel. Bahkan novel buatan Fei Li itu sangat terkenal.


Tapi tidak ada yang mengetahui hal itu karena Fei Li menggunakan nama yang satu lagi.


Ya Vizana Elvaretta. Fei Li menulis novel tentang romansa masa muda dan novel itu laris keras.


Bahkan ketika Fei Li baru merilis novel baru, baik para bangsawan maupun rakyat biasa langsung membeli novel itu.


Dan tak sampai seminggu, novel itu pasti sudah kosong di pasaran. Dan bagi yang beruntung, ada terselip tanda tangan dari Vizana Elvaretta di halaman pertama tepat dibalik sampulnya.


Tapi tanda tangan itu berada di satu buku saja setiap rilis. Bisa dibilang novel yang memiliki tanda tangan itu sangat diburu semua orang.

__ADS_1


Hall semuanya ketemu lagi sama aku. Lah loh kok chapter kali ini jadi malah bahas novel di akhirnya aku juga ngak ngerti wkwk. Yaudah lah seperti biasa jangan lupa like dan jadikan favorite. Kalau mau, Kalian boleh kasih vote. Yaudah segini dulu aja chapter kali ini. See you soon. Byeeeeeee.


__ADS_2