Queen Of The Queen

Queen Of The Queen
Pengangkatan 2


__ADS_3

Cuplikan Chap sebelumnya~~


"Aku mengumpulkan kalian disini untuk menjadi saksi atas pengangkatan Putri Bungsuku yang selama ini kusembunyikan dan juga untuk acara ulang tahunnya yang ke 24 tahun." Teriak Dewa Semesta dengan lantang dan penuh wibawa. (Eaaaaa😝)


"Masuklah, Putriku." Perintah Dewa Semesta ke Fei Xiang dengan nada tegasnya.


Lalu masuklah seorang gadis yang sangat cantik ke ruangan itu. Gadis itu memiliki kecantikan yang sangat alami.


Gadis gadis lain biasanya memakai make up tebal untuk menarik para pria pria tampan.


Namun berbeda dengan gadis satu ini.


Semua mata langsung memandang ke arah seorang gadis yang masuk dari pintu besar itu dengan tatapan kagum, memuja, dan sinis.


Para kakak kakak dari gadis itu bahkan terkejut. Mereka tak menyangka kalau adik bungsu mereka bisa jadi secantik dan sedewasa itu.


Setelah Sang gadis yang tak lain adalah Fei Xiang sampai ke depan panggung, Fei Xiang membungkukan badan 90° tanpa berkata apapun.


Kemudian Dewa Semesta memulai acara dengan memperkenalkan Putrinya. "Ini adalah Putri bungsuku, Gu Fei Xiang. Selama ini aku menyembunyikannya dari publik."


Semua orang kaget mendengar penuturan Dewa Semesta. Semua orang tak tahu bahwa mereka memiliki seorang Putri Dewi yang sangat cantik.


"Hari ini aku akan memberikan daerah kekuasaannya yang selama ini dipegang oleh An Rei." Ucap Dewa Semesta dengan nada lantang dan tegas.

__ADS_1


Fei Xiang yang mendengar perkataan ayahandanya, langsung berlutut satu kaki. Dewa Semesta pun berbicara lagi sekaligus menyadarkan semua orang di ruangan itu dari keterkejutan.


"Aku, Dewa Semesta menyatakan, Putriku, Gu Fei Xiang sebagai Dewi yang menguasai Kekaisaran Petir dan sebagai pewaria dari kekuasaanku dan istriku, Dewi Yama." Ucap Dewa Semesta lagi.


"Baik, Ayahanda." Ucap Fei Xiang dengan suaranya yang lembut namun tegas. Para kaum adam langsung terpana dengan suaranya yang merdu.


"Selamat ulang tahun yang ke 24, Putriku." Ucap Dewa Semesta dan Dewi Yama secara bersamaan.


"Terima kasih, Ayahanda, Ibunda." Jawab Fei Xiang sambil tersenyum manis.


"Selamat ulang tahun, Adikku." Ucap kakak laki lakinya secara bersamaan.


"Teeima kasih, Kak. Aku menyayangi kalian." Ucap Fei Xiang sambil memeluk kakak kakaknya.


Fei Xiang pun melihat ke arah para tamu dan menemukan seseorang yang Ia cari. Setelah menemukan orang itu Fei Xiang langsung pergi ke tempat orang itu.


"Kenapa kau tidak memberi tahuku kalau ingin kemari." Ucap Fei Xiang pada seseorang.


"Memangnya kau mau menjemputku?" Tanya orang itu ke Fei Xiang dan dijawab dengan kekehan kecil oleh Fei Xiang.


"Mana mungkin aku mau menjemputmu. Aku saja masih belum hapal daerah ini." Ucap Fei Xiang lagi dengan kekehan kecilnya.


"Sudah kutebak. Tapi aku tak menyangka. Dari pertama kali melihatmu, aku sudah merasa kau itu seorang Dewi. Ternyata ucapanku benar." Ucap orang itu menggoda Fei Xiang.

__ADS_1


"Aku saja tak menyangka. Oh iya, apa kau tak mau makan apapun?" Tanya Fei Xiang dan dijawab gelengan dari orang itu.


"Aku sudah makan sebelum kesini. Aku mengira ini akan memakan banyak waktu. Tapi ternyata ini acara ulang tahun." Ucap Orang itu.


"Dasar Xian Yu. Kau tak pernah berubah sejak dulu." Ucap Fei Xiang.


"Mana mungkin aku berubah aku bukan power rangers." Canda Xian Yu.


Bagaimana Xian Yu bisa tau power rangers? Karena Fei Xiang sudah menceritakan segala sesuatu tentang dunianya dulu.


Bisa dibilang Xian Yu itu sahabat terdekatnya Fei Xiang. Bagaimana Xian Yu bisa ada disana?


Tentu saja karena Xian Yu adalah seorang Putra Mahkota kerajaan Es. Letak Kerajaan Es memang dekat dengan Kerajaan Air.


Jendral Besar Ahn tidak dapat hadir karena harus mengawasi Kerajaan Air. Mereka berdua pertama kali bertemu saat Fei Xiang berumur 5 tahun.


Saat itu ada festival di Kerajaan Air. Fei Xiang mengikuti festival itu dengan Kakeknya dan ternyata Kakek Fei Xiang kenal dengan ayah dari Xian Yu dan mereka bertemu pada saat itu.


Kemudian karena para orang dewasa terus berbicara, mereka berdua bosan sehingga mereka berdua berbincang bincang tentang kediaman mereka dan tentang pedang tentunya.


Sedang kan para orang dewasa tak melihat mereka berbincang bincang karena setiap para orang dewasa menoleh, mereka langsung kembali seperti posisi awal seperti tak terjadi apapun.


Hola kali ini aku langsung ungkap orangnya takut kalian nati ngak bisa tidur wkwkwk. Nah kali ini aku sengaja up lebih awal karena aku bakal ngerjain tugas nanti siang jadi aku ngetiknya pagi. Nanti kalau masih ada waktu aku coba sempetin ngetik lagi. Nih aku ada visualnya si Xian Yu. Sorry kalau ngeblur dikit. Yaudah segini dulu ya see you soon. Byeeee.

__ADS_1



__ADS_2