Queen Of The Queen

Queen Of The Queen
Dalang


__ADS_3

Cuplikan chap sebelumnya ~


Senjata itu semacam cambuk berwarna hitam dengan duri duri kecil yang tajam di bagian ujung nya.


Cambuk itu juga terbuat dari bahan khusus yang dibuat oleh Geraldio untuk hadiah ulang tahun Fei Li. Fei Li mengelus cambuk itu bagian yang tidak ada duri tentunya.


Fei Li pun berjalan mendekat ke arah Fu Ji Lian. Tepat di hadapan Fu Ji Lian, Fei Li mengangkat cambuk nya tinggi tinggi.


•°•°•°•°


Dan Fei Li mengayunkan cambuk itu ke arah Fu Ji Lian dari bahu kiri ke perut bagian kanan tepat di bagian duri duri nya. Jadi dalam sekali cambukan, Fu Ji Lian sudah menerima banyak luka goresan.


Fei Li pun mengayunkan cambuk itu lagi dari bahu kanan ke dada atas bagian kiri. Kemudian Fei Li langsung berjalan lagi ke arah Fu Ji Lian dan bertanya lagi.


"Bagaimana? Sudah mau mengaku?" Tanya Fei Li dengan smirk yang tertampang di wajah cantiknya.


"Tidak. Aku tidak akan buka mulut." Tegas Fu Ji Lian lagi. Fei Li pun langsung menghilangkan smirk nya dan menajamkan aura nya.


"Baiklah. Tanpa kau beri tau pun aku sudah tau siapa dalang nya." Ucap Fei Li dengan nada dingin nya.


Fu Ji Lian langsung terkejut dan langsung melihat ke arah Fei Li dengan pupil yang bergetar.


Fei Li yang melihat itu pun langsung menampilkan smirk nya lagi saat melihat Fu Ji Lian yang terkejut.


Fei Li pun hendak melanjutkan perkataan nya lagi. Tapi Fu Ji Lian langsung berteriak ke arah Fei Li.

__ADS_1


"Baiklah aku akan buka mulut." Ujar Fu Ji Lian dengan suara yang bergetar. Fei Li pun memunculkan smirk nya lagi.


"Baiklah. Sekarang katakan." Ucap Fei Li dengan nada santai.


"Ya...yang menyuruh sa...saya itu Putri Pertama dari Mantan Perdana Menteri Keuangan Kerajaan Es." Ucap Fu Ji Lian secara terbata bata.


Fei Li yang mendengar dengan jelas siapa yang menyuruh pria didepan nya langsung menggertakkan gigi nya karena kesal.


Kalau kalian tidak ingat Putri Mantan Perdana Menteri Keuangan, silakan buka chap yang berjudul 'Lemah'


Fei Li pun langsung membunuh Fu Ji Lian mencambuk nya lagi dengan keras.


Dan itu menimbulkan luka yang sangat besar dikarenakan cambukan terakhir yang diterima Fu Ji Lian dari Fei Li itu dikeluarkan dengan kekuatan penuh.


Fei Li langsung menyuruh anak buah Rixana menyelidiki tentang dalang dari kejadian itu atau bisa dibilang Putri Pertama dari Mantan Perdana Menteri Keuangan.


Lalu Fei Li kembali ke ruang kerja ibunda dan ayahanda nya di Kerajaan Dewi Yama tentu nya untuk meminta izin menginap di markas lebih lama.


Setelah mendapat izin, Fei Li pun pergi ke Kediaman Mantan Jendral Besar Ahn. Lebih tepat nya ke kamar milik kakek nya.


Saat disana, Fei Li melihat kakek nya sedang makan kue yang dibuat oleh pelayan sambil membaca berkas berkas kerja nya.


Fei Li pun menghampiri kakek nya dan dengan santai nya ikut makan kue yang berada di piring kakek nya itu.


Kakek nya yang melihat Fei Li duduk disebelah nya sambil memakan kue bagian nya pun langsung menepuk tangan Fei Li.

__ADS_1


Fei Li pun langsung meringis karena tepukan dari kakek nya itu lumayan keras. Fei Li pun dengan santai nya bangkit dari duduk nya.


Lalu Fei Li berjalan keluar kamar ke kakek nya dan ke dapur untuk membuat kue sendiri. Berbekal pengetahuan nya di dunia nya sebelum nya.


Saat sampai di dapur, Fei Li langsung menyuruh para pelayan keluar dan Fei Li pun mulai mencampur tepung telur dan bahan lain nya.


Dan setelah setengah jam an lebih, kue berbentuk lingakaran yang dibuat Fei Li pun selesai. Lalu Fei Li menaruh kue nya di piring dan mengambil garpu.


Lalu Fei Li pun berjalan kembali ke kamar kakek nya dan duduk lagi di sebelah kakek nya sama seperti sebelumnya.


Fei Li pun makan kue dengan perlahan lahan. Kakek nya yang mencium bau harum dari kue buatan Fei Li pun langsung melihat ke arah piring Fei Li.


Dan sedikit demi sedikit tangan kakek nya yang sudah dilengkapi garpu itu bergerak ke arah piring milik Fei Li.


Fei Li pun langsung memotong sepertiga dari kue yang ada di piring nya dan menaruh sepertiga kue itu ke piring kakek nya.


Setelah itu, kakek nya pun memakan kue buatan Fei Li itu. Dan yah seperti biasa, kue buatan Fei Li itu sangat enak.


Yah para pelayan saja yang susah membereskan peralatan dapur yang berceceran dimana mana.


Tapi para pelayan juga dapat merasakan kue legendaris buatan nona muda nya itu. Tentu saja karena Fei Li membuat 3 buah kue sekaligus.


Jadi itu sepadan dengan penderitaan yang dialami para pelayan untuk membersihkan ruangan dapur itu.


Hola semuanya apa kabar? Seperti biasa jangan lupa like dan jadikan favorite. Kalau mau, kalian boleh kasih vote. Yaudah deh segini dulu aja ya. See you soon. Byeeeeeee.

__ADS_1


__ADS_2