Queen Of The Queen

Queen Of The Queen
Paman kau bilang?


__ADS_3

Cuplikan chap sebelumnya ~


Raja dan Permaisuri pun hanya menganggukan kepala setelah mendengar perkataan Fei Li barusan.


Ternyata benar yang selama ini dipikirkan Raja dan Permaisuri terhadap pelaku penculikan Fei Li saat masih bayi dulu.


•••••••


Dichapter ini ada adegan kekerasan. Jangan ditiru ya.


Orang itu adalah adik angkat dari Sang Raja yang sekarang menjabat sebagai salah satu Perdana Menteri Kerajaan Air.


Orang itu memang menunjukan gelagat yang tidak biasa sejak beberapa tahun yang lalu. Hal itu juga lah yang membuat Raja dan Permaisuri curiga.


Akan tetapi Raja dan Permaisuri tidak bisa menuduh orang itu secara sembarang. Orang itu berjenis kelamin laki laki tentunya.


Nama orang itu adalah Xiao Ling Han. Raja dan Permaisuri belum memiliki bukti yang cukup kuat.


Dan ada sebuah rumor yang mengatakan bahwa Xiao Ling Han memiliki pasukan yang sangat banyak.


Dan katanya pasukan itu akan dipakai untuk mengkudeta. Xiao Ling Han adalah seorang anak yatim piatu yang diadopsi oleh Raja sebelumnya atau kakek dari raga yang ditempati oleh Fei Li.


Dan ternyata Xiao Ling Han itu punya pemikiran yang licik. Xiao Ling Han dapat menyembunyikan semua bukti kejahatan nya selama bertahun tahun.


Tapi itu tidak berguna pada Fei Li. Kenapa? Karena Fei Li itu lebih licik.


Sebagai seorang ketua dari organisasi mafia yang terkenal kejam, Fei Li harus memiliki pemikiran yang licik tentunya.


Di dunia sebelumnya, Fei Li sudah biasa menghadapi orang orang yang seperti ini. Jadi mudah saja bagi Fei Li untuk mengungkap kasus ringan seperti ini.


Dikarenakan semua bukti sudah ada itu bisa dibilang cukup kuat, Raja langsung saja membuat persidangan satu jam setelah nya.


Persidangan kerajaan untuk masalah berat seperti ini biasanya dihadiri oleh beberapa Dewa atau Dewi.


Dan kali ini Dewi yang datang adalah Fei Li. Sedangkan Dewa, yang datang adalah Gu Zhao Xiang.

__ADS_1


Setelah Zhao Xiang datang, persidangan pun dimulai. Setelah berargumen panjang kali lebar, persidangan pun selesai.


Hasilnya adalah Xiao Ling Han dihukum penggal. Disaat akan dipenggal, Xiao Ling Han berteriak sambil meronta ronta.


Tapi ada satu kalimat yang membuat Fei Li naik darah.


"Aku ini paman mu." Teriak Xiao Ling Han ke Fei Li. Karena marah Fei Li langsung menebas kepala Xiao Ling Han dengan memutuskan tali yang menggantung kapak tadi.


Fei Li tidak peduli akan semua perkataan orang yang seperti serigala namun berkulit domba.


Fei Li cukup menebas kepala orang itu dan semua masalah selesai. Fei Li langsung meninggalkan tempat itu setelah Xiao Ling Han meninggal.


Begitu pula dengan Zhao Xiang yang mengikuti Fei Li. Dan ternyata, Fei Li terbang ke arah markas mafianya.


Zhao Xiang juga cuma mengikuti Fei Li.tapi Zhao Xiang kehilangan jejak Fei Li dikarenakan Fei Li itu sangat cepat.


Jadi Zhao Xiang langsung saja mengikuti insting nya dan akhirnya Zhao Xiang sampai dengan selamat di markas Fei Li.


Pertama Zhao Xiang bingung. Tapi karena insting nya mengatakan kalau Fei Li ada di dalam, Zhao Xiang langsung saja masuk.


Karena tidak ada yang menjaga gerbang, Zhao Xiang langsung saja masuk ke dalam sana.


Dan saat membuka pintu besar yang menghubungkan teras dengan ruang tamu, di todongkan senjata oleh para anggota karena Zhao Xiang hanya datang sendirian tanpa seorang pun yang menemani.


Karena ditodong oleh ribuan senjata yang belum pernah Ia lihat, Zhao Xiang langsung saja mengangkat kedua tangannya keatas tanda Ia menyerah.


Dari kerumunan anggota yang menodongkan senjata ke Zhao Xiang, muncul seorang pria berekspresi datar dari tengah.


Ya, pria itu Jonathan. Jonathan langsung bertanya dengan nada dingin dan datar andalannya.


"Siapa kau? Untuk apa datang ke markas kami?" Tanya Jonathan.


"Aku Gu Zhao Xiang. Aku kesini hanya karwna mengikuti instingku. Instingku mengatakan kalau kembaranku ada disini." Ucap Zhao Xiang dengan nada santai meski dengan kedua tangan yang masih terangkat ke atas.


"Kembaran?" Tanya Jonathan masih dengan nada yang sama.

__ADS_1


"Ya. Gu Fei Xiang atau Ahn Fei Li." Ucap Zhao Xiang. Jonathan pun sempat tersentak sebentar tapi Jonathan langsung mengembalikan ekspresi nya.


Lalu Jonathan menyuruh semuanya untuk menurunkan senjata mereka masing masing. Jonathan kembali bertanya pada para anggota.


"Siapa yang bertugas menjaga gerbang hari ini? Dimana Ia sekarang?" Tanya Jonathan dengan sedikit berteriak.


"Ada apa ini?" Tanya Fei Li yang baru saja muncul setelah keributan yang terjadi di ruang tamu.


"Zhao Xiang, Jonathan kalian sedang apa? Dan apa apaan ekspresi mu itu, Jonathan?" Tanya Fei Li dengan nada polosnya karena ekspresi Jonathan saat itu seperti sedang menahan kekesalan.


"Orang ini menyelinap masuk karena tidak ada penjaga pintu gerbang." Ucap Jonathan sambil mengembalikan ekspresinya seperti biasa.


"Oh dia kakak kembarku. Kalau yang jaga gerbang tadi kupanggil sebentar." Ucap Fei Li dan Jonathan pun hanya menganggukkan kepala nya tanda bahwa Ia mengerti.


Zhao Xiang masih bingung dengan apa yang terjadi pun hanya terbengong di depan pintu. Lalu Fei Li menyuruh Zhao Xiang masuk ke dalam.


Tapi Zhao Xiang masih tidak bergeming sama sekali. Fei Li pun akhirnya menghampiri Zhao Xiang dan menendang tulang kering sebelah kiri Zhao Xiang dengan cukup kuat.


Zhao Ciang pun langsung tersadar sambil memegang kaki kiri nya yang baru saja di tendang oleh Fei Li.


Lalu Fei Li menyuruh Zhao Xiang mengikutinya ke ruang kerja Fei Li untuk memberikan penjelasan untuk semuanya.


Dengan sedikit tertatih tatih, Zhao Xiang mengikuti Fei Li ke ruang kerja milik Fei Li. Fei Li langsung masuk ke kamar khusus nya diikuti juga oleh Zhao Xiang.


Di dalam kamar khusus nya, Fei Li langsung saja duduk di pinggiran kasur nya. Dan saat Zhao Xiang masuk, Fei Li langsung mengunci pintu.


Fei Li pun mulai menjelaskan semua nya dari awal sampai akhir. Zhao Xiang pun menanggapi perkataan Fei Li dengan antusias.


Lalu mereka berdua berbincang seperti biasa sampai malam hari. Lalu mereka pun makan malam dan kembali ke Kediaman mereka di Kerajaan Dewi Yama.


Lalu mereka tidur di kamar masing masing seperti biasanya.


Kalau kalian tanya apa pekerjaan Zhao Xiang, jawabnnya adalah Zhao Xiang itu menjabat sebagai wakil dari Lin Guai.


Hola apa kabar semuanya? Seperti biasa jangan lupa like dan jadikan favorite. Kalau mau, kalian boleh kasih vote. Yaudah deh ya. Segini dulu aja chapter kali ini. See you soon. Byeeeeee.

__ADS_1


__ADS_2