
Karena Fei Li masih belum puas meluapkan emosinya, Mereka berempat pergi ke sebuah tempat. Nama tempat itu adalah 'Pertarungan Bebas'.
Disana kalian dapat bertarung melawan seseorang tapi sebelum itu, kedua petarung menentukan harga bisa dibilang taruhan.
Petarung yang memenangkan pertarungan bisa memiliki kedua uang taruhan yang dimenangkan. Kalau kalian bertanya bagaimana kabar Si Perempuan tunangan Xian Yu tadi?
Perempuan itu sudah dibawa oleh anak buah mafia Fei Li ke markas. Bahkan seluruh anggota keluarga Perdana menteri keuangan tanpa terkecuali baik yang di dalam maupun di luar Kerajaan Es sudah di kumpulkan (baca : diculik) oleh anak buah mafia Fei Li.
Nah akhirnya Fei Li mengambil 1 tael emas dari balik lengannya. Kemudian Fei Li pergi ke meja disamping pembawa acara.
Dan juga ini keberuntungan bagi Fei Li karena sudah ada seorang petarung laki laki yang berada di atas arena. Petarung itu kelihatannya cukup kuat karena badannya besar.
Fei Li segera memberikan 1 tael emas itu ke orang yang duduk di meja sebelah pembawa acara itu. Tapi semua orang terkejut. Orang bodoh macam apa yang mempertaruhkan 1 tael emas untuk 1 pertandingan.
__ADS_1
Tapi tidak bagi Fei Li karena Fei Li sendiri sudah yakin kalau Ia akan memenangkan pertandingan. Karena Fei Li itu orang yang percaya diri.
Tapi orang itu menerima 1 tael emas yang di letakkan Fei Li di atas meja. Kemudian orang itu memberi tau pembawa acara.
Pembawa acara juga langsung mengumumkan pertandingan Fei Li melawan Juara bertahan di tempat itu yang tak lain pria yang ada di atas arena itu.
Kemudian Fei Li naik ke atas arena. Baru saja Fwi Li menapakkan kakinya diarena, Si Pria langsung mengejeknya.
"Hei Nona Manis, sedang apa disini? Daripada bertarung bukannya lebih baik kita bermain Hmmm?" Tanya Si Pria dengan tatapan mengejeknya.
Dan seperti yang mereka bertiga duga, pertandingan bahkan baru berjalan 2 detik dan Pria itu sudah terlempar ke depan meja sebelah pembawa acara tadi dengan mulut berbusa.
Pembawa acara juga mengumumkan kemenangan Fei Li. Fei Li juga mengambil uang taruhannya dan pergi ke bangku penonton tempat Xian Yu, Fang Yu, dan Ling Yu sedang duduk.
__ADS_1
Fei Li duduk dengan santainya disana dan mengabaikan tatapan terkejut orang orang yang menonton pertandingan Fei Li tadi.
Tempat duduk Fei Li memang sudah dipesan oleh Xian Yu tadi. Jadi Fei Li tinggal duduk saja. Tapi orang orang juga terkejut.
Kedua pangeran dan putri kerajaan mereka itu dingin seperti es. Tetapi sekarang ini mereka malah duduk dan tertawa terbahak bahak dengan seorang gadis.
Tentu saja mereka tau gadis itu bukan gadis biasa. Gadis itu bahkan dengan mudahnya melambaikan tangan dan membuat Sang Juara bertahan terlempar keluar arena dengan mulut berbusa busa.
Tapi Fei Li masih belum puas melampiaskan emosinya. Palingan nanti hutan dekat markas pertama yang jadi sasarannya.
Tapi tenang saja. Fei Li akan mengembalikan hutan yang dirusaknya menjadi seperti semula. Seakan akan tak ada yang pernah merusak hutan itu.
Setelah beberapa menit Fei Li duduk, mereka pergi meninggalkan tempat itu dan pergi berkeliling pasar lagi.
__ADS_1
Tapi tiba tiba Ling Yu teringat sebuah tempat yang biasanya dikunjungi oleh para bangsawan saat ke pasar yang sedang mereka lewati itu.
Hola apa kabar? Ketemu lagi sama aku di novel yang satu ini. Seperti biasa jangan lupa like dan jadikan favorite. Kalau mau, kalian boleh kasih vote. Yaudah deh segini dulu aja ya. See you soon. Byeee.