Queen Of The Queen

Queen Of The Queen
Bertemu Hewan Kontrak


__ADS_3

7 TAHUN KEMUDIAN


Li'er Pov


Sudah 17 tahun aku berada di dunia ini. Selama ini aku tak tau siapa orang tuaku. Dan juga aku mau memberi tau kalau aku sudah mengetes elemen yang kupunya saat berumur 12 tahun. Aku juga sudah mempelajari jurusnya bahkan aku sudah menguasai jurus gabungan.


Aku memiliki seluruh elemen yaitu :


~Elemen Es


~Elemen Petir


~Elemen Api


~Elemen Air


~Elemen Tanah


~Elemen Tumbuhan


~Elemen Angin


~Elemen Suara


~Elemen Kegelapan


~Elemen Cahaya


Sekarang aku akan pergi menyelinap keluar dari sini. Rencananya aku mau pergi ke hutan kabut kematian untuk mencari hewan kontrak.


Aku langsung mengambil sebuah cadar berwarna hitam dari ruang dimensiku. Aku juga mengganti pakaianku dengan warna serba hitam.


Aku tak tau kenapa namun aku sangat menyukai warna hitam. Yah sudahlah kita bahas itu nanti saja.


Aku pun keluar dari kamar lewat jendela lalu memanjat tembok bagian belakang kediaman ini.


Aku langsung terbang menggunakan elemen angin dan jurus peringan tubuh. Aku pergi ke hutan kabut kematian.


HUTAN KABUT KEMATIAN


Aku sekarang sudah di depan hutan namun aku tak dapat melihat apapun selain kabut didepanku. Benar benar hutan kabut seperti namanya.


Aku pun langsung menerobos masuk kedalam hutan. Saat didalam kabut aku merasa kalau kabut ini beracun.

__ADS_1


Racun kabut ini merupakan racun yang amat berbahaya saat didalam kabut pun aku melihat banyak tengkorak tengkorak yang sudah tak utuh seperti terurai dan itu berceceran dimana mana.


Jadi aku dengan santai melewati kabut. Pantas saja selama ini tak ada yang keluar. Mereka saat masuk kedalam kabut akan meninggal karena terurai oleh racun.


Racun juga masuk melalui pori pori kulit. Aku tak akan kena dampak dari racun ini karena aku sudah kebal terhadap segala jenis racun.


Aku dengan santuy melewati kabut dan setelah keluar dari kabut, aku seperti melihat surga yang ada di dunia. Bagaimana tidak ada banyak obat obatan langka disana bagaikan rumput.


Aku sebagai seorang alkemis tak akan menyia nyiakan kesempatan langka ini. Aku pun mengambil banyak sekali tanaman obat.


Lalu setelah aku merasa cukup, aku langsung berjalan lagi kedalam guna mencari tau semua kebenaran dari hutan yang sangat misterius ini.


Saat sedang berjalan dengan santai, aku mendengar suara auman yang sangat keras.


Lalu aku pun melihat seekor Harimau berwarna putih bersih dengan tanpa corak seperti harimau pada umumnya.


Menurut analisisku, Harimau putih ini merupakan hewan tingkat legenda karena sudah sangat langka. Lagipula kekuatan harimau ini menyaingi burung phoenix penguasa dunia.


Harimau ini disebut Harimau 3 alam. Tingkatan hewan kontak / hewan roh :


»Tingkat Rendah / tingkat 1


»Tingkat 2


»Tingkat raja


»Tingkat kaisar


»Tingkat dewa


»Tingkat Legenda (Memiliki wujud manusia )


Aku hanya mengawasi dari balik pohon. Karena aku penasaran aku malas bertarung saja. Sebenarnya aku sudah bisa menaklukan harimau ini karena aku sudah Alam mortal tingkat nirmala.


Bahkan aku sudah setara dengan raja. Tapi aku menekan kekuatanku jadi tak akan ada yang bisa melihat tingkat kultivasiku. Jikapun ada berarti dia lebih kuat dariku.


Nah sekarang aku masih menatap harimau itu dan tiba tiba dia berubah menjadi seorang pria tampan.


Setelah berubah tiba tiba dia berkata, " Nona manis, apa kau sudah puas mengawasi ku." Yah begitulah aku ketahuan.


Aku pun keluar dari balik pohon dan berjalan dengan santainya. Pria itu hanya menatapku dengan tatapan sombong.


"Nona manis apakah kau menyerahkan diri menjadi makananku Hmmm? Beraninya kau masuk ke wilayah kekuasaanku." Ucapnya lagi.

__ADS_1


"Diamlah dasar harimau tua." Ucapku dengan lantang dan kulihat wajahnya langsung memerah entah karena malu atau marah.


"Beraninya kau memanggilku tua. Kau pikir kau siapa, hah." Teriak pria itu.


"Aku? Siapa?" Tanyaku lagi. Hehehe sepertinya mengerjainya akan seru.


"Tentu saja kau siapa lagi." Teriaknya dan sekarang wajahnya sangat merah. Seperti kepiting rebus.


"Yang tanya." Jawabku dengan santai. Dia pun langsung menggeram kesal.


"Beraninya kau menjahiliku, Gadis sial*n. Kau harus menjadi makananku." Ucapnya.


Dia langsung menyerangku dengan elemen es : jarum penghancur. Dan tentu saja aku membalasnya dengan elemen gabungan api dan tanah.


"Elemen gabungan : Semburan lava Biru" Ya aku benar benar menyemburkan lava yang berwarna biru. Aneh? Memang tapi nyata.


Setelah terkena seranganku dia terluka parah sedangkan aku tak terluka sedikitpun. Akhirnya dia berkata, "Aku menyerah sekarang kau adalah tuanku."


Aku hanya mengangguk dan menggigit jariku sehingga mengeluarkan darah lalu aku menyuruhnya minum guna memulai kontrak darah.


Dia pun meminum darahku dan berkata, "Wow, Tuan kau sangat hebat aku langsung merasa kekuatanku bertambah. Oh iya tuan tolong beri aku nama panggilan."


"Baiklah sekarang aku akan memanggilmu Miao Li." Ucapku


Lalu tiba tiba seekor phoenix penguasa dunia datang arah utara ke arah tempat kami berpijak saat ini. Dia pun mendekatiku dan mengubah wujudnya menjadi manusia.


Wujud manusianya adalah seorang perempuan cantik namun masih cantikkan aku sih.


"Aku sudah menunggumu nona." Ucap perempuan itu.


****Hola kira kira si phoenix nunggu Li'er untuk apa ya? Nah kita lihat aja di chap selanjutnya. Oh iya aku mau selipin note disini.


NOTE : Elemen suara maksudnya pengguna dapat mengeluarkan suara ultrasonik dan hal tersebut dapat membuat target meninggal seketika.


Hutan kabut kematian merupakan hutan yang diselimuti kabut namun menurut rumor yang tersebar, didalam hutan itu banyak senjata kelas atas, obat obatan langka, bahkan hewan spiritual.


Itu membuat banyak orang berbondong bondong ke hutan itu namun sampai sekarang tak seorang pun yang dapat keluar dari sana.


Hutan kabut kematian sangatlah luas jadi mungkin orang tersasar sehingga tak dapat keluar dari sana.


Dibawah ini merupakan visual dari harimau putih A.K.A Miao Li****


__ADS_1


__ADS_2