
Cuplikan chap sebelumnya ~
Saat Fei Li berjalan jalan dan tiba tiba Fei Li melihat seorang pria tidur bangku di tengah taman dan di antara kelopak kelopak bunga mawar.
•...•...•...•
Fei Li langsung berjalan mendekati pria itu. Feu Li hanya menatap pria tampan itu. Tapi tiba tiba pria itu membuka matanya secara perlahan sambil berkata dengan nada datar,
"Puas memandangiku, Nona?"
Fei Li hanya berjalan mundur hendak meninggalkan pria yang tadinya tertidur itu. Tapi terlambat saat ingin pergi, tangannya ditarik oleh pria itu sehingga Fei Li duduk di pangkuan pria itu.
Fei Li pun langsung berdiri lagi dan menatap pria itu dengan tajam. Sedangkan kedua tangannya sudah memunculkan dua bilah pedang yang berasal dari angin yang dipadatkan di masing masing tangan.
Pria itu tidak menghiraukan keberadaan Fei Li sama sekali dan cuma membenarkan rambut dan pakaiannya. Dan saat sudah kembali rapi, pria itu cuma duduk di bangku itu sambil menaikan sebelah kaki.
__ADS_1
"Jadi kenapa kau tadi memandangiku, Nona cantik?" Ucap Pria itu masih dengan nada datar.
"Aku? Memandangimu? Sepertinya ada kesalah pahaman disini. Aku cuma berkeliling dan menemukanmu tidur jadi aku menghampirimu hendak membangunkanmu. Karena asal kau tau saja tapi kau hampir jatuh dari bangku." Ucap Fei Li panjang lebar.
"Ya ya ya terserahlah." Ucap pria itu lagi dengan nada datar.
Karena Fei Li sudah sangat kesal, Fei Li langsung berpikir untuk kembali menemui ibundanya yang sepertinya sudah selesai berbincang bincang.
'Yasudahlah lebih baik aku kembali sepertinya ibunda sudah selesai' Pikir Fei Li.
Fei Li pun langsung mengembalikan pedangnya menjadi angin seperti semula dan berjalan begitu saja meninggalkan taman bunga mawar pink itu.
Malah saat ini jantung pria itu berdetak sangat kencang. Pria itu baru pertama kali melihat kecantikan seperti itu tapi pria itu berusaha menyembunyikannnya dengan wajah datarnya.
Fei Li juga sudah sampai di pintu ruangan kerja Dewi Reinkarnasi. Fei Li pun langsung msngetuk pintu. Setelah mendapat izin dari dalam, Fei Li pun masuk kedalam kemudian duduk kembali di sebelah ibundanya.
__ADS_1
"Sudah selesai jalan jalannya, Fei?" Tanya Dewi Yama sambil mengelus rambut Fei Li. Fei Li pun cuma mengangguk lucu.
Dewi Reinkarnasi dan Dewi Yama yang melihat itu pun langsung mencubit pipi Fei Li. Saat Dewi Yama dan Dewi Reinkarnasi sedang mencubit pipi Fei Li, tiba tiba terdengar ketukan di pintu.
Dewi Reinkarnasi langsung melepaskan cubitannya di pipi Fei Li begitu pun Dewi Yama. Dewi Reinkarnasi juga langsung memberi izin orang diluar itu untuk masuk kedalam ruangan.
Dan masuklah pria tadi ke dalam ruangan. Saat masuk, pria itu kaget melihat Fei Li sedangkan Fei Li hanya menatap pria itu dengan datar seakan mereka berdua tidak pernah bertemu sama sekali.
Dewi Reinkarnasi pun langsung beranjak dari duduknya dan berjalan menuju pria tadi. Dewi Reinkarnasi mendorong pria itu sampai tepat di hadapan Dewi Yama dan Fei Li.
"Nah, Kak. Ini anak pertamaku, Mo Fang Li." Ucap Dewi Reinkarnasi. Kemudian Dewi Reinkarnasi kembali duduk seperti semula.
Dan Putra pertama Dewi Reinkarnasi, Mo Fang Li langsung duduk di sebelah Dewi Reinkarnasi.
"Nah, Fei Perkenalkan dirimu." Ucap Dewi Yama. Lalu Fei Li pun berdiri dari duduknya.
__ADS_1
"Namaku Gu Fei Xiang, Putri bungsu Dewi Yama." Ucap Fei Li sambil tersenyum manis.
Hola apa kabar? Seperti biasa jangan lupa like dan jadikan favorite. Kalau mau kalian boleh kasih vote. Yaudah deh segini dulu aja ya. See you soon. Byeeeee.