
Setelah Lin Guai dan Nang Xin kembali ke tempat duduknya, pertandingan pun berlanjut hingga sekitar pukul 7:30 pertandingan selesai.
Fei Li dan keempat kakaknya berencana naik ke dunia atas setelah pergi ke kamar Fei Li. Namun saat mereka sedang berjalan menuju kamar Fei Li, terdengar sebuah suara lebih tepatnya teriakan yang memanggil nama Fang Xi.
Fang Xi Pov On
Saat kami berlima sedang berjalan menuju kamar Fei Li, tiba tiba ada seseorang berteriak memanggil namaku.
"FANG XI!" Teriak seseorang dan kami berlima pun berhenti dan berbalik melihat ke sumber suara.
Saat aku menemukan Sang sumber suara, aku berusaha mengingat orang itu dan ternyata yang memanggilku tadi itu tak lain dan tak bukan Feng Jing Chen, lawan latih tandingku tadi.
"Hahh hahhh Fang Xi hahh tung- hahh -gu." Ucap jing Chen secara terbata-bata.
"Kenapa?" Tanyaku.
"Eh ini siapa?" Tanya Jing Chen saat melihat Fei Li dan yang lainnya.
"Ah namaku Fei Li. Aku adik bungsu kak Fang Xi. Salam kenal." Ucap Fei Li sambil tersenyum manis.
Aaaa lucu banget muka Si Fei Fei rasanya pengen ku cubit pipinya. Tapi entar aku kena marah lagi. Aku juga belum dapat hukuman buat yang kemarin nanti malah tambah berat kalau aku cubit pipinya.
Saat Fei Li memperkenalkan dirinya ke Si Jing Chen, aku melihat dengan jelas kalau di pipi Jing Chen terdapat semburat merah tipis dan Ia terbengong melihat Fei Li.
__ADS_1
Aku pun menyenggol Jing Chen untuk menyadarkannya dan seperti dugaanku, Jing Chen langsung tersadar dan mempereknalkan dirinya.
"Ah maaf namaku Feng Jing Chen, Tuan muda ketiga Keluarga Feng." Ucap Jing Chen tanpa mengalihkan pandangan dari Fei Li sedikit pun.
Aku pun berbisik ke Jing Chen. "Lebih baik kau jangan jatuh cinta sama dia. Nanti kau melakukan kesalahan sedikit saja, kau akan menderita. Aku serius. Dia itu kejam."
Tapi sepertinya Fei Li bisa mendengar perkataanku tadi soalnya matanya langsung melotot ke arah ku.
Sedangkan Jing Chen cuma memasang wajah bingung. Lalu yang lain pun mengenalkan diri saru persatu.
Setelah itu, Fei Li berkata. "Apa Kak Jing Chen mah ikut ke kamarku?"
"Memangnya aku boleh ikut ke sana?" Tanya Jing Chen ke Fei Fei.
"Yasudah ayooo." Ucap Fei Li dengan semangat sambil menarik kami berlima dan kami pun sampai di Kamar Fei Li.
***Fang Xi Pov Off
Fei Li Pov On***
"Kak. Hari ini temani aku ya. Aku mau melihat perkembangan usahaku." Ucapku ke keempat kakakku plus Kak Jing Chen.
"Usaha? Kau membuka usaha, Fei?" Tanya Kak An Rei dengan wajah bingungnya.
__ADS_1
"Usaha itu loh, Kak." Kata Kak Fang Xi ke Kak An Rei karena memang sepertinya Kak Fang Xi tau tentang usahaku.
"Nah srkarang pakai ini." Ucapku sambil memberikan 5 setel pakaian berwarna hitam lengkap dengan cadar.
Aku segera memakai pakaianku yang berbeda dari mereka berlima di kamar mandi. Lalu aku keluar dari kamar mandi dan memakai cadar.
Mereka berlima pun masuk ke kamar mandi milikku satu persatu dan memakai pakaian yang ku berikan pada mereka tadi.
Perbedaan pakaianku dengan mereka hanya terdapat di lengan atas sebelah kanan. Kalau yang kupakai ada gambar serigala setengah tengkorak dengan bunga lily merah laba-laba.
Sedangkan yang dipakai mereka berlima, lengan atas bagian kanan mereka bergambar tengkorak dengan pedang berwarna silver.
Hola apa kabar kalian? Jaga kesehatan ya. Seperti biasa, jangan lupa like sama jadiin favorite. Kalau kalian mau, kalian boleh kasih vote. Sorry kemarin aku ngak up soalnya sinyalnya jelek jadi ngak bisa buka mangatoon. Buat permintaan maaf, aku ada visual buat Jing Chen sama Nona kedua Keluarga Ming, Ming Ru Xie yang menjadi lawan **Fei Li di latih tanding tadi. Yaudah segini dulu ya see you soon. Byeeeee.
**
**
**
__ADS_1