Queen Of The Queen

Queen Of The Queen
Boleh kami ikut?


__ADS_3

Lalu Para Pemimpin pun pergi kecuali Fei Li, Fan Fan, Fen Fen, Cia, dan Alfano. Kelima kakak laki laki Fei Li juga masih duduk di sofa.


"Haahhh tadi atmosfernya benar benar berat. Lebih berat dari saat ibunda mengamuk dulu." Ucap Lin Guai dengan nada dramatis.


"Kau mau ku laporkan hemmm? Adik keempat ku tersayang." Tanya An Rei dengan nada mengancam.


"Kalian berdua bisa diam?" Tanya Fei Li dengan nada dingin dan aura mematikannya bahkan Jing Chen sudah hampir pingsan.


An Rei dan Lin Guai juga cuma menganggukan kepala karena takut akan aura yang dikeluarkan oleh adik perempuan mereka satu satunya ini.


Fan Fan, Fen Fen, juga Cia sudah terbiasa akan aura ini jadi mereka tak bereaksi apa apa. Fan Fan juga malah mendekat ke arah Fei Li dan dengan santainya duduk di pangkuan Fei Li.


"Bagaimana kau bisa tau kalau ini aku?" Tanya Fei Li dengan nada bingung sambil menatap Alfano juga mengelus rambut milik Fan Fan yang berada di pangkuannya sekarang ini.


"Nama organisasi ini sama seperti yang dulu." Ucap Alfano dengan nada santainya.

__ADS_1


"Terus apa kau tau siapa nama dari raga yang kau tempati sekarang ini?" Tanya Fei Li ke Alfano.


"Menurut ingatan dari raga ini namanya adalah Xuan Li, Pangeran Ketiga Kerajaan Api dari Kekaisaran Petir. Tapi anehnya aku tak tau tingkat kultivasinya." Ujar Alfano dengan nada ragunya.


"Ah aku tau. Pangeran Ketiga Kerajaan Api sering disebut sebagai samapah karena tak bisa berkultivasi." Ucap Jing Chen sambil mengingat ingat tentang Kerajaan Api.


"Bagaimana kau bisa tau?" Tanya Fang Xi dengan nada santainya.


"Em gimana bilangnya ya. Aku ini seperti informan. Aku bisa mendapatkan informasi dari mata mata ku yang sudah kusebar di seluruh penjuru alam semesta ini." Ucap Jing Chen sambil membanggakan dirinya.


"Kau juga masih kalah dariku, Kak. Jadi kau diam saja yah." Ucap Fei Li sambil tersenyum manis. Sedangkan Fang Xi cuma memalingkan wajahnya pura pura tak mendengar perkataan Fei Li.


"Nah sekarang kau pulanglah ke rumahmu dulu besok siang datang saja kesini." Ucap Fei Li ke Alfano. Alfano hanya mengangguk dan pergi dari ruangan itu.


"Kak ayo pulang sekarang. Ini sudah sore." Ucap Fei Li.

__ADS_1


"Boleh kami ikut?"Tanya Cia, Jing Chen, Fan Fan, dan Fen Fen secara bersamaan.


"Aku tanya ke ibunda dulu." Ucap Nang Xin dengan santai lalu mengirimkan rekaman suara ke ibundanya.


"Baiklah kalian bileh ikut." Ucap Nang Xin setelah ibunda mereka berlima mengizinkan.


"Kita teleportasi saja, Kak." Ucap Lin Guai.


"Ide bagus. Kita juga tak bisa terbang sambil membawa mereka." Ujar An Rei menimpali.


Akhirnya mereka memutuskan untuk berteleportasi. Fei Li membawa Fan Fan dan Fen Fen. Fang Xi membawa Jing Chen. Sedangkan An Rei membawa Cia.


Dan mereka pun sampai di depan gerbang. Lalu penjaga langsung membukakan pintu untuk majikan mereka.


Mereka bersembilan langsung masuk dan Jing Chen, Fan Fan, Fen Fen, juga Cia langsung terkesima melihat kemegahan istana milik Keluarga Fei Li cuma mereka masih belum tau kalau mereka berada di Kerajaan dunia atas atau Kerajaan Dewi Yama.

__ADS_1


Hola apa kabar? Jangan lupa jaga kesehatan ya. Jangan lupa like dan jadiin favorite. Kalau mau, kalian boleh kasih vote. Yaudah segini dulu aja ya. See you soon. Byeeeeee.


__ADS_2