
Cuplikan chap sebelumnya ...•...•...
Lalu Fei Li dan Geraldio keluar dari ruangan penyekapan itu dan berjalan berdampingan menuju ruangan Fei Li. Saat sedang berjalan, Fei Li tiba tiba berkata.
"Memangnya Rixana tidak cemburu melihat kau dan aku berjalan berdampingan seperti ini?" Tanya Fei Li ke Geraldio karena Fei Li sudah tau hubungan kedua anak buahnya itu.
...•...•...•...
"Tentu saja tidak." Ucap Geraldio dengan santainya sedangkan Fei Li hanya menanggapi dengan senyuman.
"Yasudah aku ke ruanganku dulu. Nanti jam 2 siang ajak semua pimpinan ke ruanganku. Ada yang ingin kubicarakan dengan kalian." Ucap Fei Li.
Fei Li pun tetap lanjut berjalan menuju ruangannya sedangkan Geraldio langsung berjalan ke ruangan para pimpinan satu persatu untuk menjemput mereka karena sudah pukul 1.45 siang.
Lalu tepat saat pukul 2 siang semua pimpinan sudah lengkap di ruangan kerja milik Fei Li. Fei Li Masih duduk di kursinya dan masih membelakangi para pimpinan.
__ADS_1
Setelah memastikan semua pimpinan sudah datang, Fei Li pun membalikkan kursinya. Dan Fei Li berjalan menuju sofa khusus satu orang dan mendudukinya. Fei Li langsung melihat dengan jelas kecanggungan yang ada diantara para pimpinan kecuali Jonathan sih.
Yah, Rixana dan Geraldio saling membuang pandangan. Cassandra dan Keiran yang saling tersenyum satu sama lain tapi ketika Fei Li melihat langsung kembali seperti semula.
"Begini. Aku mau bilang sesuatu." Ucap Fei Li ke para pimpinan dengan nada misterius.
"Silakan, Fei." Ucap para pimpinan secara bersamaan.
"Begini, aku sudah tau tentang hubungan Gerald-Xana dan hubungan Kei-Sandra." Ucap Fei Li dan Geraldio, Rixana, Keiran, dan Cassandra langsung terkejut.
"Aku tidak melarang kalian untuk berhubungan tapi jangan sampai kelewat batas dan jangan melalaikan tugas kalian. Kalau perlu apa apa beri tau aku. Ok?" Ucap Fei Li.
Geraldio, Rixana, Keiran, dan Cassandra langsung menatap Fei Li dengan pandangan memuja. Lalu Fei Li masuk ke pokok alasan Fei Li memanggil mereka semua.
"Kalian pasti tau kan aku memanggil kalian semua kesini bukan cuma untuk yang tadi. Nah masalah pokok yang akan kubahas sekarang berhubungan dengan liburan." Ujar Fei Li.
__ADS_1
"Hah? Liburan?" Ucap para pimpinan secara bersamaan. Fen Fen dan Fan Fan yang baru saja datang pun bingung kenapa pimpinan yang lain berteriak seperti itu. Untung saja semua ruangan di mansion ini kedap suara.
"Kenapa, Kak? Kenapa disini ribut sekali?" Tanya Fan Fan dengan wajah bingungnya sambil melangkah masuk ke dalam ruangan kerja Fei Li.
"Oh kalian berdua sudah kembali. Duduklah di sofa." Ucap Fei Li. Lalu Si kembar pun duduk. Stefany langsung membuka topik pembicaraan lagi.
"Liburan? Kapan? Dimana? Siapa saja?" Tanya Stefany secara berurutan.
"Iya. Kita mau liburan minggu depan. Lebih tepatnya satu hari setelah misi penangkapan tikus tikus di istana...
"Tempatnya belum tau. Yang ikut tentu saja semuanya." Ucap Fei Li dengan santai. Dan para pimpinan cuma mengganguk tanda mereka mengerti.
"Nah jadi sekarang kita tentukan tempatnya!" Ucap Stefany, Rixana, dan Cassandra secara bersamaan dengan nada bersemangat.
Hola apa kabar semuanya? Seperti biasa jangan lupa like dan jadikan favorite. Kalau mau, kalian boleh kasih vote. Yaudah deh segini dulu aja ya chap kali ini. See you soon. Byeeeeee
__ADS_1