
Pertarungan sengit tak terelakan, Maura dengan gesitnya melancarkan serangannya kepada raja iblis itu, antara diserang dan menyerang terjadi diantara kedua. Raja iblis itu tak bisa fokus karena tubuhnya yang belum sempurna tak bisa menahan serangan-serangan dari Maura.
"Aku tak punya waktu lagi, aku harus mengejar sepasang siluman itu tadi! Putri mereka adalah satu-satunya jalan untukku menjadi sempurna, aku akan memakai tubuhnya untuk bisa bertahan!" gumam raja iblis itu.
Raja iblis itu merupakan tahanan puluhan ribu didalam neraka, dan usianya pun juga sama dengan usianya di neraka. Dia yang diciptakan untuk menjaga neraka dan menghukum para pendosa, malah tertarik dengan bisikan-bisikan iblis lainnya untuk keluar dari sana.
Dia tergiur dengan indahnya kehidupan di dunia manusia, apalagi doktrin iblis lebih kuat dari manusia, jika iblis lebih kuat dari dunia atas bagaimana dengan manusia yang hidup dibawahnya? Tentu saja hawa nafsu untuk menginginkan yang lebih menguasai dirinya.
Tapi ia lupa, jika dia diciptakan bukan untuk itu. Tuhan dan para malaikatnya murka, menghukumnya agar dia tahu kodrat dan posisinya saat ini, bukannya bertobat, dia malah semakin menjadi.
Dia memanfaatkan celah yang ada, dia mengiming-imingi manusia yang sering keluar masuk dari dunia gaib untuk mencari ilmu pesugihan, dia goda mereka agar bisa bersekutu dengannya dengan janji palsu tentunya.
Beberapa manusia tergoda dan ada juga yang tak tergoda, manusia yang tak bisa dia gapai tentu saja tau itu adalah tipu muslihatnya agar bisa keluar dari dalam neraka itu, hingga akhirnya dia menemukan Liu Wei Yan yang hidupnya hancur akibat kesalahannya sendiri.
Dan akhirnya, raja iblis itu memilih putrinya untuk menggantikan Liu Wei Yan diposisikannya, karena anak manusia yang baru lahir, masih suci dan belum ternoda akan muda dia kendalikan, dibandingkan manusia yang sudah berlumuran dosa. Karena raja iblis ini membutuhkan sosok yang suci untuk mengendalikan yang kotor.
"Dewi, aku bisa melihat gelagat aneh dengan iblis itu!" ucap Aurora, dia enggan mengucapkan kata raja didepan kata iblis itu, karena baginya gelar itu tak pantas untuknya meskipun dia iblis sekuat apapun itu.
"Aku tau, Aurora.. Mari kita kecoh dia, alihkan perhatiannya! Jangan beri dia kesempatan untuk kabur," ucap Maura juga.
Mereka membuat barikade menggunakan pilar-pilar berbentuk trisula, setiap pilar memiliki kekuatan yang begitu besar. Setiap raja iblis itu ingin melewati pilar itu, maka tubuhnya langsung tersengat menyakitkan.
"Sudah cukup main-mainnya, kau harus kembali ke neraka sekarang juga!" teriak Maura.
Setelah itu Maura berdiri diatas punggung Aurora, dia mengangkat trisula miliknya dan menengadahkan wajahnya keatas dan membaca beberapa mantra, tiba-tiba...
Blaaarr!!
Ctaaaarr!
Wuuuuzzz!
Cuaca di langit semakin mengerikan, awan hitam kembali menyelimuti langit hari itu. suara bergemuruh memekakkan telinga seperti suara dentuman genderang perang, kilatan petir sahut menyahut mengelilingi mereka.
__ADS_1
Raja iblis itu terlihat kebingungan, setelah diam beberapa saat dia mulai mengerti situasi saat itu, dia terlihat ketakutan. Tubuh tak sempurnanya itu mulai transparan sedikit demi sedikit, sedangkan kuda petir miliknya hilang seketika waktu pilar trisula dipasang, karena saking kuatnya pilar itu mampu menghisap kuda buatan raja iblis itu.
Grrrraaaaaauurrr!!
Suara auman mengerikan datang dari atas langit, tiba-tiba saja awan hitam yang menyelimuti mereka membentuk lubang hitam yang begitu besar menganga, angin kencang keluar dari sana, menghisap apa saja masuk kedalam lubang itu.
"Waaaaa!! Tuan, tuan! Tolong akuuuuu!" terdengar beberapa suara jeritan minta tolong di sekeliling mereka. Ternyata itu suara berasal dari beberapa penyihir, siluman dan beberapa jin kecil lainnya yang bersekutu dengannya, mereka semua terhisap masuk kelubang hitam tepat berada diatas lingkaran buatan Maura untuk menahan raja iblis itu.
Raja iblis itu hanya berteriak, dia tidak bisa apa-apa lagi sekarang karena dirinya sendiri juga tertahan di sana, bagaimana bisa dia menolong mereka semua.
"Nikmati sajalah hasil berbuatan kalian selama ini, inilah akibatnya jika kalian melanggar aturan yang dibuat oleh langit, kalian mencelakai manusia dan memilih bersekutu dengan iblis ini!" teriak Maura kepada mereka semua.
Begitu Banyak jenis makhluk yang ikut terhisap masuk kedalam lubang itu, mereka semua adalah jenis-jenis makhluk yang selalu berbuat jahat selama ini, entah itu kepada manusia ataupun kepada makhluk lainnya.
Dan tiba-tiba ada satu pemandangan yang mengagetkan Maura dan juga Aurora, di jauh sana mereka melihat Liu Wei Yan ikut ketarik bersama putrinya menuju lubang hitam itu, terlihat Fa Wei Xian ikut mengejar mereka sambil berteriak menangis.
"Khahahaha! Dasar bodoh, jika aku dan lainnya dipaksa masuk kedalam neraka karena perbuatan keji kami, maka mereka juga termasuk kedalamnya. Karena ayah dan anak itu juga pernah masuk kedalam kendaliku, haha! Beruntungnya aku istri silumannya juga mau ikut masuk kedalam neraka bersama kami, hahaha!" ujar raja iblis itu sambil tertawa terbahak-bahak, merasa dirinya sudah menang sepenuhnya.
"Kau pikir ini apa, apakah ini semua adalah main-main bagimu?! Ingat, ketika kau dan lainnya kembali masuk ke neraka, maka neraka sesungguhnya telah menanti kalian semua! Neraka bukan sekedar penjara bagi kalian, tapi juga sebagai bahan perenungan dan penjagalan juga!" teriak Maura murka.
"Meskipun begitu kau juga tak mengerti apapun, wahai iblis durhaka, laknattulah! Kau tak lahir begitu saja, kau tak hidup begitu saja. Ada Dzat yang menghidupkanmu selama ini, ada yang mengawasimu selama ini!
Maka dengan mudahnya dia akan menarik semua nikmat yang dia berikan kepadamu selama ini, api dan tempat ternyaman milikmu selama di neraka akan dia ambil nikmatnya, akan dia gantikan menjadi sebuah penyiksaan untukmu!
Masalah mereka semua, sejak awal bukanlah tujuanku. Tujuanku datang ke dunia ini adalah untuk memutuskan mata rantai penyebab rusaknya tatanan dunia gaib dan manusia yang kau ciptakan ini, jadi.. Dengan menangkapmu, maka berakhirlah tujuanku selama disini!!" teriak Maura murka.
Tiba-tiba tubuhnya mengeluarkan cahaya kuning keemasan yang sangat menyilaukan, matanya bulat putih sempurna dengan cahaya putih bersinar. Dia mengangkat tinggi-tinggi trisula miliknya, dan seketika raja iblis itu terhisap dengan cepat masuk kedalam lubang hitam itu.
"Ggraaarrr, aku akan kembali! Akan aku pastikan anak manusia ikut bersamaku berada didalam sini juga, graaaarrr!!" teriak raja iblis itu murka.
Dan pada saat itu juga, Liu Wei Yan ikut terhisap masuk kedalam lubang bersama putrinya, dengan sigap dan cekatan Maura dan Aurora menarik kaki Fa Wei Xian saat ikut ketarik saat menahan suami dan anaknya yang ikut terhisap masuk kedalam lubang.
Tapi raja iblis itu juga tak mau diam begitu saja, saat tau mereka ikut terhisap maka dia langsung menarik tangan putri kecil milik mereka sedangkan Liu Wei Yan dan istrinya mencoba bertahan dan mempertahankan putri mereka dari genggaman raja iblis itu.
__ADS_1
"Lepaskan! Lepaskan putriku!" teriak Liu Wei Yan murka.
"Hahaha! Apa kau tak mengerti juga, meskipun aku tak memegang tangannya, kalian akan tetap terhisap masuk kedalam sini dan ikut denganku ke neraka!" ujar raja iblis itu senang.
"Aku tak peduli, aku tidak ingin putriku berada di tanganmu lagi!" teriak Liu Wei Yan tak kalah murkanya.
Maura menarik satu pilar yang masih membentuk sebuah lingkaran yang mengurung raja jin tadi, dengan itu sedikit mengurangi kekuatan lubang hitam untuk menghisap Liu Wei Yan dan lainnya.
Maura memanfaatkan keadaan dengan menarik mereka sekuat mungkin, dan segera memasukkan raja iblis kedalam lubang hitam itu.
"Ah, licik kau manusia rendahan!" teriak raja iblis tidak terima tawanannya terlepas.
Disaat semuanya berhasil ditarik mundur, Maura langsung menancapkan kembali pilar trisulanya kedalam bentuk lingkaran tadi, dan kembali lubang hitam di langit menghisap kencang masuk kedalamnya, dan tentunya raja iblis ikut masuk kedalamnya.
Blaaammm!
Lubang hitam tertutup kembali, awan hitam menghilang, suara guntur dan petir pun tak terdengar kembali, seketika langit kembali cerah. Dengan berakhirnya raja iblis masuk kedalam lubang hitam yang merupakan pintu gerbang masuk kedalam neraka paling jahanam, maka berakhir juga semua konflik dan peperangan ini.
Maura dan lainnya melayang pelan turun ke bumi, Aurora berdiri tegak disamping Maura dengan anggunnya, entah apa ada aura lainnya yang membuatnya begitu dikagumi oleh setiap makhluk, termasuk beberapa manusia yang melihat pertarungan di langit itu tadi, serentak tanpa komando beberapa kuda prajurit yang tertinggal di arena peperangan langsung hormat tunduk menghadapnya, bukan ke Maura.
Tentu saja itu mengagetkan semuanya, terutama mereka yang tau siapa Maura dan Aurora tentunya, spontan saja Maura menatap takjub dirinya begitu banyak pengagumnya.
"Waooww, ternyata kau lebih disukai dibandingkan aku rupa!" goda Maura sambil mengelus lembut rambut panjang Aurora yang begitu halus dan lembut.
"Tidak seperti itu, Dewi.. Itu karena aku mirip saja dengan mereka," ucap Aurora merendah, walaupun dalam hatinya tersanjung juga.
Sementara itu, panglima Wang Xin Nian benar-benar dibuat takjub oleh Maura. Siapa sangka yang dia kira Maura adalah prajurit biasa ternyata seseorang yang sangat luar biasa melebihi para kesatrianya.
Mereka semua yang berada di sana langsung menghampiri Maura dan lainnya, awalnya Maura, Aurora juga Liu Wei Yan sekeluarga takut mereka akan dimusuhi dan terjadi kesalahpahaman lagi, ternyata diluar dugaan.
Mereka semua, termasuk para kesatria dan panglima Wang Xin Nian menunduk hormat kepada Maura, mereka memberikan apresiasi kepadanya atas apa yang dia lakukan selama peperangan yang terjadi.
Tentu saja itu membuat Maura terkejut untuk kedua kalinya, dia dan Aurora diperlakukan bak seorang pahlawan di sana karena mereka berhasil memukul mundur pasukan lawan dan sekaligus mengusir iblis di muka bumi ini.
__ADS_1
......................
Bersambung