
Besok paginya di rumah sakit..
Maura dan kedua sahabatnya itu sedang bersiap siap mau pulang ke rumah.
Angga lagi mengurus bagian administrasi sedangkan Dhania sudah pulang tadi malam. Sebenarnya dia ingin menemani Angga malam itu,tapi Angga tak mau dia kelelahan jika bergadang semalaman.
Angga terpaksa bergadang karena adiknya Maura tak ingin ditinggal pergi maunya ditemani terus semalaman dan Angga dipaksa melek matanya untuk menjaga dia agar bisa tidur.
Maura masih takut,dia masih teringat dengan hantu leher patah. Dan belum bisa menerima kehadiran Camelia.
Setelah mengusir hantu leher patah, Camelia terus pergi. Dia tahu Maura belum bisa menerima kenyataan bahwa dia sudah bisa melihat alam lain.
"Aku merasa tak enak dengan hantu wanita itu,padahal dia sudah membantuku.." Gumam Maura.
"Baiklah,adik-adik semua urusan disini sudah selesai. Mari kita pulang.." Ujar Angga bersemangat,dia sudah rindu kasurnya.
Kevin memilih untuk mengemudi mobil Angga, karena dia tahu Angga belum tidur semalam. Takutnya terjadi sesuatu jika dia dipaksa menyetir sendiri.
Meskipun Kevin masih sedikit trauma,jika dipikir-pikir aneh juga. Darimana datangnya para burung tersebut?
Maurice sudah pulang naik taksi,orang tuanya sudah kembali. Mereka ingin menjemput Maurice di rumah sakit tapi dia melarangnya.
Sementara itu Dhania menunggu Kevin di apartemen keluarga milik Irwan Hartawijaya,dia sudah diberitahu kalau Kevin pulang bersama Maura dan Angga.
"Bik, Kevin dan Maura sudah bilang belum apa penyebab kecelakaan mereka..?" Tanya Dhania penasaran kepada Bik Marni.
"Belum Non,belum sempat bertanya saya.." Kata Bik Marni sedikit berhati-hati.
"Kemaren Kevin sempat bercerita,katanya mobil mereka didatangi ribuan burung gagak.." Kata Dhania menjelaskan.
__ADS_1
"Dan gara-gara burung itu mereka jadi kecelakaan.." Sambung Dhania.
"Burung gagak..?" Gumam Bik Marni,dia mulai takut sesuatu akan terjadi lagi pada anak-anak itu.
Selang beberapa saat, Angga dan lainnya sudah sampai di apartemennya.
"Assalamualaikum.. Kita pulang.." Kata Maura menyapa semua orang disana.
"Wassalamu'alaikum wr.wb.." Jawab Bik Marni dan Pak Irwan.
"Papa ga kerja?" Tanya Maura,dia melihat Papanya masih di rumah.
"Ga sayang,Papa ingin menemani kamu hari ini.." Kata Pak Irwan sambil mengelus kepala Maura.
"Angga semalam katanya kamu ga tidur yah..? Sana, istirahat dulu.tidur.." Perintah Pak Irwan,dijawab dengan anggukan oleh Angga.
Dia benar-benar mengantuk dan tidak sadar ada Dhania disana.
"Ga apa May,biarkan dia istirahat dulu.. Pasti capek dan mengantuk sekali.." Jawab Dhania,ada sedikit khawatirnya pada Angga.
"Lagian sih penakut banget jadi orang,bilang ada hantu segala.. Kan jadi parno sendiri" Kata Kevin manyun kepada Maura.
Gerald sedari tadi duduk manis di sofa langsung berdiri.
"Ada hantu lagi yang mengganggumu nona? Apa hantu leher patah siang kemarin kembali lagi..? Tanya Gerald penasaran.
Maura masih menyesuaikan diri,masih kaget mendengar Gerald bicara. Dia hanya mengangguk saja.
Camelia menjawab Gerald bahwa dia sudah mengatasi hantu itu, Gerald menjadi lega mendengarnya.
__ADS_1
Dhania dan Kevin pamit kembali pulang,dan Pak Irwan kembali ke kamarnya untuk mengerjakan sesuatu.
Tinggallah Maura,Bik Marni dan Gerald diruang makan. Gerald lagi diberi makanan oleh Bik Marni.
"Camelia..?" Gumam Maura, sepertinya aku pernah mendengar nama itu pikir Maura.
Yang punya nama langsung menyahut ketika namanya disebut.
"Yaa, ada apa nona?" Tanya Camelia yang ditubuh Gerald.
Maura gelagapan ketika ada yang menyahut.
"Aa..ah,ti..tidak ada apa apa kok..hehe,maaf" Jawab Maura kaku.
"Maaf sebelumnya,apa kita pernah bertemu? namamu tidak asing bagiku.." Tanya Maura.
"Iya nona,kita pernah bertemu.. Kita berkenalan dan menjadi teman.." Jawab Camelia.
"Bertemu?bertemu dimana..?" Tanya Maura penasaran.
"Didalam mimpimu,aku yang membantumu mencari jalan pulang.." Sahut Camelia.
Maura jadi ingat akan mimpinya itu,tapi ada sesuatu yang membuatnya bergidik.
Bagaimana bisa dia bertemu Camellia ditempat yang sama dengan mimpinya terdahulu? Mimpi itu sangat membekas di ingatannya karena sangat aneh menurutnya.
Apa hubungannya antara Camelia dengan mimpi taman bunga itu..?
......................
__ADS_1
bersambung