
Ketegangan terjadi di gerbang kerajaan, semua prajurit telah melindungi kaisar dan juga Qing 'Er. Semua rakyat nampak geram setelah mendengar rumor tentang ratu yang memiliki ilmu sihir dan menggunakannya pada kaisar mereka. Yuan Shi memicing tajam, ia sudah tidak sabar untuk melayangkan hukuman bagi siapapun yang menghina ratunya.
"Pantas saja ratu buangan ini tiba-tiba menjadi sorotan negeri dengan dalih utusan Dewa, padahal nyatanya dia melakukannya dengan sihir untuk menyihir kita semua!" kata salah satu provokator bayaran Ibu Suri.
"Benar, kaisar harus segera menghukumnya dengan berat!" kata salah seorang rakyat.
Tatapan Yuan Shi sangat mengintimidasi, sembari melangkah maju melindungi Qing 'Er pria itu menghela napas panjang. "Apakah kalian memiliki bukti? Atas dasar apa kalian menuduh ratuku memakai ilmu sihir?"
"Orang-orang ini gila!" ucap Nemo pada Qing 'Er yang masih tetap tenang.
"Mohon kaisar memeriksanya di tempat tinggal ratu, pasti kaisar akan menemukan sejumlah bukti bahwa dia telah melakukan sihir!" ucap Sang Provokator.
Yuan Shi mendengus kasar. "Qing 'Er, bagaimana menurutmu? Aku percaya kamu tidak melakukannya." Yuan Shi berbalik dan menoleh ke arah Qing 'Er lalu meraih tangan permaisurinya, tatapannya begitu sendu seolah merasa kasihan pada Qing 'Er.
Liu Qing tersenyum pada kaisar kemudian menoleh para pemrotes dengan tajam. "Kaisar lakukanlah sesuai aturan kerajaan," ucap Qing 'Er.
Keduanya kemudian masuk ke dalam istana diikuti beberapa prajurit lain, Qing 'Er dan Yuan Shi masih terus menautkan tangan mereka satu sama lain, semua orang istana pun ikut pergi menuju istana dingin Sang Ratu. Ternyata, Ibu Suri dan Wu Zetian telah lebih dulu menunggu kaisar di sana, mereka dengan bersemangat ingin menyaksikan reaksi kaisar. Yuan Shi menoleh ke arah Ibu Suri dan Wu Zetian dengan dingin kemudian melewati mereka tanpa sapaan.
Di dalam istana dingin, tidak ada hal aneh yang mengarah kepenggunaan ilmu sihir sehingga Yuan Shi merasa lega. Kemudian Ibu Suri berjalan mendekat ke arah Yuan Shi dan mulai menghasut pria itu. "Kenapa kaisar tidak mencarinya di kediaman kaisar? Rumor mengatakan ratu telah menaruh mantra pemikat agar menyihir kaisar untuk patuh padanya."
__ADS_1
"Ibu suri masih saja percaya pada rumor seperti itu, Qing 'Er selalu membantuku akhir-akhir ini jadi pantaslah aku untuk mengabulkan semua keinginannya dan memanjakannya." Yuan Shi tersenyum manis ke arah Liu Qing yang masih tidak banyak bicara.
"Orang di luar pasti menunggu hasilnya, tapi kaisar seolah menghalangi orang lain untuk membongkar kedok Ratu Qing. Secinta apapun kaisar padanya, tetap harus mengikuti aturan kerajaan. Hanya dengan memeriksa seluruh istana kita bisa mengetahui rumor itu benar atau tidak," jawab Ibu Suri.
"Baiklah, aku sangat percaya pada ratuku. Jadi terserah saja jika Ibu Suri ingin melakukan pemeriksaan ke seluruh istana!" jawab kaisar pada Ibu Suri.
Qing 'Er sudah menduga dengan melihat Ibu Suri yang menggebu untuk menemukan bukti yang seharusnya tidak ada, pasti ada jebakan yang telah disiapkan untuknya. Namun kali ini, dia belum mau bersusah payah untuk membuktikan bahwa dirinya tidak bersalah, dia terlalu menghabiskan banyak tenaga akhir-akhir ini jadi dia hanya akan melihatnya sampai batas kesabarannya habis.
"Membuang-buang waktuku saja!" kata Qing 'Er sembari melirik tajam le arah Ibu Suri dan Wu Zetian dan melewati mereka.
Wu Zetian dan Ibu Suri membelalak atas sikap tidak sopan yang diperlihatkan Qing 'Er pada mereka, membuat Ibu Suri semakin di ujung kesabarannya. Setelah para prajurit menggeledah seluruh istana atas perintah ibu suri, mereka pun menemukan secarik mantra pemikat di dalam kamar kaisar, semua orang nampak terkejut namun Qing 'Er masih terlihat santai dan acuh tak acuh.
"Kaisar Yuan Shi harus menghukum ratu dengan adil, kaisar tahu bahwa siapapun tidak boleh menggunakan sihir di dalam istana! Karena mantra ini kaisar menjadi tidak kompeten dalam mengambil keputusan. Selir Wu yang selama ini menemani kaisar menjadi kesayangan kaisar bahkan tidak pernah mendapat hadiah apapun dari kaisar!" kata Ibu Suri dengan terperinci.
Semua orang yang menyaksikan, pejabat hukum, penasihat kerajaan kemudian para selir di belakang mulai bergunjing tentang ratu dan setuju ada ucapan Ibu Suri. Semua orang yakin perubahan sikap kaisar pada ratu itu disebabkan oleh mantra yang telah disembunyikan di dalam kamar kaisar.
"Pantas saja ratu amat disayang kaisar akhir-akhir ini," kata mereka semua.
"Tidak bisakah kalian diam? Ini belum tentu milik ratu, namun kalian semua sudah berani memojokkannya!" geram Yuan Shi.
__ADS_1
"Sayangnya kami memiliki saksi," kata Wu Zetian yang menoleh ke arah pelayannya.
"Salam pada kaisar, hamba yakin bahwa ratu pasti mendapatkan mantra itu dari Pangeran Beiming yang terkenal sebagai ahli sihir, itulah mengapa hubungan ratu dan Pangeran Beiming terlihat cukup dekat bahkan sampai membuat janji temu diam-diam di rumah hiburan saat acara kekaisaran waktu itu." ucap pelayan pribadi Wu Zetian sembari bersimpuh.
"Prajurit, kenapa orang ini masih ada di sini? Omong kosong apa yang sedang dia katakan!" Yuan Shi dipenuhi amarah yang membara menatap tajam pelayan yang ada di depannya.
Suasananya semakin tegang ketika semua orang mulai membicarakan rumor mengenai perselingkuhan Qing 'Er dan Yun Shan. Bahkan rumor di rumah hiburan ikut terendus oleh orang-orang istana. Rasanya Yuan Shi begitu lelah, baru saja menapakan kakinya di istana ia sudah di hadapkan dengan perkara besar semacam ini. Tapi Qing 'Er masih ingin tahu sampai mana jebakan para bedebah itu akan membawanya.
"Nona, belalah dirimu sendiri! Lihat, semua orang akan melahapmu jika kamu diam saja," ucap Nemo penuh khawatir.
"Aku masih menikmati pertunjukannya dan tidak akan bertindak, kecuali mereka mengaitkan orang yang tidak bersalah pada masalah ini." Qing 'Er melipat tangannya di depan dada, kemudian menatap Ibu Suri dengan dingin ia pun mengambil langkah maju ke depan kaisar menatap semua orang yang kini melihatnya dengan penuh kebencian.
"Semuanya hanya berdasarkan katanya dan katanya, semua orang percaya dengan rumor negatif tentang diriku tapi tidak percaya dengan rumor baik tentangku. Jadi masalah ini aku tidak akan banyak berkomentar dan mengelak, karena percuma membela diri jika tujuan kalian memang ingin menjatuhkanku." Qing 'Er kemudian berbalik dan menoleh ke arah Yuan Shi. "Masalah ini, kuserahkan semuanya pada kaisar!"
Qing 'Er memberi hormat kemudian melenggang pergi meninggalkan semua orang dan Yuan Shi yang masih terdiam tidak banyak berkomentar. Semua orang riuh memaksa kaisar untuk menyelidiki ini lebih lanjut, Yuan Shi hanya bisa mengabulkan dan tidak tahu harus bagaimana lagi, namun dia percaya bahwa Qing 'Er tidak akan melakukannya.
Ibu Suri dan Wu Zetian tersenyum puas kemudian segera meminta orang untuk menjemput paksa Yun Shan ke Istana Qianqing agar dapat segera menginterogasi pria itu.
Di dalam istana dingin, Qing 'Er sedikit merasa masalah ini akan lebih berat dari sebelumnya terlebih Ibu Suri langsung turun tangan untuk menjebaknya. Jadi, dia meminta bantuan Nemo untuk memberinya alat-alat yang dapat digunakan untuk keluar dari situasi saat ini.
__ADS_1