Realita Cinta

Realita Cinta
Bima Sena Atmadja


__ADS_3

"selamat pagi ndan....mbak ini tidak memiliki SIM, jadi terpaksa harus saya beri surat tilang" kata polisi tersebut sambil memberi hormat pada polisi yang baru datang tersebut.


Aku tak terlalu memperhatikannya, karena selain dia memakai topi, wajahnya juga sebagian besar tertutup oleh masker.


Bima Pov.


Aku menghampiri salah satu rekanku yang sedang memeriksa seorang pengendara wanita dengan sepeda motornya yang terlihat masih baru.


"sepertinya dia kena tilang" gumamku.


"selamat pagi ndan....mbak ini tidak memiliki SIM, jadi terpaksa harus saya beri surat tilang" kata rekanku setelah melihat kedatanganku.


Akupun mengangguk ramah pada wanita di hadapanku ini, tapi rasa rasanya aku mengenal wajahnya, dia tampak cuek meski aku berusaha melihat wajahnya dengan intens.


Beberapa menit berusaha mengingat, akhirnya aku ingat jika dia adalah wanita yang bersama dengan tama tempo hari di alun alun. siapa namanya?? echy kalau tidak salah.


Dia pasti tidak mengenaliku, oleh sebab itu dia cuek cuek saja, pikirku.


Setelah selesai urusannya, aku akan berusaha menyapanya, batinku.


End Pov.


Setelah mendapat surat tilang, aku bergegas menyalakan mesin motorku, tapi setelah polisi yang menilangku berlalu pergi, giliran polisi bermasker itu yang memghampiriku.


Aku mematikan mesin motorku lagi,


"ada apa lagi ya pak?" tanyaku sambil membuka kembali kaca helmku.


"beneran echy ya? chy... kamu masih inget sama saya?" kata polisi bermasker itu.


"iyaa... siapa ya?" tanyaku berusaha mengenali wajahnya.


"saya bima, temannya tama yang tempo hari ketemu di alun alun" jawabnya sambil membuka masker yang menutupi sebagian besar wajahnya.


"ohhhh iya iya... aku inget kok" jawabku dengan tersenyum setelah mengenalinya.


" saya bisa minta no hape kamu?biar nanti saya bantu urus STNK kamu yang kena tilang" katanya dengan ramah.


Tanpa pikir panjang, aku memberikannya nomor hapeku, aku bisa telat kalau lama lama disini, batinku.


Setelah menulis nomor hapeku pada secarik kertas dan memberikannya kepada bima, aku pamit pada bima.


"bim, aku pergi dulu ya?aku ga mau apes dua kali, abis kena tilang, masak iya harus telat ngantor juga" kataku sambil menyalakan mesin motorku.


Bima hanya mengangguk dan tersenyum mempersilahkan aku jalan.


Hatiku kembang kempis, bertemu dengan bima lagi.. sepagi ini dia sudah bertugas di jalanan, membuatnya semakin terlihat gagah...arghh......jeritku dalam hati, kenapa aku jadi senang begini,, batinku tak henti hentinya berceloteh sendiri.


"haduh bukkkk, hampir telat lagiiii...buruan kurang 5 menit" kata tama yang melihatku baru datang.


Aku langsung berlari dan absen,


"Alhamdulillah, untung masih keburu... jadi ga telat" gumamku.


"sudah ada motor masih telat juga" ledek tama.


"apes aku tam, pagi pagi udah kena tilang" kataku sambil mendudukkan diri di kursi kerjaku.

__ADS_1


"hah?? kok bisa?" sahutnya.


" ya bisa lah, pagi pagi kan emang sering ada razia, aku belom punya SIM, jadi kena tilang deh" jawabku memberengut kesal.


"eh tapi tadi aku ketemu temen kamu, si bima.. dia juga lagi tugas" lanjutku dengan mengganti mimik wajahku, jadi sumringah.


"oh yaaa? teruus kamu ga jadi di tilang?" tanya tama penasaran karena melihat mimik wajahku berubah setelah menyebut nama bima.


" ya jadi lah... tapi katanya bima mau bantu aku ngurus STNKku yang di tahan" jawabku.


"syukur deh, ga bakal ribet urusannya kalo bima bisa bantu" kata tama lagi.


"oh emangnya seribet itu ya kalo kita ngurus sendiri?" tanyaku lagi pada tama, aku masih awam dengan masalah motor dan ***** bengeknya.


" yaaa ribet, lebih gampang kalo ada orang dalemnya" jawab tama kemudian.


************


"assalamualaikum chy, ini nomor saya, bima"


begitulah isi sms yang baru saja aku buka, smsnya sudah masuk beberapa jam yang lalu, tapi sepulang kantor aku langsung mandi karena gerah jadi aku tak langsung membuka hapeku meski aku tau ada sms masuk.


"waalaikumsalam, oke, aku save ya" balasku dengan singkat, karena memang aku tak tahu harus membalas apa.


Tak lama, sms balasanpun masuk,


"oke.. jangan sampe lupa di save ya, supaya saya bisa telepon. karena kata tama kamu ga pernah mau terima telepon dari nomor baru yang ga tercantum di phone book hapemu" balas bima.


"wehhhh, tama udah ngegosip aja ya.. hahaha, iya aku males terima telepon dari nomor ga di kenal, trauma" balasku


"trauma? kenapa? saya boleh tau ga?" balasnya, balasan yang sangat cepat menurutku.


"owhh.... jadi gitu ceritanya, hihi... maaf ya saya ketawa, habisnya kamu lucu" isi sms balasan dari bima.


Ber sms ria dengan bima, sampai lupa waktu hingga tanpa terasa hari sudah larut, akupun mengakhiri sms riaku dan pergi tidur karena besok harus kerja lagi.


*************


Seminggu setelah di tilang, hari ini, bima menyuruhku menghadiri sidang untuk mengambil STNK ku yang ditahan, bener bener proses yang panjang, pake sidang segala, batinku.


"hallo, assalamualaikum, chy, saya tunggu kamu di depan gerbang ya" kata bima lewat sambungan telepon.


"waalaikumsalam bim, ya udah, ntar lagi berangkat nih" jawabku lalu segera mengakhiri panggilan teleponnya.


Aku hari ini cuti karena harus menghadiri sidang, setelah siap siap, akupun berangkat ke pengadilan.


Sesampainya di pengadilan, tampak di depan gerbang bima sedang berdiri sambil melambaikan tangannya ke arahku.


Akupun memarkir sepedaku dan menghampiri bima, sedikit dag dig dug sih, lebih tepatnya grogi, bertemu dengan bima lagi.


"udah tadi ya nungguin" kataku basa basi.


" ga kok, baru aja, sidangnya juga belom mulai" jawab bima sambil tersenyum manis.


dia bilang baru aja, padahal tadi dia bilang mau nunggu di gerbang pas aku masih dirumah, kataku dalam hati.


"oh ya, ke kantin dulu kali ya, sidangnya juga kurang setengah jam lagi kayaknya bakal mulai" kata bima menjelaskan.

__ADS_1


Aku hanya mengangguk, mengiyakan ajakan bima, aku masih grogiiiiiiiiiii sekali berhadapan dengan bima apalagi sekarang hanya berdua saja.


" kamu mau minum apa?" tanya bima setelah kami duduk di kantin.


"teh anget juga boleh" jawabku.


Bima memesan teh hangat untukku dan kopi susu untuk dirinya sendiri.


"kamu kesini sendiri?" tanya bima.


"sama temen." jawabku sambil pura pura sibuk dengan hapeku.


"temen? mana?" tanya bima lagi, wajahnya nampak bingung.


"loh emangnya kamu ga lihat tadi aku boncengan" sahutku sambil nyengir kuda.


" enggak, saya ga lihat kamu boncengan sama siapa siapa" jawab bima, masih dengan wajahnya yang heran.


"jadi beneran kamu ga liat?" tanyaku lagi.


"iya saya ga liat siapa siapa tadi, emangnya temen kamu siapa?" kata bima.


" jelaslah ga lihat... aku boncengin kuntilanak..... hahahahahha " jawabku sambil tertawa lepas.


Bima pun ikut tertawa mendengar jawabanku.


"wahhh aku di kerjain ternyata...." katanya lalu tertawa lagi.


"katanya takut sama kuntilanak, kok malah di boncengin" lanjutnya kemudian.


kamipun tertawa bersama, melanjutkan perbincangan seru sampai acara sidang di mulai.


*********"*


Sidangpun selesai, aku sudah mendapatkan kembali STNK ku....


"mumpung kamu cuti, mau saya antar buat SIM ga?" kata bima menawarkan.


"beneran? bisa sekarang?" tanyaku antusias.


" insyaAllah bisa" jawab bima.


" ya udah, ayo berangkat sekarang" kataku bersemangat. aku memang berencana membuat SIM, tapi tak menyangka bisa di urus hari ini juga, benar benar cuti yang bermanfaat, cutiku kali ini.pikirku.


" saya antar kamu pulang dulu ya, taruh sepeda kamu di rumah, biar saya antar pakai mobil saya aja, gimana?" kata bima dengan hati hati.


" oh gitu, tapi ngrepotin kamu ga? kamu ga dinas sekarang?" tanyaku padanya.


"saya juga lagi ambil cuti" jawabnya.


Pantas saja dia tak berseragam seperti yang pernah aku lihat sebelumnya, ternyata dia sedang cuti juga.


"kok bisa samaan ya cutinya" kataku dengan polosnya.


" karena saya tau kalo hari ini kamu cuti, jadi saya cuti juga buat nemenin kamu sidang" jawab bima.


blussh....... buh hatiku, hatiku serasa terbang....bima cuti juga setelah tau aku cuti, apa maksudnya ini... blushh... blushhh.. aku tersipu malu menerka nerka sendiri arti semua ini.

__ADS_1


*ga bosen bosen author minta like dan votenya.. dibantu ya readerss....


__ADS_2