Sang Pangeran Kampus

Sang Pangeran Kampus
Polisi Cantik


__ADS_3

Salah satu pria besar yang memegang foto melangkah maju sambil membuka pintu pagar , Dylan yang sedari tadi berdiri di balik pintu pagar segera menghentikannya dengan memegang pergelangan tangan pria tersebut


dengan kedua tangan lalu memelintirnya agar terlepas dari pintu pagar, Namun yang Terjadi justru sebaliknya .


Dylan berteriak kesakitan sambil memaki Pria


itu dengan kata-kata kotor lalu berteriak minta tolong. Dedy , Adi ,dan Tony berhamburan keluar dari dalam kost rumah dan langsung menyerang pria yang telah membuat Dylan


tak berdaya.


Melihat adanya bahaya lain yang datang menyerang, pria ini langsung mendaratkan sebuah tendangan ke perut Dylan membuat


tubuh Dylan terlempar beberapa meter ke depan hingga menimpa tubuh Dedy, Adi , dan


Tony .


Sebelum mereka berempat bangkit lagi


untuk bertarung, ketiga pria besar itu kini


sudah berdiri di depan mereka.


Mereka baru menyadari bahwa ketiga pria ini


bukan hanya besar dan sangar, tetapi mereka semua adalah seorang ahli.


Sementara Boy yang melihat kekuatan yang


tidak seimbang , segera mengambil sebuah kain lalu digunakan sebagai


topeng untuk menyembunyikan identitasnya.


kemudian mendekati Anggy yang terlihat keheranan melihat tingkah Boy. Selanjutnya berbisik ke telinga Anggy


" Apapun yang terjadi jangan keluar dari sini , saya akan segera kembali ". Jelas Boy .


Anggy hanya bisa mengangguk.


Sementara itu Dylan dan kawan-kawan telah


berhasil dilumpuhkan oleh ketika pria tersebut hanya dengan beberapa jurus.


Dylan dan kawan-kawan telah babak belur, Bahkan mereka kini hanya bisa merangkak


sambil menahan sakit dan tidak bisa bangkit


lagi.


Ketiga pria besar ini segera melangkah ke


sebuah garasi mobil yang letaknya di samping rumah kost yang berisi beberapa motor .


Namun sebelum mereka masuk ke dalam garasi mereka di kejutkan oleh sesosok bayangan hitam berkelebat begitu cepat di hadapan mereka hingga nyaris tak terlihat oleh mata telanjang.


Setelah beberapa detik , salah satu dari ketiga pria ini langsung ambruk dan tidak sadarkan diri.


Kejadian ini membuat ke dua rekannya terkejut


dan saling pandang seakan-akan tak percaya dengan apa yang mereka saksikan.


" Siapa kamu ? kenapa kamu ikut campur urusan kami ? Cepat tunjukkan dirimu " tanya salah satu pria tersebut.


Namun lagi-lagi sosok tersebut kembali berkelebat tetapi kali ini langsung melakukan penyerangan kepada salah satu pria tersebut.

__ADS_1


Karena kecepatan gerakan sosok tersebut, pria


yang menjadi sasaran tidak dapat mengelak , Dan dia hanya bisa menangkis serangan tersebut


" Krakkk ...."


Terdengar suara benturan keras disertai suara


pekikan dan dibarengi terlemparnya sosok


pria tersebut kebelakang sekitar delapan meter


hingga muntah darah dan langsung pingsan.


Kembali serangan yang misterius ini membuat


satu orang pria yang tersisa tidak bisa menyembunyikan ketakutannya. Dengan cepat dia mengambil langkah seribu dengan mengendarai mobil Monster tanpa menghiraukan kedua temannya yang tidak sadarkan diri.


Sementara Dylan ,Dedy ,Adi ,dan Tony yang masih kesakitan dan sedari tadi juga menyaksikan kejadian misterius tersebut,


Bertanya-tanya siapa sebenarnya sosok


misterius yang membantu mereka ?.


Setelah beberapa saat , terlihat Boy berlari


dari dalam rumah menuju ke arah mereka lalu


berkata


" Apakah kalian baik-baik saja ? Siapa mereka ?


tanya Boy berlagak tidak tahu apa-apa.


tanya Tony dengan nada jengkel sambil memegangi matanya yang bengkak terkena pukulan .


" Maaf... saya sangat takut, makanya saya tidak berani membantu ". Jawab Boy merendah.


" Boy , sepertinya mereka itu adalah orang suruhan dari keluarga Anggy ". ujar Dylan sambil menahan rasa sakit .


" Kenapa kamu bisa mengatakan demikian ?


tanya Boy pura-pura tidak tahu.


" Mereka bersikeras untuk melihat dan membandingkan antara motor yang ada di foto


yang mereka bawa dengan motor kita yang ada di garasi" lanjut Dylan menjelaskan.


" Tetapi kenapa pria besar itu lari ketakutan ? tanya Boy .


" Kami pun tidak tahu apa yang terjadi sebenarnya , kami cuma bisa menyaksikan kedua rekan dari pria tersebut terjatuh dan tidak sadarkan diri tanpa ada orang yang


menyentuhnya. Mungkin itulah yang membuatnya lari ketakutan" jawab Dedi yang juga meringis menahan sakit .


" Sepertinya ada seseorang yang membantu


kita menyelamatkan Anggy. Namun dia tidak


ingin identitasnya ketahuan, makanya dia melakukannya secara sembunyi-sembunyi karena sewaktu kita melepaskannya dari belenggu Ayahnya di rumahnya, hal Aneh pun


terjadi ketika kedua petugas keamanan terdiam


dan tidak bisa berbuat apa-apa " jelas Boy menerangkan.

__ADS_1


" Saya sudah menghubungi polisi untuk menyelesaikan masalah ini, sebentar lagi mereka akan datang " Ujar Boy.


Tidak berselang lama , suara sirine mobil polisi


terdengar mendekat. keadaan disekitar seketika menjadi ramai. Seorang polisi wanita yang berparas cantik turun dari mobil patroli dan langsung mengarahkan polisi lainnya untuk melakukan tugas mereka masing-masing.


Sepertinya polisi wanita ini adalah pemimpin operasi. Dia masih muda dan memiliki paras yang sangat cantik apalagi di balut dengan seragam polisinya membuatnya terlihat sangat


angin dan berwibawa.


" Lapor kapten , semuanya sudah di amankan "


kata salah seorang polisi yang datang menghadap. lalu bergegas pergi.


Setelah mendapat laporan , Polisi wanita ini terlihat mewawancarai Dylan dan yang lainnya


setelah mendapatkan perawatan medis di sebuah mobil Ambulans.Sedangkan ke dua pria besar tadi sudah di borgol dan sudah dalam keadaan sadar .


Terlihat Dede menunjuk ke arah Boy ketika


dia diinterogasi oleh polisi cantik itu. Tak lama kemudian polisi cantik tersebut melangkah


mendekati Boy yang tengah berbincang dengan seorang wanita yang tak lain adalah Tante Mia.


"" Selamat siang mas dan nona " sapa polisi cantik ini sambil memberi hormat .


" Siang " Jawab Boy dan Tante Mia barengan.


" Apakah anda yang bernama Boy ? " tanya polisi cantik ini sambil tersenyum.


" Benar , saya Boy " jawab Boy datar


" perkenalkan nama saya Kapten Saras , Saya sebagai penanggung jawab dalam kejadian ini ". Ujar polisi cantik tersebut .


" Kami harap anda ikut ke kantor untuk di mintai keterangan ". kata Kapten Saras tegas.


* * *


Setelah berada di kantor polisi , Boy bersama dengan Dylan di interogasi dalam sebuah ruangan khusus. Boy dan Dylan segera menjelaskan semua kejadian yang baru saja


terjadi tadi.


Tidak beberapa lama kemudian akhirnya mereka di izinkan untuk pulang. Kapten Saras


sebagai kepala badan kriminal berterima kasih


kepada Boy dan Dylan sambil berjabat tangan.


Jam sudah menunjukkan pukul 12.00 . Boy dan


Dedy terlebih dahulu singgah di sebuah warung makan untuk mengisi perut yang sudah keroncongan.


Mereka tidak lupa membeli beberapa bungkus


nasi untuk di berikan kepada teman-teman mereka yang ada di rumah kost.


Dalam perjalanan pulang di setiap sudut dan persimpangan jalan nampak terlihat beberapa petugas kepolisian berjaga dan sesekali menghentikan kendaraan yang mencurigakan.


Sepertinya Kapten Saras telah memerintahkan


setiap jajarannya agar menyelidiki dan mencari


salah seorang pria yang melarikan diri dari kejadian yang baru saja terjadi beberapa saat yt lalu .

__ADS_1


__ADS_2