
Tanpa pikir panjang salah seorang pria besar tersebut membuka semua pakaian yang dikenakannya lalu naik ke atas ranjang .
Sementara rekan pria tersebut yang berdiri di samping ranjang hanya tersenyum pahit menunggu giliran untuk menyalurkan hasratnya
yang nyaris memuncak sampai ke ubun-ubun .
Sementara gadis yang sedang tak berdaya tersebut meronta-ronta dan berusaha melepas
sumbatan kain yang ada di mulutnya sebagai upaya terakhir untuk keluar dari situasi yang sedang menimpanya saat ini.
Dia ketakutan sambil menangis meratapi nasibnya ketika salah seorang pria besar yang sudah berada di atas ranjang sudah mulai melucuti pakaian yang menutupi tubuh
moleknya .
Dalam sekejap saja tubuh gadis itu kini hanya dibalut oleh bra serta ****** ***** berwarna
merah menyala sehingga membuat pria yang melucuti pakaiannya semakin bernafsu untuk menuntaskan hasratnya .
Namun sebelum pria itu menjamah serta menindih tubuh gadis tersebut , terdengar suara hantaman benda yang sangat keras
" Brakkk..."
Bersamaan dengan itu daun pintu kamar tersebut terbang melayang dengan cepat ke arah pria yang sedang berdiri menonton aksi rekannya .
Karena fokus perhatiannya tertuju ke arah tubuh molek gadis yang menggiurkan , pria tersebut tidak dapat menghindar dan akhirnya
" Krak ..."
Tubuh pria tersebut tersapu pintu kamar tersebut dan tubuhnya ikut melayang hingga kemudian menghantam dinding yang ada di sudut ruangan
." Bruk"
Terdengar suara gemuruh dari pintu kamar yang hancur berantakan yang di sertai suara jerit kesakitan yang memekakkan telinga
" Akhr ..."
Tubuh pria tersebut jatuh tersungkur dan tidak sadarkan diri di atas serpihan kayu pintu kamar yang telah hancur berantakan .
Sementara pria yang sedang menindih tubuh gadis tersebut sangat terkejut melihat rekannya
ambruk hanya dengan satu serangan .
Pria tersebut langsung melompat turun dari atas ranjang kemudian memasang kuda-kuda
sambil mengarahkan pandangannya ke seluruh
ruang yang ada di dalam kamar .
Namun dia tidak melihat sosok yang melakukan penyerangan tersebut selain sosok gadis yang ingin dinikmatinya tadi .
***** birahi pria tersebut kini telah sirna berganti dengan perasaan cemas . Dia sadar bahwa sosok yang akan dia hadapi kali ini
adalah seseorang yang mempunyai keahlian dan tenaga dalam tingkat tinggi .
Dia segera memakai pakaiannya dengan cepat
lalu memeriksa keadaan rekannya yang sudah tidak bergerak sedikitpun .
__ADS_1
" Apa ....." pria itu tersentak kaget dengan mata terbelalak , setelah memeriksa denyut nadi
rekannya yang sudah tidak berdenyut lagi yang menandakan bahwa rekannya sudah tewas .
Tiba-tiba tubuh pria itu bergetar hebat , otot-otot lengan serta tubuhnya menegang , keringatnya bercucuran yang menandakan bahwa dia tengah memfokuskan tenaga dalamnya ke satu titik .
Kemudian pria itu berteriak
" Ayo keluar pengecut dan hadapi aku , jangan
cuma berani menyerang sambil bersembunyi "
kata pria besar itu dengan penuh kemarahan
sambil menggerak-gerakkan rahangnya .
Setelah pria itu selesai mengucapkan kalimatnya , Nampak sesosok bayangan hitam berkelebat dengan sangat cepat masuk ke dalam kamar tersebut dan tepat berhenti persis di hadapan pria besar tersebut .
Awalnya pria besar itu ragu untuk melawan sosok bayangan tersebut setelah melihat pergerakannya barusan yang menggunakan
ilmu dan tenaga dalam tingkat satu.
Namun rupanya pria tersebut bukanlah pria yang mudah menyerah sebelum bertarung .
Sepertinya dia juga sangat yakin akan kemampuannya .
Makanya pada saat sosok bayangan hitam
berhenti di hadapannya . tanpa membuang
kesempatan emas , pria itu langsung
mengenai tempat yang kosong .
Dengan geram pria itu kembali menyerang dengan jurusnya, namun kali ini dengan menggunakan kakinya ke arah kepala bayangan hitam tersebut, namun lagi-lagi hanya mengenai angin .
Setelah beberapa jurus berlalu, akhirnya sosok bayangan hitam kali ini tidak lagi menghindar akan tetapi berbalik menyerang hingga dengan
satu serangan saja
" Akr..."
Terdengar suara pekikan disertai terlemparnya
tubuh pria besar tersebut ke dinding dengan sangat keras hingga mengakibatkan beberapa tulangnya patah serta guncangan yang cukup dahsyat dalam ruangan tersebut.
Pria besar itupun ambruk ke lantai dan tidak sadarkan diri lagi , sementara gadis yang menyaksikan kejadian tersebut sangat bahagia
melihat dua orang pria yang menyekapnya sudah di kalahkan .
Namun gadis itu masih merasa ketakutan
karena dia belum tahu siapa sosok yang telah menolongnya tersebut,
" apakah dia orang yang baik ? ataukah dia juga orang jahat yang merupakan musuh dari kedua pria besar tersebut ? ". pikir gadis tersebut .
Sosok bayangan hitam tersebut yang tak lain adalah Boy , tampak tercengang ketika melihat wajah gadis yang sedang terikat tanpa busana tersebut .
__ADS_1
Gadis cantik itu tidak lain adalah Mila , teman Boy saat masih duduk di bangku sekolah menengah atas dahulu di kampung halaman .
Karena identitasnya tidak mau sampai di ketahui oleh Mila , Boy segera menutup wajahnya dengan masker yang selalu dipakainya ketika berkendara motor .
Boy berjalan mendekati Mila yang masih
terikat di atas ranjang , lalu menggerakkan tangannya ke bagian kaki Mila yang terikat .
Serta merta Mila kembali meronta-ronta
sambil berbicara tidak jelas akibat mulutnya
yang masih di tutup dengan kain .
Dia menyangka bahwa sosok yang telah
melumpuhkan kedua pria yang telah
menyekapnya akan melakukan hal yang sama
terhadap dirinya .
Namun seketika anggapan gadis tersebut sirna
ketika boy menutupi tubuhnya dengan kain sprei ranjang tersebut kemudian melepaskan ikatan tangan dan kakinya .
Gadis itu pun segera mengenakan pakaiannya yang sudah terkoyak dan compang-camping
namun masih bisa di pakai untuk menutupi tubuhnya .
Tidak lupa gadis itu berucap
" Terima kasih atas bantuannya .kalau tidak ada anda. , Mungkin saya sudah mati "
" Ya , sama-sama , tetapi saya sarankan kamu segera tinggalkan tempat ini " kata Boy sambil menyamarkan suarax agar tidak diketahui oleh Mila . Kemudian dia berkelebat pergi .
Mila yang melihat kemampuan pria misterius tersebut hanya bisa berdecak kagum dan berharap suatu hari nanti dia bisa bertemu
kembali dengan pria tersebut dan menjadikannya sebagai pendamping hidupnya.
Teringat perkataan pria misterius tersebut , Mila segera berjalan keluar meninggalkan rumah kosong tersebut.
Setelah berada di lorong , Mila dengan cepat berlari menuju Gang agar bisa pulang secepatnya dan melupakan semua kejadian buruk yang telah menimpanya hari ini
Sebelum tiba di persimpangan lorong dan gang sebuah motor yang dikendarai seorang pria melintas di gang lalu melewati lorong di mana Mila berlari .
Secara refleks Mila berteriak meminta tolong
kepada pengendara tersebut .
Awalnya Mila kecewa karena pengendara tersebut sudah melewati lorong tanpa menoleh
kearahnya.
Namun alangkah bahagianya ketika Mila melihat pengendara tersebut muncul di
persimpangan Gang dan lorong yang dilaluinya lalu memarkir motornya .
__ADS_1
Dan ketika Mila Sudah mendekat dan dapat melihat wajah pengendara tersebut dengan jelas , Seketika mata Mila terbelalak ketika mengetahui bahwa pengendara motor tersebut
adalah si Boy , teman sekolahnya semasa masih duduk di bangku sekolah menengah atas dan juga merupakan pria idamannya .