
Tante Mia langsung mengamati setiap sudut kamar VIP dan begitu takjub akan kemewahan
ruangan tersebut . Boy hanya mengikuti setiap langkah Tante Mia tanpa memberitahukan kejadian yang baru saja dia lihat .
Setelah lelah berkeliling , Tante Mia merebahkan dirinya di atas ranjang mewah yang sangat empuk dan nyaman. Sedangkan
Boy masih berdiri di jendela melihat pemandangan sekitar yang sangat indah dari puncak gedung.
Tante Mia yang melihat Boy masih berdiri di sana segera memintanya untuk beristirahat .
Boy yang mendengar ajakan Tante Mia kemudian melangkah kesebuah sofa yang
cukup panjang lapang untuk merebahkan tubuh nya.
Terlihat Tante Mia tersentak kaget, karena secara tiba-tiba terlintas kembali dipikirannya
saat dia melihat benda milik boy yang membuatnya terpukau.
Bahkan sempat berfantasi tentang hal tersebut
hingga membuatnya merasa nikmat ." apakah
yang menjadi fantasinya saat itu akan menjadi
kenyataan ?" tanyanya dalam hati.
Apalagi sekarang mereka berdua berada dalam
satu kamar yang sama. Mungkinkah ini memang sudah di takdirkan ? karena semua terjadi tanpa direncanakan.
"Kesempatan seperti ini tidak akan terjadi dua kali ", pikir Tante Mia dalam hati. Sepertinya saat ini dia memiliki perasaan suka dengan Boy.
Melihat boy yang terbaring diatas sofa mewah
yang terletak di sudut ruangan. Tante Mia
meraih sebuah handuk di sebuah meja kecil di dekat kamar mandi. setelah itu melangkah masuk ke kamar mandi.
Selang beberapa saat , Tante Mia keluar dari kamar mandi dan hanya mengenakan handuk
untuk menutupi tubuh mulusnya.
Boy yang masih Terbaring belum menyadari akan hal itu , tetapi ketika Tante Mia mendekatinya , Boy terkejut dengan mata terbelalak ketika melihat Tante Mia.
Karena ukuran gunung kembarnya cukup besar sehingga Handuk putih yang dikenakan Tante Mia tidak cukup untuk menutupi tubuh bagian bawahnya hingga sedikit tersingkap.
Apalagi posisi boy yang masih dalam
keadaan berbaring dan begitu dekat sehingga mata Boy dapat dengan jelas melihat pakaian dalam Tante Mia yang berwarna merah hingga begitu kontras dengan warna kulitnya yang putih bersih.
Boy tertegun sesaat, namun kemudian Boy buru-buru berdiri karena takut Tante Mia marah.
Melihat tingkah Boy seperti orang bego , Tante
Mia justru tertawa geli , lalu berkata
" kamu kenapa sayang ? kenapa kamu ketakutan ? Apakah kamu belum pernah melihat yang seperti ini ?" tanya Tante Mia bertubi-tubi lalu mendorong tubuh Boy sehingga jatuh terbaring di sofa.
Dan Sebelum Boy sempat bangkit lagi , Tante Mia kembali menerjangnya hingga kini posisi
tubuh Tante Mia menindih tubuhnya .
__ADS_1
Boy yang tidak menduga mendapat perlakuan seperti ini, kemudian bertanya
" A..a..apa yang Tante lakukan ? ucapnya terbata-bata.
" Jangan takut Boy ! Hari ini aku adalah milikmu sepenuhnya karena saat ini saya
adalah istrimu, jadi kamu berhak melakukan
apa saja kepada tubuhku " Ujar Tante Mia
" Tetapi saya cuma suami bohongan Tante ? "
sahut Boy selanjutnya. Akan tetapi Tante Mia
yang telah dirasuki setan langsung
mengulum bibir Boy .
Boy kelabakan dan tidak bisa mencegahnya, Sambil melepaskan handuknya Tante Mia terus beraksi Bagaikan singa betina yang sedang kelaparan.
Tetapi sebelum Tante Mia bertindak lebih jauh,
Boy membalikkan tubuh Tante Mia sehingga posisi Boy sekarang berada diatas menindih tubuh Tante Mia yang molek.
Tindakan Boy justru membuat Tante Mia tersenyum bahagia karena merasa Boy sudah melakukan perlawanan dan menurutnya bahwa setan juga sudah menguasai Boy.
Tetapi apa yang dipikirkan Tante Mia ternyata salah. Justru Boy Mia sambil memegang dan menekan kedua tangannya kesamping sehingga Tante Mia hanya bisa meronta-ronta menggerakkan kaki dan kepalanya.
Kemudian Boy berkata dengan lembut
" Sayang... sayang..sayang..., ada apa denganmu ? ". sambil menguncang-guncang tubuh Tante Mia.
Namun tiba-tiba Tante Mia menangis tersedu-sedu sambil meraih handuk putih
moleknya lalu berkata
" Apakah saya sudah tua Boy ? apakah tubuhku
tidak menarik bagimu ? ". ujar Tante Mia lirih.
" Maafkan saya , Tante sangat cantik dan sangat menawan. pria sangat bodoh kalau sampai menolak Tante". jawab Boy coba menghibur.
" Berarti kamu bodoh karena menolak saya" ujar Tante Mia dengan agak kesal.
" Mungkin Tante, tetapi saya menolak karena saya sangat menghargai dan menghormati Tante. Tante sudah banyak membantu saya,
karena itu saya tidak ingin menyakiti Tante". kata boy dengan bijak.
Mendengar semua yang di utarakan Boy , membuat Tante Mia lebih tenang.
"Maafkan saya karena sudah memperlakukan kamu seperti tadi ".ujar Tante Mia.
" Tante disini saja istirahat, biar saya balik ke kosan saja Tante". ujar Boy seraya bangkit dari atas tubuh Tante Mia.
" Tunggu saya Boy , saya juga ingin balik ke rumah " sahut Tante Mia sambil melangkah ke kamar mandi untuk memakai gaunnya.
Mereka pulang bersama. Dalam perjalanan Boy
akhirnya bertanya
" Mohon maaf klo saya lancang Tante , Tapi ada hubungan apa Tante dengan Pak Bambang Pratama ". Tanya Boy mengernyitkan kening sambil menunggu jawaban.
__ADS_1
Tante Mia tersentak kaget mendengar pertanyaan Boy , Dia berusaha tenang agar Boy tidak curiga.
Lalu Tante Mia menjawab
" Dulu saya pernah bekerja di salah satu perusahaan yang dia miliki sebagai sekertaris dan jatuh cinta kepadaku tetapi saya menolak cintanya. Semua usaha dilakukan agar dia bisa memilikiku hingga akhirnya saya mengundurkan diri untuk menghindar darinya".
Tutur Tante Mia sambil menghela nafas dalam-dalam.
Mendengar pengakuan Tante Mia, Boy hanya tersenyum karena sepertinya Tante Mia belum mau mengungkapkan yang sebenarnya.
# Beberapa hari kemudian....#
Boy saat ini berada di kantin kampus , karena cuaca hari ini sangat panas nampak segelas
minuman dingin berada di atas mejanya.
Nampak dari luar dua orang mahasiswa menuju ke arah Boy. Mereka tidak lain adalah Dedi dan Dylan teman kost Boy .
" Hay Boy !!! dari tadi kami mencari kamu, eh taunya kamu ada disini ". sapa Dylan dan langsung duduk di depan Boy .
" Tumben kalian nyari-nyari saya , biasanya klo ada sesuatu kalian tidak ngajak saya ". timpal boy sekenanya.
" Maaf Boy, biasanya kami selalu juga ingin mengajak kamu . Tetapi karena itu mengenai
cewek maka terpaksa kami tidak mengajakmu ". Ujar Dedi dengan muka di tekuk .
" Lho kok bisa begitu ? " tanya Boy sambil mengernyitkan kening.
" Ya... bisa dong, soalnya kalau kamu ada dalam
segala urusan mengenai Cewek sudah pasti
kami berdua akan ter eliminasi sebelum pertandingan di mulai " . jawab Dylan sambil tertawa ngakak
" wkwkwk"
Boy yang melihat tingkah mereka berdua cuma tersenyum.
" Kalau begitu , tujuan kalian mencari saya sekarang untuk apa ? ". tanya Boy selanjutnya.
" Begini , Kami ingin mengadakan kemping di daerah wisata alam takabonerate di kepulauan
Selayar. tetapi kami ingin kamu ikut terlibat agar..agar...agar...".
Penjelasan Dedi terhenti sejenak karena agak ragu mengatakannya kepada Boy ,namun ketika melihat Dylan mengangguk ,diapun melanjutkan
" agar semua gadis cantik di semua fakultas tertarik untuk mengikuti acara kemping ini ".
ujar Dedi dengan muka penuh harap.
" Tetapi apakah kalian sudah mendapat izin dari BEM ? dan lagi masalah Tanggung jawab serta pendanaannya bagaimana ?". kata Boy mengingatkan.
" He..he..he.., maaf Boy .., itulah juga yang sebenarnya menjadi salah satu alasan mengapa kami ingin kamu ikut terlibat di acara ini". lanjut Dylan sambil nyengir .
Sambil menggeleng-gelengkan kepalanya Boy hanya terdiam membisu.
" Ayolah Boy , Bantu kami kali ini saja. kami mohon ...". pinta Dedi dan Dylan bersamaan.
" Hmmm..., Baiklah saya akan coba membantu,
tetapi saya tidak janji ini akan berhasil". Ujar Boy meneguk minumannya. Dedi dan Dylan
__ADS_1
bersorak kegirangan sehingga membuat semua orang yang ada di kantin terkejut sambil
memaki .