Sang Pangeran Kampus

Sang Pangeran Kampus
Upaya Mila


__ADS_3

Perasaan Mila bercampur aduk kali ini , antara bahagia dan Malu karena bertemu dengan Boy


dalam kondisi dirinya yang dalam keadaan kacau .


" Mila ..." Tegur Boy dengan mimik wajah pura-pura terkejut sambil membelalakkan matanya .


" Apa yang telah terjadi padamu ? " tanya Boy


selanjutnya .


Mila tidak langsung menjawab pertanyaan Boy namun dia langsung memeluk Boy sambil menangis sejadi jadinya .


" Boy ..., tolong bawa saya keluar dari tempat ini segera " pinta Mila sembari terus menangis di pelukan Boy .


" Baiklah , tetapi sebaiknya kamu berhenti menangis dulu dan pakai jaket ini agar kamu tidak menjadi pusat perhatian orang di jalan


nanti " jelas Boy sambil menyodorkan jaketnya


ke Mila .


Mereka pun bergegas keluar dari gang setelah


Mila mengenakan jaket tersebut .


" Rumah kamu di mana ? saya akan mengantarkanmu pulang sekarang " tanya Boy


sembari mengendarai motornya .


" Saya lagi tidak ingin pulang ke rumah , antar saja saya ke tempat tinggalmu untuk menenangkan diri " jawab Mila sambil memeluk tubuh Boy dengan erat .


Boy memacu motornya dengan perlahan di tengah-tengah padatnya lalu lintas pada sore hari ini .


Beberapa saat kemudian mereka akhirnya sampai juga di rumah kost si Boy . Dedy dan Dylan yang sedang duduk santai di teras rumah, segera menghampiri ketika melihat kedatangan Boy bersama dengan seorang gadis .


" Hey Boy..., dari mana saja ! dari tadi kami mencari mu untuk membahas tugas yang diberikan oleh dosen idola kita non Rosa "


celetuk Dylan memecahkan kesunyian .


" Saya tadi berangkat menuju ke mall untuk membeli perlengkapan gambar tetapi tidak jadi karena saya bertemu dengan teman lama " jawab Boy sambil menunjuk kearah Mila .


Dedy dan Dylan menatap kearah Mila dengan


heran melihat penampilannya yang acak-acakan serta baju dan roknya yang sobek


di sana sini .


Lalu tiba-tiba Dedy bertanya sambil berbisik


ke Boy karena takut kedengaran oleh gadis itu .


" Boy ... siapa lagi gadis itu ? dan kenapa penampilannya seperti itu ? "


Namun sebelum Boy menjawab , sebuah suara


merdu terdengar


" Nama saya Mila , saya adalah teman sekampung Boy , tadi saya hampir di perkosa oleh beberapa orang tapi beruntung Boy lewat


dan menyelamatkan saya " Jelas Mila dengan


malu-malu .


" Sebaiknya kamu bersihkan badanmu dulu

__ADS_1


dan berganti pakaian , nanti kita lanjutkan


lagi bincang-bincangnya " kata Boy lalu menuntun Mila masuk ke dalam rumah kost .


Boy dan Mila masuk ke dalam rumah kost , sedangkan Dedy dan Dylan kembali ke teras rumah kost untuk bersantai .


Di dalam kamar kost , Boy memberikan sebuah handuk serta sepasang baju dan celana untuk di pakai Mila sementara waktu .


Setelah itu Boy bermaksud melangkah keluar


kamar , namun sebelum boy membuka pintu kamar


" Kamu mau kemana Boy ? " tanya Mila


" Saya mau keluar , ketemu dengan teman-teman .Lagi pula tidak baik kalau saya


berada satu kamar dengan gadis cantik , apa nanti kata orang " jawab Boy dengan tersenyum.


Wajah Mila bersemu merah ketika mendengar


pujian dari Boy . Kemudian dia kembali berkata


" Saya takut sendirian Boy , saya masih trauma dengan kejadian yang baru saja menimpa saya tadi . Sudikah kamu menemani saya hari ini saja ? "


Boy hanya bisa mengangguk setelah mendengar permintaan Mila . Lalu kembali melangkah masuk menuju sofa yang ada di


sudut kamarnya .


Sementara Mila segera masuk ke kamar mandi


untuk membersihkan diri dan berganti pakaian.


Setelah beberapa menit kemudian Mila keluar


dari kamar mandi dengan memakai handuk yang diberikan Boy tadi .


duduk di samping Boy .


Boy terkesima memandangi tubuh Mila


yang putih , mulus , dan sangat indah di pandang .Pantas saja kedua pria besar itu sangat bersemangat untuk menikmatinya.


Selanjutnya Boy bertanya kepada Mila


" Sebenarnya bagaimana caranya kamu bisa


berada di tempat tadi dengan kondisi pakaian


yang compang camping ? "


Mila menghela nafas panjang lalu memulai ceritanya


" Tadi saya ingin menjemput Dewi di rumahnya


untuk pergi bersama ke sebuah perusahaan


besar untuk melakukan sebuah survei yang merupakan tugas mata kuliah dari dosen kami .


Namun di tengah jalan sepeda motorku tiba-tiba mogok di jalan yang sepi ".


" Pada saat saya ingin menghubungi Dewi , entah dari mana datangnya dua sosok pria besar tepat berada di belakangku lalu


menyekap dan langsung membawaku ke tempat itu "

__ADS_1


" Terus ... Bagaimana caranya kamu bisa bebas


dari sekapan mereka ? Apakah mereka sudah


mendapatkan apa yang mereka inginkan darimu hingga mau melepaskan dirimu begitu saja?" tanya Boy pura-pura tidak tahu kejadiannya .


" Tidak Boy ... mereka belum sempat mendapatkan apa yang mereka inginkan dariku


karena mereka sudah tidak sadarkan diri ". kata


Mila tersenyum .


" Hebat....Jadi kamu berhasil mengalahkan mereka ? " tanya Boy lagi


" Bukan...bukan saya yang mengalahkan mereka , tetapi saat itu muncul seorang pria misterius yang sangat hebat . Dia mampu


mengalahkan kedua pria yang menyekap


saya hanya dengan satu serangan " jawab Mila


dengan gembira .


" Apakah kamu mengenal pria tersebut ? "


tanya Boy selanjutnya .


Mila hanya menggeleng-gelengkan kepalanya


pertanda bahwa dia tidak tahu mengenai pria


tersebut.


Kemudian Mila berkata


" Sayangnya saya lupa menanyakan namanya ,namun jika suatu saat saya bertemu lagi dengannya saya akan bersedia menjadi istrinya meskipun harus menjadi yang kedua ".


Setelah berkata demikian Mila berjalan kembali


ke arah ranjang . Kali ini Boy dibuat tercengang oleh ulah Mila , setelah sebelumnya gadis seperti Anggy dan kapten Saras yang telah membuatnya tak berdaya .


Entah di sengaja atau sedang lupa , mahkota Mila yang tidak terbalut oleh sehelai benangpun terlihat dengan jelas oleh Boy ketika Mila duduk di pinggir ranjang sambil menghadap ke arah Boy .


Boy segera membuang muka agar setan tidak


merasukinya lagi hingga kejadian yang terjadi saat bersama Anggy dan kapten Saras tidak terulang lagi .


Sementara Mila yang memperhatikan Boy


dari tadi tampak tersenyum melihat tingkah Boy tujuannya memang bermaksud menguji kesabaran serta kepribadian Boy yang selama ini terkenal sangat baik kepada siapa saja .


Melihat usaha yang pertamanya gagal .Mila


kemudian mencoba kembali dengan cara yang lain . Kini Mila berjalan kembali ke arah Boy yang sedang berbaring di atas sofa , sambil membawa segelas air putih.


Ketika sedang berjalan , Mila dengan sengaja


memanggil agar pandangan Boy tertuju padanya hingga pada saat itulah Mila meneguk


segelas air yang di pegangnya sambil berjalan.


Namun pada saat itulah handuk yang dikenakan Mila terlepas dan jatuh ke lantai sehingga tubuhnya kali ini benar-benar dalam keadaan polos karena tidak lagi dibalut oleh


sehelai benangpun .

__ADS_1


Boy kembali di buat tercengang dengan pemandangan indah yang ada didepannya namun kali ini jauh lebih ekstrim karena dapat


dia lihat tanpa halangan sedikitpun .


__ADS_2