Sang Pangeran Kampus

Sang Pangeran Kampus
Perubahan Drastis Bu Rosa


__ADS_3

Sementara kapten Saras yang sedari tadi memperhatikan percakapan kedua gadis ini, ikut merasakan bahwa dia juga sepertinya mengenal sesosok pria yang bernama Boy ini.


Karena sangat penasaran dan ingin mengetahui siapa sebenarnya Boy yang sedang dibicarakan kedua gadis ini, maka dia segera bertanya kepada Mila


"Apakah si Boy ini yang melumpuhkan kedua pria besar itu?"


"Bukan kapten, Boy pada hari itu hanya kebetulan lewat dengan mengendarai motor di Gang, dan saya yang memintanya untuk berhenti. Setelah itu kami pun segera meninggalkan lokasi tersebut" jawab Mila dengan tenang.


Setelah mendengar jawaban dari Mila, kapten Saras hanya bisa tersenyum dan kembali terdiam.


Sebenarnya pada saat Boy dan Mila tiba di rumah tersebut, Boy yang melihat kehadiran mobil patroli kepolisian yang ikut terparkir di halaman rumah, sudah mengetahui bahwa kapten Saras pasti ada di dalam rumah itu, karena sebelumnya dialah yang menghubungi pihak kepolisian pada hari itu, sesaat setelah dia menyelamatkan Mila dari kedua pria tersebut.


Boy juga agak kebingungan memikirkan bagaimana caranya agar dirinya tidak terlihat oleh kapten Saras, agar tidak ketahuan bahwa


dirinyalah yang telah menyelamatkan Mila.


Beruntung tadi, Mila langsung berlari masuk ke dalam rumah sehingga Boy bisa langsung pulang meninggalkan rumah tersebut tanpa


terlihat oleh kapten Saras maupun yang lainnya.


Mila, Dewi, serta kapten Saras kembali masuk


ke dalam rumah. Mereka kemudian menghubungi orang tua Mila untuk memberi


tahu sebuah kabar gembira bahwa Mila telah kembali dalam keadaan selamat dan baik-baik saja. tanpa kekurangan sesuatu apapun.


Mereka juga memberitahukan untuk membatalkan saja rencana kedatangan mereka


ke Makassar untuk mengunjungi Mila.


Kapten Saras kemudian mengorek semua keterangan yang diperlukan dari Mila agar dapat menyelesaikan serta menutup kasus ini.


"Akhir-akhir ini, sesosok bayangan misterius


tersebut selalu hadir dalam setiap kasus yang


terjadi di lingkungannya. Apakah sosok ini


bergerak sendiri atau kah merupakan sebuah


kelompok yang keberadaan mereka tidak ingin terlihat secara nyata" pikir kapten Saras dalam


hati.


Setelah merasa semuanya sudah lengkap, kapten Saras pun segera pamit ke Mila dan


Dewi untuk kembali ke kantor.


Sementara itu Boy yang sedari tadi sudah berada di rumah kost, menyusun semua


tugas yang telah dia buat yang nantinya akan diperlihatkan serta dijelaskan kepada para


teman-teman di kampus nanti.

__ADS_1


Kantuk sudah mulai menyerang Boy, dia pun segera tertidur setelah beberapa saat menyandarkan kepala di bantal.


Mentari pagi sudah menyinari bumi, Boy kini sedang berlari-lari kecil di sekitar kompleks perumahan tempat dia ngekost.


Suasana pagi hari ini terlihat cukup ramai oleh orang yang sedang berolahraga, Namun Boy


tidak melihat satupun dari teman-temannya


yang biasa ikut joging setiap pagi.


Terlihat setiap gadis yang kebetulan berpapasan dengan Boy selalu menegur Boy


terlebih dahulu


"Hay.., ketemu lagi" Sapa beberapa gadis yang


sedang melintas, Boy pun tersenyum sambil membalas sapaan mereka.


Bahkan bukan cuma gadis-gadis yang terlihat


gregetan ketika berpapasan dengan si Boy, Tante-tante serta Oma-oma pun ikut-ikutan bersikap centil ketika berada di dekat Boy.


Hal ini membuat Boy merasa geli ketika mendengar oma-oma menyapanya.


Boy kemudian melirik jam tangannya, nampak jarum jam sudah menunjukkan pukul tujuh lewat tiga puluh menit, Boy kemudian berlari kecil memutar arah kembali ke rumah kost.


Setelah beristirahat dan membersihkan tubuhnya, kini Boy menyiapkan segala sesuatunya untuk mengikuti mata kuliah


favoritnya hari ini pada pukul sepuluh pagi.


mereka berpapasan dengan mobil mewah


yang ternyata milik pak Bambang Pratama yang


merupakan pemilik hotel yang pernah dikunjungi oleh Boy bersama Tante Mia.


Namun di dalam mobil tersebut, terlihat sesosok gadis cantik yang sepertinya Boy kenali, Namun tidak dapat melihatnya dengan


jelas karena kaca mobil gelap dan sepertinya


gadis yang berada di dalam mobil tersebut


mengenali mereka dan berusaha bersembunyi dari tatapan Boy dan teman-temannya agar tidak kelihatan.


Boy dan teman-temannya semakin penasaran


dan bertanya-tanya dalam hati, siapakah sebenarnya gadis yang berada dalam mobil


mewah milik pak Bambang Pratama tersebut?.


Akhirnya mereka hanya bisa terus mengikuti mobil tersebut dari belakang, namun tiba-tiba mobil tersebut berbelok ke kiri tidak searah dengan kampus mereka.


Setelah Boy melirik jam tangan, akhirnya mereka memutuskan untuk mengabaikan mobil mewah tersebut dan terus melanjutkan perjalanan mereka menuju kampus.

__ADS_1


Beberapa menit kemudian akhirnya mereka tiba


di kampus, para mahasiswa begitu bersemangat untuk mengikuti mata kuliah Gambar teknik yang merupakan mata kuliah favorit mereka.


Seketika ruang kelas menjadi hening, ketika


sesosok gadis muncul di pintu sambil melangkah masuk ke dalam ruang kelas.


Seluruh mata yang berada di ruangan tersebut


seketika terbelalak ketika menyaksikan gadis yang masuk keruangan tersebut bukan lain adalah Bu Rosa atau pun yang mereka biasa


sapa dengan Non Rosa.


Penampilannya kali ini sungguh mengejutkan


dan diluar dari perkiraan mereka, Bu Rosa atau non Rosa muncul dengan menggunakan hijab


serta pakaian yang serba tertutup mulai dari atas kepala hingga kaki.


Bu Rosa memang merupakan orang yang beragama Islam, namun kesehariannya dia selalu berpakaian sangat sexy dan sangat menantang bagi setiap pria untuk menikmati


tubuhnya.


Namun entah apa yang telah terjadi dengan Bu Rosa saat ini, kenapa dalam waktu beberapa hari saja dia bisa berubah secara drastis, pikir semua mahasiswa yang ada di ruangan tersebut termasuk si Boy.


Bahkan Boy sendiri tidak habis pikir, bahwa


apa yang sebenarnya yang diinginkan oleh


Bu Rosa, padahal baru dua hari yang lalu dia


merelakan kesuciannya direnggut oleh si Boy,


namun sekarang dia muncul dengan pakaian yang sangat islami.


Apakah hal ini dilakukannya karena telah mendapatkan Ilham ataupun mukjizat setelah


melakukan sesuatu yang sangat dilarang keras


dalam ajaran agamanya? ataukah hal ini dilakukannya hanya untuk lebih menarik hati


seorang yang bernama Boy?.


Sementara Bu Rosa yang menyadari perubahan


sikap dan perilaku mahasiswanya kepada dirinya yang terlihat lebih sopan dan santun membuat Bu Rosa merasa lebih nyaman dan


tentram dari sebelum-sebelumnya.


Bahkan seorang Boy saja yang telah merasakan


keindahan, kenikmatan, serta kehangatan tubuh Bu Rosa, kini juga bersikap hati-hati setiap kali berbicara dan bersikap dengan Bu Rosa.

__ADS_1


Dengan perubahan sikap dan perilakunya ini


membuat semua mahasiswa-mahasiswinya kini tidak berani lagi bersikap centil kepadanya, bahkan para Rakan-rekan sejawatnya dan seluruh elemen yang berada dalam ruang lingkup universitas mereka sangat menghormati dan menghargai semua tindakan dan yang diambilnya.


__ADS_2