Sang Pangeran Kampus

Sang Pangeran Kampus
Traktiran makan siang


__ADS_3

Setelah selesai mempersiapkan diri,Tepat


Pada saat jarum jam menunjukkan pukul 11.40 wita, sebuah nada notifikasi terdengar dari ponsel si Boy.


Tampaknya Beby sudah mengirimkan lokasi


Perjamuan makan siang hari ini. Setelah


melihat lokasi tujuan di ponselnya, Boy


Segera bergegas menyambar kunci motor


yang tergeletak di meja serta meraih jaket


Yang tergantung di belakang pintu kamarnya.


Dalam perjalanan menuju lokasi perjamuan


makan siang, Di persimpangan lampu merah,


Boy berpapasan dengan Mila dan Dewi yang


merupakan teman sekelas semasa sekolah menengah atas dulu.


Mereka sempat saling memberi kontak sebelum akhirnya berpisah karena mereka tidak searah.


Mila dan Dewi merupakan gadis-gadis cantik yang dulunya sangat mengidolakan Boy bahkan hingga sekarang bila dilihat dari reaksi mereka ketika baru berjumpa tadi.


Mereka berdua bersahabat karib, kemanapun


Mila berada maka pastilah Dewi juga ada di tempat Tersebut, begitupun sebaliknya.


Namun persahabatan mereka sempat


Goyah di karenakan mereka bersaing untuk


memenangkan hati si Boy. Namun saat ini


Hubungan mereka sepertinya sudah pulih kembali.


Tepat pukul 12.05 wita, Boy tiba di sebuah rumah makan seafood yang cukup terkenal di kota Makassar.


Lokasi rumah makan seafood ini cukup strategis Karena berada di tengah kota Makassar. Menu-menu makanan disini sangat terkenal enak namun cukup menguras


kantong.


Tak heran jika rata-rata orang yang mampir makan di tempat ini menggunakan mobil pribadi.


Meskipun lokasinya luas namun Kondisi di dalam rumah makan saat ini cukup padat karena bertepatan dengan jam istirahat makan siang.


Sambil berdiri di pintu masuk rumah makan, Boy mencoba mencari sosok Beby dan kawan-kawannya namun tidak


terlihat karena padatnya pengunjung yang datang siang ini.


Boy mencoba menghubungi Beby melalui ponselnya, namun sebelum Boy menekan ponsel, terdengar suara merdu seorang gadis yang memanggil namanya dari kejauhan sambil melambaikan tangan sehingga menarik perhatian semua orang disekitarnya.


Setelah melihat Boy juga melambaikan tangan, gadis tersebut kembali duduk di kursinya.


Kemudian Boy pun melangkah kearah mereka, Dan disaat Boy melangkah diantara orang-orang yang sedang menikmati hidangannya, terlihat beberapa gadis melirik bahkan berusaha menarik perhatian Boy dengan cara memanggil namanya.


"Hay....Boy, kenalan yuk"

__ADS_1


Namun Boy cuma bisa membalas dengan senyum di sertai kedipan mata yang nakal,


hingga membuat gadis-gadis tersebut salah tingkah sendiri.


Setibanya dimeja itu, Boy disambut oleh senyuman manis dari tiga orang gadis yang memiliki paras cantik Serta kelebihan masing-masing.


Beby yang bertindak sebagai tuan rumah tampil sangat Anggun dengan mengenakan gaun yang sangat sexy. Kulitnya putih bersih, Sembulan belahan bukit kembar yang berukuran cukup besar dan sangat kencang begitu sedap dipandang,membuat Boy menelan ludah serta menahan hasratnya yang


tiba-tiba berontak ingin langsung merasakan kehangatannya.


Sedangkan Anggi dan Cinta terlihat kompak, memakai Jeans dan atasan yang ketat sehingga memperlihatkan setiap


inci lekuk tubuh mereka yang sangat molek dan mempesona.


"Silahkan duduk boy!" Pinta Beby sambil tersenyum manis.


"Terimakasih... Beb" Jawab Boy sembari duduk dan membalas Senyuman Beby.


"Ngomong--ngomong, kalian sudah lama menunggu".vTanya Boy.


"Belum kok, kita juga baru sampai sekitar sepuluh menit yang lalu" jelas Anggi menimpali sambil tersipu.


Sambil menunggu menu pesanan datang, mereka tampak asyik berbincang-bincang dengan sesekali diselingi canda yang membuat mereka berempat tertawa bersama.


Tidak lama kemudian pesanan menu makanan datang. Beby dengan segera mempersilahkan Boy dan yang lainnya segera menyantapnya.


"Ayo...silahkan di nikmati" ujar Beby dengan manis.


Boy menatapnya lalu mengangguk, sembari mulai menyantap hidangan yang ada di depannya.


Setelah mereka sudah kenyang, Beby segera memanggil pelayan dan membayar hidangan lezat yang telah mereka santap hari ini.


Setelah berada di parkiran rumah makan.


"Kami mau shoping dahulu sebelum pulang ke rumah" jawab Beby.


"Kalian bawa kendaraan ngak?" Tanya Boy lagi


"Kami naik mobil punya Beby" sahut Anggi sambil menunjuk ke arah mobil mewah berwarna putih.


Kemudian Boy Pamit untuk pulang, tetapi tiba-tiba Anggi berkata


"Boy...Bisakah anda membantu saya" Tanya Anggy dengan wajah merona merah ketika Boy menatap tajam ke arahnya.


Boy tidak langsung menjawab, dia tampak berpikir sejenak untuk beberapa saat Kemudian berkata


"Urusan apakah itu? Mudah-mudahan saya bisa membantu" sahut Boy.


"Ada tugas dari kampus yang tidak bisa saya selesaikan, Apakah anda bersedia?" Tanya Anggi selanjutnya dengan penuh harap.


" Okey, sebentar malam saya ada waktu kosong" jawab Boy.


Tanpa sadar, Anggi melompat Sambil bersorak kegirangan mendengar jawaban Boy.


" Yesss....yes...yes... akhirnya" teriak Anggy


Beby dan Cinta terkejut melihat tingkah Anggi yang tiba-tiba berubah drastis.


Boy sendiri merasakan ada perasaan cemburu Beby dan Cinta ketika Boy menyanggupi ajakan Anggi.


"Saya tunggu di rumah ya Boy" Lanjut Anggi, sambil merangkul Beby dan Cinta.

__ADS_1


Boy cuma bisa menggeleng-gelengkan kepalanya, sambil berjalan Ke arah motornya. Selanjutnya boy langsung pulang ke rumah kostnya.


Setelah memarkir motornya di garasi rumah kostnya, Tepat pada pukul 13.30 WIT , Beberapa kali Terlihat Boy menguap menahan ngantuk , menandakan bahwa tiba waktunya untuk Tidur siang .


Tante Mia terlihat sedang duduk santai di teras rumah kosnya,Sepertinya dia sedang menunggu seseorang.Karena biasanya jam segini Tante Mia sudah beristirahat Di dalam kamarnya.


" Selamat siang Tante " sapa Boy.


" Eh....Siang Boy " Jawab Tante Mia dengan lembut.


" Sepertinya Tante menunggu kedatangan seseorang " Tanya boy.


Dengan nada agak ragu Tante Mia berkata


" Ia nih.., Se...sebenarnya aku nungguin kamu Boy.


" Memang ada masalah apa Tante nungguin saya." jawab Boy penasaran .


" Apakah Boy punya waktu luang besok pagi ? "


tanya Tante Mia sambil tersenyum.


" Sepertinya ada Tante, karena jadwal kuliah saya besok sore pukul 16.00 WIT ". kata. Boy


" Nah... bersediakah anda menemani saya


bertemu. dengan rekan bisnis ? " tanya Tante Mia penuh harap.


Sebenarnya Boy ingin menolak , namun Boy takut mengecewakan Tante. Mia. mengingat


perlakuan Tante Mia selama ini sangat baik


bahkan langsung terjung langsung membantu


Boy bila sedang mengalami masalah keuangan.


" Baik...Saya bersedia Tante " jawab Boy dengan sopan.


Tante Mia sangat senang mendengar jawaban dari Boy , ini terlihat dari ekspresi wajahnya yang tersenyum bahagia .


" Baiklah Boy ... sepertinya kamu sangat kelelahan, sekarang silahkan beristirahat "


kata Tante Mia .


Dia pun menuju rumah tempat tinggalnya


yang terletak berdampingan dengan rumah


in the costnya .


Akhirnya Boy sudah tidak sanggup lagi


menahan rasa ngantuknya yang luar biasa


mendera . Dengan cepat Boy berlari ke kamar kostnya , dan setelah berhasil membuka pintu


tanpa pikir panjang Boy langsung merebahkan


badannya di atas ranjang dan langsung terlelap.


"

__ADS_1


"


__ADS_2