
Setelah mengumpulkan kertas ulangannya Manda dan ketiga sahabatnya pun berlalu ke kantin untuk mengisi perutnya yang mulai keroncongan.Mereka pun memesan makanan seperti biasa mereka pesan dan langsung membayarnya.
Setelah itu mereka pun mencari-cari meja untuk mereka tempati tetapi saking banyak nya siswa di kantin mereka pun kesulitan mendapatkan meja sehingga mereka pun kebingungan ingin duduk di meja mana karena sekilas mereka melihat meja di kantin semua sudah penuh.
Tiba-tiba ada seseorang yang melambaikan tangan ke arah mereka dan Mereka pun melihat ke sosok tersebut dan ternyata itu adalah Tama dan ketiga sahabatnya.Mereka pun berjalan ke arah dimana Tama duduk dan ketiga sahabatnya.
"Hai...kalian tidak ada tempat duduk,kalian gabung sama kita kita saja".seruh Tama setelah Manda dan ketiga sahabatnya sampai di meja meraka.
"Memangnya boleh kak, kita bisa gabung di sini sama kalian?". Tanya Dian memastikan
"Iya boleh dong lagian lebih seru kalau rame rame,apalagi sama cewek-cewek cantik ya nggak Tam.ucap Rendy salah satu sahabat baik Tama.
"Iya dong betul bangat".kata Tama tersenyum simpul.
"Asik".seruh Sandra yang kegirangan merasa mendapat kesempatan langka untuk dekat dekat dengan Tama dan langsung saja Dia duduk tepat di samping Tama.
"Ehh kalian tidak mau duduk apa kenapa mala berdiri terus".Ucap Sandra lagi yang melihat ke tiga sahabatnya masih berdiri.
Meraka pun duduk di meja Tama dan menunggu pesanan mereka datang.Tidak lama kemudian pesanan Meraka pun datang dan langsung menyantapnya.Manda menyantap makanan ya dengan lahap tanpa memperdulikan semua orang di sana karena Dia merasa sangat lapar.Tama terus memperhatikan Manda yang begitu lahapnya.Manda yang merasa terus di perhatikan oleh Tama sedari tadi yang duduk di depannya tidak peduli.
Teman-teman Manda yang melihat Manda makan seperti tidak pernah makan selama sebulan itu hanya geleng-geleng kepala.
"Ehh Manda pelan-pelan napa makannya kayak nggak pernah makan sebulan saja loe".ledek Gea sambil geleng-geleng kepala.
"Lapar bangat gue".jawab Manda melihat ke arah Gea dan kembali menyantap makanannya.
"Tahu loe lapar tapi jangan buru-buru gitu lah dan nggak ada yang bakal ambil makanan loe jadi makannya pelan-pelan".seru Dian.
Uhuk uhuk
Manda tersedak dan langsung saja Tama dengan cepat mengambil minum dan menyodorkan nya ke Manda dan Dia pun menerimanya.
"Makasih".Ucap Manda setelah minum dan memberikannya lagi ke Tama. Tama pun tersenyum manis menerimanya.
__ADS_1
"Tuh kan apa gue bilang tadi pelan-pelan makannya loe ngeyel sih jadi tersedak kan".Ucap Dian sembari mengusap punggung Manda.
"Iya iya gue tahu,gimana lagi kan loe tahu sendiri dari dulu juga gue kayak gini kalau gue merasa sangat lapar gue bakal begini. Ucap Manda saat sudah selesai makan sambil berdiri dari duduknya.
"Nah loh Man loe mau kemana?" tanya Gea heran yang melihat Manda sudah berdiri.
"Gue mau ke toilet bentar baru balik ke kelas bentar lagi jam istrahat selesai.Kalian lanjutin saja makannya".jawabnya lalu berlalu pergi.
"Yaudah gue ikut loe deh".seru Dian lalu berdiri mengikuti Manda.Sedangkan Gea dan Sandra pun sama.
Manda dan ketiga temannya pun berlalu pergi meninggalkan Tama dan teman-temannya.Tama yang menyaksikan kepergian Manda tersenyum simpul.
Manda manda kamu masih saja seperti dulu.Cantik gumam Tama dalam hatinya.
Flashback on
4 tahun yang lalu
SMP Bina Karya****
"A...Aku tidak apa-apa kok kamu pergi saja, jangan dekat-dekat sama aku nanti kamu di ketawain sama anak-anak yang lainnya".Ucapnya sambil menunduk.
"Loh kenapa mereka ketawain aku.Kakak di bully ya sama mereka".tanya nya lagi.
"Nggak kok, aku tidak dibully lebih baik kamu pergi saja".
"Oke oke jika itu mau kamu.Aku pergi dulu kalau ada apa-apa jangan sungkan bilang sama aku, kalau ada yang membully kamu bilang sama aku biar aku laporin ke guru bk". Ucap manda sembari berdiri berlalu pergi meninggalkan kan Tama.
"Iya makasih banyak sudah mau peduli sama aku".kata Tama pelan.
Flashback off
Tama adalah kakak kelas Manda waktu SMP karna penampilannya yang tidak menarik dan selalu memakai kaca mata tebal sehingga Dia selalu di bully sama teman-teman sekolahnya dan dia tidak pernah mempunyai teman.
__ADS_1
Semenjak saat itu Tama dan Manda pun berteman baik dan Tama tidak pernah lagi dibully sama teman-teman sekolahnya.Dia merasa sangat beruntung telah di pertemukan dengan Manda.Hingga akhirnya suatu hari setelah kenaikan ke kelas 2 SMP Manda dan keluarganya pindah ke kota X karena keluarganya ingin merintis usaha di kota tersebut mau tidak mau Manda ikut harus dengan keluarganya.
Setelah kepergian Manda, Tama merasa kesepian dan tidak punya teman lagi selain Manda.Akhirnya dia merubah penampilan nya agar dia tidak di bully lagi karna tidak ada Manda di sampingnya.
Setelah itu waktu yang Tama tunggu telah tiba yaitu lulus SMP dia ingin melanjutkan SMA nya di kota X dia ingin menyusul Manda.Tetapi dia tidak menemukan dimana Manda tinggal ataupun sekolahnya karna setelah kepergian Manda tidak memberikan alamatnya ke Tama dan komunikasi mereka terputus.
Tama meminta kepada orang tuanya supaya di izinkan pindah ke kita X untuk melanjutkan sekolahnya.Disana Dia terus mencari-cari nama Manda di media sosial dan menemukannya.
Perjuangan Tama untuk menemukan alamat sekolah Manda di Kota X akhirnya membuahkan hasil.
Dia memilih melanjutkan SMA nya di sekolah lain dan menunggu waktu yang pas untuk pindah ke sekolah Manda.
Hingga akhirnya Dia pun bertekad untuk pindah kesekolah yang sama di mana Manda sekolah dan berteman dengan Manda seperti dahulu.
******
"Man loe nyadar nggak sih kak Tama liatin loe terus pas di kantin tadi".ucap Dian memecah keheningan setelah kembali ke kelas.
"Iya gue tahu,terus kenapa?.
"Nggak apa-apa sih,kayaknya dia suka sama loe deh".
"Masa sih masa baru kenal gitu bisa langsung suka sama seseorang".Ucap Manda dengan nada kebingungan.
"Ya iyalah pasti kak Tama suka sama loe.seperti cinta pada pandangan pertama gitu hahahahha.seru Dian tertawa terbahak-bahak dengan perkataannya sendiri.
"Ehemmm. Manda Dian kak Tama itu gebetan gue ya awas saja loe".celetuk Sandra berbalik menatap lekat Dian yang masih tertawa sekenanya.
Ting ting
Suara bel berbunyi pertanda jam istrahat telah selesai dan tiba-tiba Bu guru masuk membuyarkan keasikan mereka mengobrol dan sontak saja membuat berhamburan ke meja masing-masing.
Terima kasih sudah mampir membacanya.
__ADS_1
🤗🤗🤗🤗