SANG PENAKLUK HATI

SANG PENAKLUK HATI
Episode 09


__ADS_3

Ting Ting


suara bel berbunyi pertanda pelajaran terakhir telah usai.


"Baiklah anak-anak pelajaran sampai disini dulu pelajaran kita hari ini kita akan berjumpa lagi minggu depan dan ingat semau tugas-tugas yang ibu kasih harus kalian selesaikan karna tidak lama lagi kita akan melaksanakan Ujian kenaikan kelas.Ucap Bu Rina mengingatkan.


"Baik Bu"Seruh semua murid sembari berdiri memberikan salam.


"Guys pulang bareng yuk sekalian ngumpul-ngumpul di rumah gue kan sudah lama kita nggak kumpul-kumpul bareng".ajak Gea ke tiga teman-temannya sembari berjalan menuju meja Manda.


"Sorry bangat Ge gue nggak bisa gue mau di jemput sama papi gue lain kali saja ya. ".ucap Manda sambil merapikan buku-bukunya.


"Oh begitu, ya sudah".seruh Gea pasrah


"Jangan sedih gitu dong Ge kan ada kita berdua".ucap Dian sambil menunjuk dirinya dan Sandra dan hanya di angguki oleh Gea.


Mereka berempat pun keluar dari kelas dan menuju gerbang sekolah.


Di parkiran mereka bertemu dengan Tama dan teman-teman nya.Tama pun berniat mengantar Manda pulang tapi nihil ditolak sama Manda Karna dia sudah di jemput sama Papinya.


"Guys duluan ya papi gue sudah ada di depan nungguin tuh".ucap Manda ke tiga teman-temannya sembari berlari kecil menuju mobil.


"Hati-hati Tuan Putri dahhh".seru Sandra sambil terkekeh dengan ucapannya.


Setelah kepergian Manda, ketiga temannya tadi pun pamit dengan Tama dan ketiga temannya setelah itu mereka juga langsung pulang. Mereka menuju rumah Gea.


Selepas kepergian teman-teman Manda Tama pun mengikuti mobil yang di naiki Manda dengan menggunakan motor ninja nya.


*******


Dalam perjalanan pulang Manda terus melamun entah apa yang di pikiran nya.


Pak Herman yang sedari tadi fokus menyetir pun melihat ke arah Manda.


"Manda sayang, hei kenapa melamun?"tanya Pak Herman menepuk bahu putrinya itu.Tetapi Manda tidak menyadari itu pikirannya terus melayang-layang entah kemana."Manda kenapa melamun nanti kesambet loh".ucap sekali lagi Pak Herman yang melihat Manda yang tidak merespon nya.


"Haa apa,Maaf ada apa Pi ?.seru Manda yang sedari tadi bergulat dengan pikirannya dan akhirnya tersadar juga.


"Kamu kenapa sayang papi perhatiin dari tadi melamun terus, ada apa sih cerita sama papi, kamu ada masalah?".


"Tidak kok Pi cuman kecapean sedikit saja lagi banyak tugas".


"Hmm kamu jangan bohong sama papi ya kalau ada apa-apa bilang sama papi".


"Iya Pi tidak ada apa-apa kok".


Siapa kak Tama sebenarnya sepertinya dia sangat ingin sekali dekat denganku. batin Manda mulai bergejolak


Di tengah perjalanan yang cukup padat melihat penjual siomay di pinggir jalan dia pun meminta papinya agar memberhentikan mobil sebentar.

__ADS_1


"Pi berhenti sebentar pi Manda mau beli siomay".ucap Manda sontak saja membuat Papinya kaget.


"Astaga Manda papi kira kenapa mana penjual siomay nya?.Tanya Pak Herman melihat-lihat ke arah keluar tapi dia merasa tidak melihat penjual siomay yang di maksudkan Manda.


"Itu Pi di seberang jalan".ucap Manda sambil menunjukkan penjual siomay. "Aku turun sebentar untuk membeli nya papi tunggu saja di mobil.


"Ya sudah jangan lama-lama ok nanti mami mu nyariin".


"Siap bos".


Manda pun segera turun dari mobil untuk membeli siomay yang di seberang jalan.Tidak lama kemudian Manda pun kembali ke mobilnya setelah itu mereka pun melajukan mobilnya menuju rumah.


Sesampainya di rumah Manda turun dari mobil dan langsung masuk rumah menuju dapur. Dia mengambil piring untuk menaruh siomay yang dia beli tadi.


Bu Dewi yang berada di dapur melihat Manda di meja makan sedang makan tanpa mengganti seragam sekolahnya langsung menghampiri nya.


"Manda masuk rumah kok tidak bilang salam sih dan itu lagi kenapa makan tidak mengganti seragamnya dulu".gerutu Bu Dewi


"Maaf Mi habisnya Manda sangat lapar mi jadi buru-buru masuk rumah jadi lupa memberi salam dulu hehehe".ucap Manda terkekeh sembari mengambil tangan Mami nya dan mencium punggung tangannya.


" Ya sudah kamu ganti dulu bajumu baru lanjutkan lagi makannya.ucapnya


"Terus Papi kamu mana".tanya lagi Bu Dewi yang tidak melihat suaminya di dalam rumah.


"Oh Papi lagi di depan teras lagi membaca koran".ucap Manda bangkit dari duduk nya dan menuju kamarnya untuk bersihkan badannya yang sudah lengket.


*******


Di dalam kamar dia sedang mengerjakan tugasnya yang di berikan Bu Rina tadi siang.


Tiba-tiba handphone nya berbunyi dan sebuah pesan seseorang masuk tapi dia tidak menghiraukan nya karan Ia merasa itu hanya pesan notifikasi tidak penting.


Tapi semakin lama semakin handphone nya terus berbunyi.Dia pun merasa kesal dan langsung menyambar handphone nya dan melihat pesan yang masuk.Dia mengerutkan keningnya setelah melihat nama


pengirim pesan.


Kak Tama kenapa lagi dia.


Tama:Hai kamu lagi apa?


Tama:kok nggak di bales lagi sibuk ya?


Manda:Maaf kak baru balas gue tadi lagi sibuk banget.


Tama:Ohh begitu, maaf sudah ganggu.Btw besok loe ada sibuk nggak?


Manda:Besok sih gue nggak ada kegiatan.Memangnya kenapa kak?


Tama:Nggak apa-apa sih, kalau loe gak sibuk gue mau ngajakin loe jalan.

__ADS_1


Manda:Hah jalan kemana?


Tama:Besok liat saja pasti loe bakalan suka tempatnya.Oiya jangan lupa kirim alamat rumah loe biar gue langsung jemput di rumah jam 2 siang.


Manda:Ok sudah dulu ya gue mau lanjut kerjain tugas.


Tama: Ok selamat malam.


Yes akhirnya.Manda aku akan membuat mu kembali lagi seperti dulu.


Setelah cukup lama melakukan percakapan melalui pesan Manda pun langsung lanjut mengerjakan tugasnya.


Begitulah kira-kira Tama berhasil mengajak Manda jalan.Dia ingin tahu apakah Manda benar-benar sama sekali tidak mengenali nya dengan penampilannya saat ini.


*****


Siang itu Tama Sudan bersiap-siap di apartemennya untuk menjemput Manda.


Dia langsung menyambar kunci mobilnya yang berada di atas meja nya.


Dia pun langsung keluar dari apartmennya melajukan mobilnya menuju rumah Manda.


Tidak lama kemudian Dia pun tiba di rumah Manda.


kring kring


terdengar suara hp Manda berdering terlihat nama Tama terpampang jelas di layar dan Manda pun langsung mengangkat nya.


Tama:Halo Manda gue sudah ada di depan rumah loe.


Manda:tunggu sebentar gue keluar.


Setelah menutup telfon nya Manda pun langsung menyambar tas nya yang berada di kasur nya dan keluar dari kamarnya.


Bu Dewi yang sedang duduk di ruang tengah yang melihat Manda sedang berlari kecil dari tangga mengerutkan keningnya.


"Sayang kamu mau kemana buru-buru bangat?" tanyanya Bu Dewi penasaran


"Manda mau keluar dulu Mi sama teman bolehkan".ucap Manda memasang muka seimut mungkin.


"Iya boleh tapi ingat jangan lama-lama pulangnya".


"Siap Mi Manda pergi dulu dahh".ucap Manda sembari mencium punggung tangan Maminya.


Manda pun segera keluar dan menuju mobil Tama yang sudah menunggu sedari tadi.Ia pun langsung masuk mobil dan Tama langsung melajukan mobilnya menuju sebuah kafe terpopuler di kalangan anak muda di kota tersebut.


Terima kasih sudah mampir membacanya


jangan lupa tinggalkan jejak like dan komen kalau kalian suka dan jangan lupa vote ya

__ADS_1


🤗🤗🤗🤗


__ADS_2