SATU HATI SAMPAI MATI

SATU HATI SAMPAI MATI
Aku Datang Sayang


__ADS_3

Dengan mata berlinang Zaid pulang kerumah. Ia ingin segera menyusul istrinya yang berada di rumah mertuanya. Ia membayangkan betapa kesakitan istrinya menahan segalanya kesakitannya sendirian. Benar-benar sendirian. Bahkan ia dengan tega meninggalkannya bersama Maya hanya karena emosi yang sesaat. Karena kesalahpahaman yang sengaja Annisa cipta.


Ia turun dari mobil dengan lunglai. Namun ketika membuka pintu ia sangat terkejut mendapati mama dan papanya di rumahnya.


Zaid segera memberi salam pada orang tuanya walau sebenarnya ia sedang tak ingin menanggapi karena ia yakin kedatangan mereka bukan tanpa sebab.


"Mama minta kamu menikahi Maya, "perintah Rahma, benar dugaannya orangtuanya datang pasti dengan membawa masalah.


"Nggak, " tolak Zaid cepat.


"Mama tak membesarkan kamu untuk menjadi laki-laki pengecut. Bertanggung jawablah dengan apa yang sudah kamu perbuat ! " bentak Rahma. Papa Zaid hanya diam belum ikut bicara.


"Zaid tak merasa melakukan apapun, sehingga aku tak akan pernah bertanggung jawab atas apa yang bahkan tidak pernah aku lakukan, "kata Zaid kekeuh.


"Kamu masih mau mengelak, heh.. "kata Rahma memperlihatkan foto dirinya yang terlelap disamping Maya dengan keadaan sama-sama telanjang.


"Itu semua rekayasa ma... " rengek Zaid.


"Semua tampak didepan mata dan kamu bilang ini rekayasa? Kamu benar-benar pengecut Za.. Papa minta kamu segera menikah dengan Maya. Ceraikan Annisa, Papa nggak mau status cucu papa hanya anak dari istri kedua. Papa dan mama hanya mau Maya yang menjadi menantu kami, "kini Papa ikut bicara.

__ADS_1


"Nggak..Aku nggak akan pernah menikahi wanita licik seperti dia.. Benar-benar licik dan tak tahu malu mengadu pada kalian.. "kata Zaid geram.


"Harus, jangan pernah menentang keputusan papa atau kamu tak akan pernah mendapatkan apapun nantinya, "ancam papa.


"Silakan pa, ambil semua.. Za tak minta warisan atau uang papa. Tapi jangan sentuh rumah ini. Ini semua hasil kerja keras Za sendiri, " ucap Zaid dengan tegas.


"Dan mama lihatlah menantu macam apa yang mama inginkan.. Lihatlah dia membohongi papa dan mama, "kata Zaid menyerahkan video berisi percakapan Maya kemarin.


Mama dan papa menontom video yang direkam Zaid. Mereka sangat marah melihat orang yang tadi mereka bela telah menipu mereka. Akhirnya karena malu dan marah mereka berniat meninggalkan rumah Zaid dan tak mendesak anaknya lagi .


"Mama papa, besok hari raya. Za mungkin akan pulang ke rumah ayah mertua menyusul Annisa tak bisa marayakan dirumah kalian, jadi hari ini juga Zaid minta maaf lahir batin kepada kalian. Maaf jika belum bisa menjadi anak yang kalian banggakan. Maaf jika belum bisa memberi cucu pada kalian, " kata Zaid bersimpuh dan mengecup tangan kedua orangtuanya sebelum mereka beranjak dari tempat itu.


Setelah mengemas baju ia melajukan mobil menuju rumah mertuanya. Namun karena menjelang hari raya jalanan sangat padat. Ia terjebak kemacetan di jalan raya. Baru selepas isya ia sampai di dekat kampung mertuanya.


Hatinya membuncah bahagia setelah masuk ke perkampungan dan akan segera bertemu dengan istrinya. Tiba-tiba ponselnya berdering. Hatinya bahagia mendapati istrinya yang menelepon. Berarti wanita itu sudah melihat pesan video yang ia kirimkan. Malang, ponsel yang berada di dashboard terjatuh ketika ia ingin meraihnya. Ia terbungkuk-bungkuk mengambil ponsel yang berada diantara kakinya. Ketika berhasil mendapatkan ponsel, tiba-tiba ada seseorang yang melintas menggunakan sepeda motor dan demi menghindari tabrakan Zaid membanting setir ke kiri hingga menabrak tiang listrik.


Duaarrrr


Si pengendara motor oleng dan masuk ke selokan karena kaget. Dan Zaid menabrak tiang listrik yang berada di kiri jalan. Zaid sempat melihat ke sekeliling dan lega karena tak melihat ada korban yang ia tabrak. Hingga akhirnya pandangannya menggelap.

__ADS_1


.


.


.


.


.


.


.


.


Akankah Zaid bertemu dengan Annisa? Akankah mereka bahagia?


Kasih like, komen, dan vote ya readers.

__ADS_1


__ADS_2