Second Life : My Past Is My Future That'S Why I Become A Ninja

Second Life : My Past Is My Future That'S Why I Become A Ninja
Chapter 60


__ADS_3

Seminggu kemudian, aku kembali ke jepang dan langsung kembali ke kyoto. Selama aku di taiwan, tetua Tian dan tetua lainnya sudah mulai bergerak menyusupkan anak buahnya ke hongkong melalui jalur laut. Xin liang ikut kembali bersama ku ke jepang, tapi dia langsung ke osaka untuk mengatur bisnis nya bersama Endo. Ketika sampai di rumah, aku melihat Touka dan Rin sedang berlajar bersama dengan Eru dan Yuka, kemudian Hikari mengatakan pada ku kalau Eru dan Yuka masuk ke sekolah yang sama dengan Touka dan Rin, hanya saja berbeda gedung karena smp dan sma di pisah. Di rumah ku juga sedang ada Keiko yang membantu Hikari mengurus rumah nya, sedangkan anak nya di urus oleh pengasuh di rumah nya. Baru saja aku duduk di ruang tengah, tiba tiba handphone ku berbunyi,


“Ya...”


“Bocchan, bisa datang ke kantor, ojouchan dan aku mau bicara.....” Ujar Manabu di telepon.


“Baik, aku kesana.....” Ujar ku.


Ketika menutup telepon, aku menoleh dan melihat Hikari berdiri di samping ku sambil tolak pinggang dan cemberut.


“Baru juga kamu pulang.....begini nih kalau urusan sama Ayame.” Ujar Hikari.


Aku berdiri dan memeluk pinggang nya sehingga perutnya yang besar menempel pada ku.


“Sabar ya Hichan....aku hanya sebentar....” Balas ku sambil tersenyum.


“Ya sudah, jangan sampai malam, aku mau masak....” Jawab Hikari yang akhirnya tersenyum.


Aku langsung ke luar rumah dan naik mobil untuk pergi ke kantor. Begitu sampai di kantor, aku bergegas ke ruang pertemuan, ketika membuka pintu, ternyata bukan hanya Manabu dan Ayame yang menunggu, Haruka dan Shindo juga ada di dalam bersama mereka. Wajah ke empatnya terlihat serius dan tegang, ada apa ini, pikirku. Aku masuk ke dalam dan duduk di tengah,


“Apa yang terjadi ?” Tanya ku langsung saja.


“Begini bocchan....”


Manabu menjelaskan kalau bisnis Ayame dan Shizuka di daerah saga dan fukuoka sekarang di kuasai kembali oleh clan Kotogaki yang mendapat sokongan dari luar negeri. Semua terjadi karena meninggal nya Shizuka yang awal nya memegang clan itu, sementara itu bisnis kita yang di tokyo juga mulai sepi karena bersaing dengan Kirishima yang memecahkan diri dari clan Odasiga. Hmm menarik dan Ayame tidak berbuat apa apa, dia langsung menggantungkan dirinya pada ku, haduh bagaimana ini, bukankah dia harusnya bisa mengendalikan semuanya.


“Ternyata mereka diam diam menjadi besar lagi...semua ulah Motoya kun.” Ujar Shindo geram.


“Hmm yang dulu membocorkan soal kabin ketika aku di sana ya.....kebetulan, aku belum membuat perhitungan dengan nya.” Ujar ku.


“Kabin ?” Tanya Ayame.


“Ingat kan, waktu kita bertiga melarikan diri ke kabin milik Ryota aniki lalu kabin nya meledak....” Jawab ku.


“Oh iya benar....jadi waktu itu ulah si Motoya itu ya.....” Balas Ayame.


“Dia yang membocorkan lokasi keberadaan kita.” Balas ku.


“Maaf, waktu itu aku yang mengatakan mengenai kabin padanya.” Ujar Shindo menunduk.


“Waktu itu kamu kan tidak tahu ceritanya....” Tambah Haruka.


“Jadi sekarang yang menerima sokongan dari luar negeri dia ya ?” Tanya ku.


“Benar aniki, dia menghubungi Ayame aneki untuk keluar dari Amagaoka tadi pagi.” Ujar Shindo.

__ADS_1


“Benarkah itu Ayame chan ?” Tanya ku.


“Benar onii chan, alasan nya dia hanya setia pada Shizuka, karena Shizuka sudah meninggal dia memecahkan diri, tapi aku mendengar suara Hana di belakang nya sedang berbicara.” Jawab Ayame.


“Jadi sekarang bagaimana bocchan ?” Tanya Manabu.


Aku berpikir sejenak, sebab aku tidak mengerti bagaimana perjanjian Ayame dan Shizuka terhadap Motoya sampai dia berani berpaling dari mereka.


“Ayame chan, sebenarnya selama ini apa yang kalian lakukan ketika merekrut semua clan itu ?” Tanya ku.


Ayame tidak menjawab apa apa, tapi dari wajah nya aku sudah tahu kalau mereka pasti menjanjikan sesuatu kepada clan clan yang sekarang melepaskan diri dari mereka, entah apa itu aku tidak mau tahu. Berarti sekarang hanya tinggal satu cara, yaitu melebur Amagaoka ke dalam Yashiro, supaya aku bisa mengambil alih bisnis bisnis mereka yang masih tersisa. Tapi untuk melakukan itu, aku harus mengumpulkan semuanya dan mengadakan rapat besar, karena tidak semua senang dengan ada nya clan Amagaoka. Aku mengusulkan hal tersebut kepada Ayame dan dia mengangguk menyetujui nya. Setelah Ayame menyetujui nya, aku minta Manabu untuk mengaturnya, Haruka dan Shindo aku minta untuk menghadiri juga bersama dengan Ayame.


***


Beberapa hari kemudian, rapat besar di gelar di kantor ku. Semua representatif clan hadir malam itu, langsung saja ku buka acaranya dan tanpa basa basi lagi aku mengatakan kalau Ayame sebagai kepala keluarga Amagaoka akan bergabung dengan alasan untuk menghalau pihak asing yang mencoba menjajah kita lewat clan clan kita sendiri. Tidak ada satu pun yang tidak setuju dengan usulan ku, mereka semua menerima dengan senang dan bersemangat, hanya saja dari clan Jinguji akan terus mengawasi Amagaoka di bidang spiritual. Ketika aku berdiri akan menutup rapat,


“Awaaas.....” Teriak seorang pria di antara para tamu.


Aku menoleh ke arah teriakan dan melihat seorang pria yang menyamar menjadi tamu sedang menodongkan pistol ke arah ku atau Ayame, aku langsung merangkul Hikari dan Ayame yang ada di sebelah ku untuk berlindung di bawah meja, tapi sayang lengan ku terkena tembakan, aku sempat melihat pria itu di bekuk oleh para tamu di sebelah nya dan di bunuh di tempat. Ryota langsung menghampiri ku, sedangkan Ayame dan Hikari langsung melihat luka ku dan memeriksanya,


“Aku tidak apa apa, cepat kalian keluar dari sini, ini belum selesai...” Ujar ku.


“Ayo Ma kun, kamu juga keluar....” Teriak Hikari.


“Iya onii chan.....cepat.....” Teriak Ayame.


“Hati hati Masa, aku akan segera kembali....”


Ryota langsung menyeret Hikari dan Ayame keluar dari ruangan di ikuti oleh Keiko dan Haruka yang di dorong oleh Shindo. Setelah mereka aman, tiba tiba pintu utama di buka, banyak sekali orang bersenjata masuk ke dalam, seorang yang memakai kursi roda dengan tubuh yang penuh luka bakar, sehingga wajah nya benar benar tidak bisa di kenali. Dia masuk di dorong oleh seorang wanita berpakaian ketat bewarna hitam. Seluruh orang bersenjata itu menodongkan senjatanya kepada para tamu yang akhirnya tidak bisa bergerak dan mengangkat tangan mereka dan meletakkan nya di kepala sambil kembali duduk di kursi masing masing.


“Hehehe kamu mengadakan pertemuan tanpa mengundang ku, apa kabar Odasiga Masamune ?” Tanya pria di kursi roda itu.


“Siapa kamu ?” Tanya ku sambil memegang lengan ku yang tertembak.


“Hahaha aku ? kamu tidak kenal aku ? kamu dulu mengganggu ku, aku membalas mu dengan menyerang sekolah, tapi kamu selamat......dan sekarang kamu bilang tidak ingat aku ?” Tanya nya.


Aku langsung berpikir, aku mengganggunya waktu sekolah dan dia membalas dengan menyerang sekolah, jelas bukan di osaka. Aku tahu siapa pria yang duduk di kursi roda itu, aku ingat setelah dia menyebutkan menyerang sekolah. Clan nya yang membunuh kedua orang tua ku, membuatku di adopsi jisan, merundung Sayaka. Ya aku kenal dia, Kirishima Suzuki, ternyata dia masih hidup dan selamat dari ledakan itu.


“Oh masih hidup kamu rupanya....Kirishima kun. Mau apa kamu kesini ?” Ujar ku.


“Serahkan Ayame padaku.....aku punya urusan sama dia....” Ujar nya.


“Heee begitu rupanya....maaf, tapi aku sebagai kakak nya melarang dia menemui mu.”


“Dia mengganggu ku......dengan mengirim Sayaka ke amerika, padahal sedikit lagi semua akan jadi milik ku....”

__ADS_1


“Hah kamu masih memikirkan hal itu ? sadar bung, lagipula memang kamu bisa apa terhadap Sayaka chan dengan tubuh seperti itu ?” Tanya ku.


“Diaaaam...Sayaka milik ku...sampai kapan pun milik ku....aku berhak menggunakan nya sesuka ku.” Ujar Suzuki berteriak.


“Benar saudaraku, Sayaka han memang milik mu.....” Tiba tiba Lie fong muncul dan memegang pundak Suzuki sambil tersenyum melirik ku.


Haha aku bisa melihat benang merahnya sekarang, ternyata semua ini adalah ulah Suzuki dan semua bermula ketika Sayaka pindah ke amerika. Jadi rupanya yang mempertemukan Ayame dan Shizuka dengan bos gila itu rupanya dia dan sekarang dia mau memaksa mengambil bisnis Ayame untuk membawa Sayaka kembali. Sekarang aku sudah tahu, hebat sekali caranya, tapi jangan harap bisa keluar dari ruangan ini hidup hidup.


“Hahahaha bagus, semua aktor sudah datang, para hadirin sekalian, tidak perlu khawatir....” Aku langsung menjentikkan jariku.


Dari sudut sudut ruangan, muncul hujan shuriken yang langsung membunuh semua pengepung di dalam ruangan. Kenapa aku bisa siap, sebab ketika aku mengatur persiapan pertemuan akbar ini bersama Manabu san siang tadi, aku merasa sedang di awasi, kemudian aku meminta Kenzo menyelidiki nya dan benar, ada beberapa orang asing, geng dan anak buah dari clan yang aku belum tahu clan apa, yang pasti bukan salah satu clan yang ada di bawahku, mengawasi kita. Lalu Kenzo menangkap Todo yang kembali berkhianat dan langsung ku bungkam. Setelah itu, aku minta kepada Kyoya untuk memperkuat penjagaan selama pertemuan akbar berlangsung. Jadi sebelum mereka masuk aku sudah tahu ada yang datang, aku hanya kecolongan ketika ada tamu yang menembak dan ternyata yang menyerang adalah Suzuki. Para tamu langsung berdiri dan menodongkan senjatanya kepada Suzuki dan Lie fong, tapi ada yang aneh, keduanya terlihat santai saja.


“Hebat Masa, kamu memang benar benar hebat....aku akui. Tapi ini belum selesai, ayo saudaraku, kita pergi.” Ujar Suzuki.


Tiba tiba wanita yang mendorong kursi rodanya membuka topeng nya, ternyata dia adalah Hana yang melemparkan kunai kepada ku. Kyoya turun dan menangkis kunai nya. Lalu Hana membanting beberapa bom asap yang langsung memenuhi ruangan


“Kyaaaaaah....” Terdengar teriakan dari ruang sebelah.


Aku langsung berlari menuju ruang sebelah bersama Kyoya, ternyata di sebelah ada seorang ninja yang sedang menusuk perut Ryota yang sepertinya sedang menghalangi Hikari. Kyoya langsung menghajar ninja itu sampai tewas, sedangkan aku langsung memeriksa Ryota, untung saja tusukan nya tidak kena organ vital nya.


“Aku tidak apa apa Masa....” Ujar Ryota yang duduk sambil memegang perut nya.


“Keiko nee san cepat telepon ambulans.....” Teriak ku.


Keiko yang duduk di sebelah Ryota langsung menelpon ambulans, aku berdiri dan memeriksa ninja yang menyerang tadi.


“Masa kun, lagi lagi koga.” Ujar Kyoya sambil membuka topeng nya.


“Hana lagi.....” Ujar ku sambil mengepalkan tangan.


Tak lama kemudian, aku kembali keluar dan melihat tamu tamu kebingungan karena Suzuki, Lie fong dan Hana sudah menghilang, aku melihat pintu tertutup, bagaimana cara mereka keluar, beberapa tamu mengatakan mereka menghilang begitu saja di tengah asap. Tiba tiba Hikari berada di belakang ku bersama Manabu, Hikari langsung memeluk ku dari belakang,


“Makun, kamu harus ke rumah sakit....tolong.....hik...hik...” Hikari menangis di punggung ku.


“Benar bocchan....kamu harus kerumah sakit, serahkan semua yang di sini padaku....” Tambah Manabu.


Para tamu yang melihat kondisi tangan ku pun mengatakan kalau aku harus ke rumah sakit, akhirnya aku menyerah dan kembali ke ruangan sebelum nya, aku melihat Ryota juga sudah berdiri sambil memegang perutnya dan di papah oleh Keiko, Haruka dan Shindo menuntun Ayame yang masih gemetar.


****


Di rumah sakit, setelah aku dan Ryota di perban dan sudah di jahit, barulah aku bertanya kepada Ayame. Akhirnya Ayame bercerita kalau dia dan Shizuka memiliki agensi di dunia hiburan dan Sayaka adalah salah satu bintang nya. Tiba tiba Lie fong mengatakan kepada Ayame untuk meminta akses ke agensi, karena tidak curiga, Ayame memberikan nya dan tidak mempermasalahkan nya, lalu dia dapat laporan ternyata agensi itu meminta Sayaka pergi ke hongkong untuk permintaan peran di sana. Awalnya Ayame mengira kalau ini kesempatan bagi Sayaka, tapi ketika Shizuka memeriksa kegiatan agensi karena dia mendapat protes keras dari klien karena Sayaka menghilang padahal Sayaka harus menyelesaikan syuting drama nya, dia menemukan keanehan kalau yang menerbangkan Sayaka ke hongkong adalah Kirishima Suzuki atas nama agensi dan Lie fong yang menandatangani nya, Shizuka langsung menyelidiki sebab agensi tidak pernah menerima permintaan peran dari hongkong. Hasil nya ternyata Sayaka di jadikan upeti untuk bekerja sama dengan bos bernama Wu shang di hongkong. Setelah mengetahui hal itu, Shizuka mengatakan nya pada Ayame. Lalu di sinilah Ayame mengadakan pertemuan dengan Wu shang untuk mengambil kembali Sayaka. Setelah itu, Ayame berhasil dan menerbangkan Sayaka ke amerika, tapi Wu shang jadi mengincar dirinya dan meminta Lie fong untuk melamarnya. Ketika Ayame menolak, Wu shang tidak terima dan akhirnya menyebabkan Shizuka terbunuh.


“Pantas dia bilang padaku kamu menganggunya.....aku paham sekarang.”


“Maafkan aku onii chan.....” Ujar Ayame.

__ADS_1


“Sudahlah, semua sudah terjadi.....sekarang aku sudah tahu dalang semua ini. Rupanya hantu dari masa lalu.”


Baiklah, dalang dari semua ini sudah jelas sekarang, sekarang kita kubur dulu bos besar dari hongkong itu. Rencana ku sudah berjalan dan sudah sempurna untuk mengubur bos besar itu. Setelah itu kita datangi dalang nya, di jamin dia tidak akan mati dengan mudah dan tentunya akan sangat menyakitkan.


__ADS_2