
Pagi-pagi buta, Kediaman Dewantara sudah dihebohkan dengan teriakan Mami Zara yang menggelar
" Ayo semuanya! udah siap semua kan?!" teriak Mami Zara kepada keluarganya
Iya...pernikahan Al dan juga Aurora memang dilakukan hari ini karena persiapan pernikahan dilakukan selama seminggu yang lalu
Mami Zara dan juga Bunda Rina tidak mau melakukan pernikahan anak mereka dirumah, walaupun pernikahan mereka dilakukan outdoor tapi keluarga mempelai tetap merahasiakan pernikahannya
" Mami.." rengek Aurora yang sedikit cemas
" santai aja sayang..Mami dulu juga gitu kok!" Mami Zara menenangkan anak gadisnya tersebut
" Mami apa nanti Aurora bisa jadi istri yang baik dan Sholehah kayak Mami?" tanya Aurora
" seorang suami yang setia tidak akan menuntut sesuatu yang diluar kehendak bisa istrinya lakukan, dan Mami sudah melihat bahwa Al adalah suami yang setia dan juga penyayang..ia terlihat dingin agar bisa memberikan kehangatan untuk istrinya kelak!
Papi Arka juga dulu begitu, dulu kami juga dijodohin sama Opa,Oma..Papi dulu itu dingiiiinnn banget sama Mami tapi ada waktunya Mami melihat dan juga merasakan kelembutan dan juga cinta yang besar dari Papi sayang!" nasehat Mami Zara kepada Aurora
"Yang~ kamu jangan sebarin rahasia kita dong dulu katanya udah janji!" kesal Papi Arka
Sebenarnya selama Mami Zara menceritakan tentang suaminya tersebut Papi Arka sudah menahan kesal yang amat mendalam..mau membantah jelas ia tidak berani, pernah sekali Papi Arka membantah ucapan Mami Zara dan setelah itu Mami Zara sangat kesal dan pernah pisah kamar semalam, sebelum orangtua Mami Zara menasehatinya
" ngomong apa tadi Papi? kita emang dulu udah janji tapi bukan berarti kita rahasiakan terus-menerus kan Pi? anak-anak juga perlu tau agar mereka tidak kaget nantinya kalo punya pasangan itu kulkas" ujar Mami Zara
"Mi, serius dulu papi itu dingin sama Mami?!" pekik Nathan yang seakan seperti orang yang baru saja tahu akan suatu kebenaran
(padahal iya)
" iya.. jadi sayang kamu nggak usah takut tentang pernikahan,nikah semua itu..karna menikah itu ibadah! kamu udah yakin kan sama keputusan ini? karna Mami nggak mau kamu menjalankan pernikahan ini nantinya dengan memendam kecewa,marah bahkan sampai dendam Mami nggak mau!" ucap Mami Zara
" insyaallah Aurora siap Mi! lagipula Aurora juga udah sholat istikharah buat yakinin keputusan Aurora!" ujar Aurora berbinar
mereka tidak menyadari bahwa ada seseorang yang 'terlupakan' di mobil
"Eh iya astaga sampe lupa kalo ada orang yang 'terlupakan' disini!" sindir Nathan kepada Aditya yang memang satu mobil.. ya keluarga Dewantara memang cuti agar bisa menyaksikan momen spesial hari ini
"Nah kita udah sampai!" ujar Papi Arka sambil melepas seat belt-nya
keluarga Dewantara dan juga Alfarizky mengadakan pernikahannya di taman bunga milik keluarga Alfarizky taman bunga tersebut memang menjadi tempat terbaik untuk membuat acara pernikahan
sudah banyak pelanggan yang memesan secara khusus untuk membuat acara pernikahan
" Oke, Rora sekarang kamu siap-siap dandan ayo Mami antar!" ucap Mami Zara
Aurora mengangguk dan mengikuti Maminya tersebut
Sementara para lelaki bersiap-siap berganti pakaian dengan baju yang formal
__ADS_1
keyli, Arfaz dan juga sikembar baru saja datang
Arfaz langsung menyusul mertua dan juga adik iparnya bersama Ken
Sedangkan Keyli langsung menyusul Maminya bersama Ariel
" Iihhh cantiknya sih menantu Bunda!" pekik Bunda Rina saking senangnya
" Bunda bisa aja" ucap Aurora malu-malu, ia sebenarnya selalu 'B' aja saat dibilang cantik
tapi entah kenapa saat Bunda Rina yang mengatakannya ia menjadi malu
bahkan ia lebih banyak diam dan lebih anggun hari ini
...💖💖💖💖...
Pernikahan hampir dimulai semua orang sudah bersiap-siap.. kebanyakan yang hadir dalam acara tersebut hanya keluarga selebihnya orang luar yang harus menandatangani perjanjian bahwa akan merahasiakan pernikahan ini
" saudara Aliando Arnesto Alfarizky!" panggil Papi Arka
" Ya saya!" jawab Al dengan tegas
" saya nikahkan dan kawinkan engkau dengan putri saya Aurora Noviana Dewantara binti Arkana Dewantara dengan mas kawin cincin berlian, seperangkat alat sholat dan juga uang sebesar 50 juta rupiah dibayar tunai!" panjang lebar Papi Arka meng'ijab'kan putrinya tersebut
" Saya terima nikah dan kawinnya Aurora Noviana Dewantara binti Arkana Dewantara dengan mas kawin cincin berlian, seperangkat alat sholat dan juga uang sebesar 50 juta rupiah,dibayar TUNAI!" Al mengucapkan Kobul-nya dengan sekali tarikan nafas
"bagaimana para saksi sah?!"
"Alhamdulillah"
penghulu mengucapkan doa untuk pernikahan tersebut
selanjutnya Mami Zara dan juga Bunda Rina keluar sambil menggandeng kedua lengan Aurora
Aurora yang datang dengan gaun pengantin warna putih berjalan dengan anggun sambil membawa sebuah buket bunga yang cantik
Al berdiri sambil mengulurkan tangannya menunggu tangan Aurora menggapainya
Aurora menerima uluran tangan Al
Al yang sudah menggenggam tangan putih Aurora langsung menarik Aurora pelan agar mendekat kedekatnya
Aurora sedikit kaget mendapat perlakuan tiba-tiba tersebut
Al lantas memasangkan cincin di jari manis kanan indah Aurora begitupun Aurora memasangkan cincin dijari manis kanan Al lalu mencium tangan Al
Al langsung mencium kening sayang Aurora
__ADS_1
Aurora sempat terkejut lalu menatap Al dengan senyum malu
Al terkekeh dengan sikap malu istri barunya tersebut
" sekarang kalian berdua adalah suami istri yang sah Dimata agama dan hukum..
Al kamu sayangi dan cintai putri Papi ini, kalo kamu udah nggak mampu menjaganya kembalikan saja pada Papi jangan malah kamu buat dulu luka dihatinya jika tidak maka kamu yang akan Papi.." papi Arka tidak melanjutkan ucapannya
"Al janji akan terus cinta dan sayang sama Aurora Pi! nggak akan Aurora kembalikan lagi ke Papi dan Al bakal nepatin semua janji Al!"
Papi Arka langsung memeluk erat menantunya tersebut dan juga ayah Deon yang langsung memeluk putra sulungnya tersebut sambil menepuk punggungnya sayang
" ini nggak ada sesi ciuman-nya apa?! udah ditungguin semua nih!" ucap Nathan yang duduk dengan pose penuh gaya bersama Arfaz, Aditya,Arfaz dan juga Devan
Ya! teman teman dekat Al dan Aurora mereka undang tapi juga harus menandatangani perjanjiannya juga
Al menatap lembut istri barunya tersebut lalu menatap teman-temannya dan juga kakak iparnya sambil menggelengkan kepalanya
" nggak ada ciuman, aku nggak mau kalian ngelihat gimana aku cium istri ku ini!" ucap tegas Al
" udah nggak ada sesi ciuman-nya Al sama Aurora simpan ciuman mereka untuk malam pertama" ujar Mami Zara
" Ingat belum boleh sentuh menyentuh lho ya.." ujar Ayah Deon,Al mengangguk
" karena tidak ada acara kissing kita lanjutkan langsung saja dengan acara lempar bunga!" ujar MC
Al dan Aurora bersiap-siap melempar buket bunga nya dan....
Swwwiingggh
bunga tersebut dilempar dan berhasil ditangkap oleh Devan dan juga Della bersamaan
"cuit...cuit...kayaknya ada yang mau jadi pasangan selanjutnya nih" ucap Aditya
langsung menyadarkan Della dan Devan yang saling pandang Della langsung tersadar dan hampir menjatuhkan bunga yang ia tangkap
Devan dengan sigap langsung menangkap bunga tersebut agar tidak jatuh ketanah
" Devan! Lo ngapain sih ikutan tangkap bunga juga?!" sindir Nathan sambil terkekeh kecil
" jangan dibuang dong bunganya kan sayang..
heeemm..Gue juga nggak mungkin sih bawa pulang bunganya nanti yang ada Mama ke-ge'eran deh" ucap Devan "bunganya buat Lo aja lah..salanghaeyo!! " Teriak Devan dikalimat terakhir
Devan sengaja mengatakan dalam bahasa Korea karena ia tahu Della tidak mungkin tahu artinya, Aurora dan juga Abel yang mendengar kata tersebut tersentak kaget tidak mengira Devan akan mengatakannya secepat ini. Tapi mereka cemas Della tidak akan mengerti
Disekolah Kejora terdapat beberapa latihan kursus bahasa asing..salah satunya pelatihan bahasa Jepang dan Korea
__ADS_1
...🪵🌳🌳🌳🌳🪵...