Secret Love Girls (Baru)

Secret Love Girls (Baru)
MALU


__ADS_3

" Kalian jadi berangkat?" Tanya Ayah Deon


Ternyata semalam Aurora dan Al tidur dirumah ayah Deon. Baju seragam Aurora dan Al diantar ke rumah Bundanya. Al menyuruh seseorang untuk mengambilkan baju seragamnya dan juga seragam Aurora dirumah mertuanya


" iya jadi! ini udah pake seragam!" Al jengah dengan Ayahnya yang sangat suka berbasa-basi


" eeeiihhh.. biasa aja dong! kok ngamok?!" tanya Ayah Deon dengan nada polos tak bersalah


" ayaahhh...." Al frustasi sudah


" udah kamu sarapan aja" tegur Aurora


Aurora menenangkan suaminya dengan mengusap-usap lembut lengan Al


Setelah sarapan yang berujung dengan Al yang jadi bahan bully ayahnya itu, Al dan Aurora pamit kesekolah menggunakan motor Al


Bukan tanpa alasan. Sebenarnya Al sudah mencoba membujuk Aurora agar kesekolah naik mobil saja, tapi Aurora menolak dan merengek ingin naik motor. Setelah membujuk Al dengan susah payah, Aurora akhirnya bisa naik motor kesekolah dengan alasan ingin mencoba pacaran dengan yang sudah halal


Sampai disekolah semua orang heboh dengan kedatangan Al yang naik motor membonceng seorang wanita cantik


Aurora dan Al masuk kesekolah dengan aura yang berbeda. Al menarik tangan Aurora agar berjalan lebih cepat karena jalan Aurora mulai melambat karena banyak mata yang meliriknya dan juga Al


Al menarik tangan Aurora sampai kekelas. Semua orang tentu terkejut tak terkecuali Angel, menatap Aurora dengan tatapan horor


Al dan Aurora duduk di bangku mereka masing-masing


" heh! Lo itu udah bosan hidup ya?!" pekik Angel yang tiba-tiba datang menghampiri meja Aurora


" maksudnya?" tanya Aurora tanpa menoleh kearah Angel yang sedang menatapnya marah


Aurora sedang mengerjakan tugas dibukunya


angel merebut paksa buku Aurora dan melemparnya


"maksud Lo apaan sih?! dateng-dateng marah-marah! kurang kerjaan apa kenapa Lo?!" tanya Aurora sembari mengambil bukunya yang tadi dilempar Angel


" Lo tu yang apa-apaan! kenapa Lo bisa dibonceng Al?! karena harusnya itu gue yang nantinya dibonceng Al, bukan Elo!!" pekik Angel


" udah Pagi masih aja mimpi..ck ck" Aurora menggelengkan kepalanya melihat sikap Angel


Angel ingin menimpali ucapan Aurora, tapi Bu Wina sudah datang kekelas untuk mulai mengajar

__ADS_1


Angel kembali kebangkunya dengan perasaan


kesal bercampur marah yang menjadi super kesal


ISTIRAHAT


" cieee yang udah Nikah...!! mulai sekolah pertama sebagai pasangan baru.." ucap Adel


Aurora hanya memandang Adel dengan perasaan kesal bin malu


Al? Al hanya diam menerima suapan nasi dari Aurora sembari menatap ponselnya. Tidak ada niatan untuk menatap Adel


" eh katanya, Al sama Aurora itu pacaran lho!" bisik siswi 1


" ah masa?! yaaahhh...gagal deh dapet cowok ganteng bin tajir " sahut siswi lainnya


" iyaa..hu hu hu"


setelah itu, Angel datang kekantin. Sempat menjadi sorotan saat Angel datang kekantin, karena Angel datang kekantin dengan pakaian yang tidak biasa. Bagaimana mungkin, Angel datang kekantin dengan baju yang sedikit kekecilan bahkan hampir seperti tidak bisa dimasukkan, rok sekolah yang dia gunakan juga diatas lutut, kancing baju seragam yang atas juga ia buka dua kancing sehingga memperlihatkan belahan dadanya


" astaga Angel! dia mau ngapain sama baju kayak gitu?" bisik siswi


" iya, udah kayak ja lang yang mau jual diri" bisik siswi


tidak ada tanggapan dari Al, bahkan Al lebih memilih melihat makanan yang ia pesan daripada melihat orang dengan penampilan kurang bahan didepannya


Angel yang melihat tidak ada jawaban dari Al, berjalan ingin duduk di sebelah kiri Al yang memang kosong. Aurora duduk disamping kanan Al, Nathan melihat Angel ingin duduk disebelah langsung menyerobot kursi sebelah kiri Al, sehingga Al duduk ditengah-tengah Aurora dan Nathan


Angel yang melihat hal itupun langsung kesal


" minggir Lo! gue mau duduk disebelah Al!" usir Angel


" heh Angel! Lo tau nggak pepatah ini " siapa cepat di dapat" Nathan udah duluan duduk disana jadi dia yang udah tempat disebelah Al" ujar Devan


" lagian Lo pake baju kayak gitu, mau jual diri? sori disini nggak ada yang tertarik ama body tepos Lo!" sentak Della


" siapa tau cowok Lo juga nikmatin kan?" tanya Angel dengan percaya diri


Della menatap Devan dengan perasaan khawatir


Della melihat Devan yang sedang menutup mata dan juga mulutnya, seperti menahan sesuatu

__ADS_1


" Say, kamu nggak papa kan?" tanya Della yang sedikit khawatir dengan Devan


Devan membuka matanya dan menatap Della dengan tatapan sendu, lalu memeluk erat Della sembari menyusupkan kepalanya diceruk leher Della


" usir dia By, aku nggak sanggup liat dia!" pinta Devan kepada Della


hal yang sama juga terjadi kepada Nathan. Nathan yang tadi seperti menatang Angel, sekarang malah memeluk Abel, sembari menutup mata


Della menghela nafas lalu menatap Angel yang terlihat raut wajah malu


huuffftt


" lebih baik Lo pergi dari sini! nggak liat cowok gue kenapa?!" sentak Della


Angel yang sudah kelewat malu lantaran siswa/siswi yang ada di kantin tersebut juga sedang membicarakannya lalu pergi dari kantin bersama teman-temannya dengan perasaan malu dan kesal setengah mati


" udah pergi By?" tanya Devan masih dengan posisi memeluk


Della terkekeh lalu mengusap rambut Devan dengan lembut


" iya udah, tenang aja..!" ucap Della


Devan melepas pelukannya, terlihat bulir keringat menempel di dahinya


" kenapa? kok sampe gitu?" tanya Della sembari menusap dahi Devan yang berkeringat dengan tissu


" aku nggak suka liat dia kayak gitu! aku nggak mau ternodai, mataku ini udah terkunci sama kecantikan kamu By!" ujar Devan sembari menatap lekat bola mata Della


Della yang mendengar ucapan Devan hanya bisa memalingkan wajahnya yang sudah merah menahan malu


Devan terkekeh kecil melihat sikap Della yang malu-malu


kejadian yang sama juga terjadi di antara Abel dan Nathan


" emm...Nathan di-dia udah pergi kok" ucap Abel gugup karena Nathan memeluknya dengan erat


Nathan tersadar lalu melepas pelukannya


" maaf...gue nggak sengaja! cewek itu bener-bener buat gue emosi batin tau nggak!" geram Nathan


" iya nggak papa kok" sahut Abel

__ADS_1


melihat Nathan dan Abel yang malu-malu, teman temannya hanya bisa menahan tawa melihat temannya itu sedang malu


" malu Mulu! pacarin sana biar nggak malu!" sentak Al


__ADS_2