
Nathan tersenyum
" Cemburu nih, ceritanya? hm?" tanya Nathan
Kayra terkekeh
" tersipu ya?" goda Kayra
setelah perjalanan selama 20 menit, Akhirnya Kayra sampai juga di rumah. Al dan Aurora bilang mereka nanti pulang agak telat, karena Aurora minta diantar ke mall dulu
" Assalamualaikum..Kayra pulang!" ucap Kayra saat sampai rumah
" Waalaikumsalam..Kayra!" pekik Mami Zara saat melihat Kayra masuk kedalam rumah
" Kamu kemana semalam sayang?!" tanya Mami Zara khawatir
kayra menunduk
" Maafin Kayra, Mi..pergi nggak pamit-pamit dulu kemarin. Kemarin Kayra pulang ke apartemen " Jelas Kayra
Mami Zara memeluk Kayra erat
" Ada masalah sayang? ayo cerita sama Mami!" ajak Mami Zara lalu menggandeng Kayra agar duduk disofa
" Nathan! Ambilin adik kamu minuman! Sama Mami sekalian" titah Mami Zara saat melihat Nathan juga ikutan duduk disofa
Nathan lalu menatap Mami Zara kesal tapi tetap mengambilkan minuman untuk adek dan Maminya tersebut
" ada apa sayang?" tanya Mami Zara
Kayra menatap Mami Zara lembut
" Kayra..marah! sama seseorang yang buat Kayra kecewa. Kaizo, Mi!" Kayra memulai ceritanya
" Ada apa sama Kaizo, sayang?" tanya Mami Zara walaupun terdapat nada kesal saat menanyakannya. Takut laki-laki itu membuat Putrinya kecewa
__ADS_1
" dulu..Kaizo sama Kayra pernah ketemu, waktu masih kecil. Kayra ketemu sama Kaizo ketika dia sedang duduk sendirian di ayunan dengan termenung. Kayra menghampiri Kaizo dan mengajaknya bermain" ujar Kayra
" Umur berapa kamu waktu itu, sayang? kok masih ingat?" tanya Mami Zara sembari terkekeh
" 6 tahun" sahut Kayra
" Kaizo sama Kayra berkenalan saat itu sampai..Tante Rere datang dan menjemput Kaizo untuk pulang. Tapi..sebelum Kaizo pulang, dia pernah ngomong gini ke Kayra, kalo dia mau nikahin Kayra nanti pas udah gede" lanjut Kayra yang langsung membuat Nathan yang sedang meminum jus nya langsung tersedak
" Minumnya pelan-pelan Abang!" peringat Mami Zara
" Tu cowok ngajak Lo nikah pas kamu masih umur 6 tahun?!" pekik Nathan terkejut, kayra mengangguk
" Jadi gitu ceritanya.." ucap Papi Arka saat masuk kedalam rumah. Pria itu sudah mendengar dari awal sampai akhir sejak tadi
" Papi?!" pekik Kayra
" Kamu nggak papa, Sweet heart?" tanya Papi Arka sembari duduk disamping Mami Zara
sweet heart adalah panggilan untuk Kayra Aurora dipanggil sweetie sedangkan keyli dipanggil dengan sebutan cutie pie
hanya para anak perempuannya saja, yang laki-laki tidak dia beri nama panggilan
" Kayra nggak papa Pi, Alhamdulillah baik-baik saja" sahut Kayra
" kamu bilang dibuat marah sama laki-laki yang Papi jodohkan waktu itu? kalo kamu menolak, tolak saja Kayra..jangan dipaksakan karena Papi tidak suka dan tidak ingin melihat kamu tersiksa nantinya!" peringat Papi Arka
" Memangnya apa yang dilakuin tu cowok sampe buat kamu marah, hah?" tanya Nathan
" Kayra bilang, tapi..Mami sama Papi nggak boleh marah ya? Abang juga! " peringat Kayra
semua mengangguk
" Jadi.. sebenarnya Kaizo, itu udah punya..pacar" ujar Kayra membuat kedua orangtuanya terkejut sekaligus Nathan yang sudah berteriak dan kembali tersedak untuk yang kedua kalinya
" Punya pacar?! dan dia masih berani?!" geram Papi Arka
__ADS_1
" Aku tau Papi akan seperti ini, tapi dengerin dulu cerita Kayra" cegah Kayra yang melihat
" Kayra..tau Papi bakalan marah, liat Orang yang mau dijodohin sama anaknya ternyata udah punya pacar, dan itu Kayra tau" ucap Kayra
" Kayra, udah tau sejak lama kalo Kaizo punya pacar" jelas Kayra
" Kalo kamu udah tau kenapa masih mau?" tanya Mami Zara kesal. Wanita itu kesal karen anaknya malah diam saja saat tau lelaki yang dijodohkan dengan putrinya tersebut ternyata sudah punya pacar
" Tidak semudah itu menghilangkan wanita itu dengan cepat. Kaizo mengira pacarnya itu gadis kecil yang dia temui dulu! berpikir jika Kayra yang dulu adalah dia" seru Kayra
" siapa namanya?" tanya Aurora saat gadis itu masuk kedalam rumah dan mendengar beberapa cerita dari Kayra
Aurora lalu memberikan kantong belanjaannya kepada Al yang berjalan dibelakangnya
Aurora lalu duduk disofa diikuti Al
" Namanya..Kyra! anak kelas XII IPS 2 " sahut Kayra santai
" Kyra? bukannya dia cewek yang sering buat masalah itu ya? dia bahkan pernah menawarkan tubuhnya kepadaku dengan bayaran kerjasama perusahaan dengan ayahnya" ucap Al tiba-tiba
semua orang yang mendengar langsung menganga mendengar ucapan Al
" Kenapa harus perusahaan kamu?" tanya Papi Arka kesal. Sudahlah, ayah itu sudah berpikir-pikir yang macam-macam tentang menantunya itu
" Karena dia pernah meminta ke ayah tapi ayah menolak keras! karena tau itu adalah niat busuk dari ayahnya " sahut Al
" terus kamu iya-in gitu kak?!" tanya Aurora kesal. Wanita itu sudah berkaca-kaca berpikir yang tidak-tidak tentang suaminya tersebut
Al yang melihat langsung paham akan problemnya
" Astaga! nggak sayang...mana mungkin aku mau dengan sampah jalanan kayak dia! udah nggak nangis lagi ya?" bujuk Al saat melihat setetes dua tetes air mata Aurora meleleh
Aurora yang mendengar seketika langsung terisak
Al yang gelagapan karena kesalahpahaman Papi mertua dan istrinya langsung meminta maaf kepada Mami Zara dan Papi Arka lalu langsung menggendong Aurora ala bridal style walaupun gadis tersebut memberontak dengan keras
__ADS_1
" cepat selesaikan masalahmu dengan putri Papi! jika tidak, kamu harus siap terima surat perceraian dan peringatan dari Papi, sekaligus hukuman dari anak-anak Papi" peringat Papi Arka
Al yang mendengar menelan ludahnya dengan susah payah. Jika mendapat peringatan dan hukuman mungkin Al akan dapat menerima, tapi jika cerai dengan istrinya...