
Kayra lalu berdiri mengambil spidol yang ada di meja guru dan mulai menggarap soal yang ada di papan tulis itu
10 menit berlalu, Kayra lalu menutup tutup spidolnya dan berbalik lalu menatap para murid yang terbengong
semua orang tidak menyangka. Satu soal yang mereka anggap sangat susah dan butuh waktu untuk menjawabnya, dapat dijawab oh seorang gadis kelas 11 hanya dalam waktu 10 menit
" tolong minta koreksinya, aku perlu menjawab telefon terlebih dahulu " ujar Kayra lalu beranjak ke sudut kelas untuk menjawab telepon yang memang sedari tadi berdering
" Ya, halo?!" sapa Kayra pada seberang
" Nona, apakah anda bisa datang ke kantor sebentar? ada masalah pada sistem membuat sedikit kekacauan di sini! " ucap seseorang panik di seberang teleponnya
" Ada apa?!" tanya Kayra
" Kami tidak tau Nona, sepertinya ada yang berusaha membobol sistem kita! sekarang sistem sedang bermasalah. semuanya error Nona! " Pekik orang diseberang
Kayra mengusap kasar wajahnya dan menghela napas kasar
" baiklah! jemput aku di depan sekolahan! 10 menit lagi!" perintah Kayra dengan suara kecil karena dirinya masih didalam kelas, bisa bahaya jika ada yang tau keadaannya
" saya, harus pergi sekarang! maaf Kakak-kakak, tanggung jawab saya hanya bisa sampai sini, nanti saya bilang kepada Bu Ani tentang hal ini, selamat pagi!" pamit Kayra lalu keluar kelas dengan berlari
murid yang ada didalam kelas dibuat heran dan bengong dengan sikap Kayra yang tiba-tiba
__ADS_1
Kaizo yang melihat juga dibuat heran. Dengan sigap, laki-laki itu segera berlari keluar kelas mengikuti Kayra tanpa memedulikan teriakan dari Kyra
Kaizo mengikuti Kayra yang pergi keluar sekolah, disana sudah ada mobil hitam dan seorang pengawal yang siap menjemput Kayra yang sudah bersiap didepan gerbang sekolah
setelah Kayra berbincang dengan penjaga sekolah, Kayra lalu keluar sekolah menghampiri mobil hitam tersebut
Kaizo tanpa ba-bi-bu lagi langsung mengikuti Kayra dengan menaiki motor sport nya. Kaizo keluar dapat keluar sekolah karena gerbang belum kembali di tutup oleh pak penjaga tersebut
Kaizo menarik gas motor nya dengan kecepatan penuh tanpa menghiraukan teriakan pak penjaga yang memanggilnya
Kayra melihat kebelakang dari mobil, motor Kaizo mengikutinya
" Lebih cepat, Pak Adam!" perintah Kayra pada supir yang tadi menjemputnya
Mobil Kayra berjalan lebih cepat. Kaizo yang melihat juga dengan cepat menyusul Kayra karena dirinya pun dibuat heran, ini bukan arah jalan untuk pulang kerumah Kayra
Kaizo tentu tau dimana rumah Kayra karena Mama Rere pernah memberi tau bahwa Kayra dan keluarganya kini tinggal dekat dengan rumah mereka
Kayra masih melihat kebelakang dimana Kaizo masih saja mengikutinya
" Pak, Pinggirkan mobil dipinggir jalan!" perintah Kayra
" memangnya ada apa, Nona?" tanya Pak Adam
__ADS_1
" Ada seseorang yang mengikuti kita" jawab Kayra
Pak Adam yang mendengar langsung terkejut. Pak Adam lalu menepikan mobilnya dipinggir jalan
Kaizo yang melihat langsung menepikan motornya juga
Kayra turun dari mobil dan berjalan kearah Kaizo yang juga baru turun dari motornya
" mau apasih?!" ketus Kayra dengan muka cemberut yang malah terlihat menggemaskan di mata Kaizo
" mau kemana Lo?!" tanya Kaizo
" pergi! ada apa?" sentak Kayra
" Gue tanya Lo mau kemana?!" geram Kaizo
" Nggak usah tau, aku kemana! udah sama balik! nanti di hukum lagi. Tenang aja, udah aku hubungin Bu Ani, dia bilang tidak apa-apa" ujar Kayra lalu berbalik kearah mobilnya ingin pergi
Kaizo yang melihat langsung mencekal pergelangan tangan Kayra
Kayra berbalik dan langsung menepis tangan Kaizo
Kayra memang paling anti dengan yang namanya lelaki
__ADS_1
hanya laki-laki yang mahram untuknya yang dapat menyentuhnya. lelaki lain tidak ada yang boleh menyentuh nya walaupun dekat dan hanya sebatas memegang tangan