
Dengan upaya dan sedikit sogokan, akhirnya
Resepsionis itu mau membukakan pintu tersebut dengan kunci, karena memang pintu apartemen disana terbuka menggunakan kartu
Nathan masuk kedalam sana. kosong. Seperti kamar Kayra yang ada dirumah, hal itu semakin membuat Nathan khawatir akan Kayra
"kamu kemana Kia?!" Gumam Nathan khawatir
Nathan bergegas menelfon Kayra, dua kali panggilan tidak terjawab dan dipanggilan ketiga, Kayra berhasil dihubungi
" kamu kemana Kia?!" Sentak Nathan tiba-tiba
"Kayra ada sedikit urusan diluar, Abang.."
" pulang. Abang mau minta maaf sama Kia" ucap Nathan lesu
" maafin Kayra Abang, tapi Kayra nggak bisa pulang hari ini, assalamualaikum.."
" waalaikum salam, Kia Hal~"
Tutt Tutt
Kayra mematikan sambungan telefonnya secara sepihak
Nathan meremas rambutnya, kenapa jadi gini sih?!
...🍃🍃🍃🍃...
Kayra menghela nafas kasar
__ADS_1
" mungkinkah anda terlihat sedikit kasar Nona?" Tanya Sekertaris Kim
Kayra saat ini sedang berada dikantornya, pekerjaannya menumpuk
Kayra mendongak menatap Sekertaris Kim
" aku tau, aku sengaja melakukannya"
"Apa anda ingin saya melakukan sesuatu terhadapnya?" Tanya Sekertaris Kim
"Apa yang bisa dilakukan?"
"Saya akan menarik beberapa investasi, mungkin?" Tanya Sekertaris Kim dengan menyengir
Kayra tergelak
"Tidak usah, cukup begini saja, lagipula perasaanku sedikit membaik setelah melakukan beberapa perkejaan ini" ucap Kayra
"Nona Kim tau, ada beberapa orang yang perasaannya akan membaik setelah menyelesaikan masalah yang dihadapi, contohnya aku, pekerjaan menumpuk sedikit menjadi problem bukan?" Ujar Kayra
"Tapi anda benar-benar hebat menyelesaikan pekerjaan dengan cepat Nona muda, padahal berkas-berkas dan laporan tersebut sangat banyak, tapi anda mampu menyelesaikannya dalam beberapa saat" ucap Sekertaris Kim kagum
" sudah tugasku, seharusnya aku yang berterimakasih, terimakasih sudah menjaga dan mengabdi disini, aku tidak tau apa yang akan terjadi jika Kau tidak ada Nona Kim" sahut Kayra
" sudah menjadi tugas saya, dan kewajiban saya untuk selalu membantu anda. Apa ada yang ingin anda lakukan, Nona?" Tanya Sekertaris Kim
" apa masih ada?" tanya Kayra dan dijawab gelengan oleh Sekertaris Kim
" tinggal beberapa, hAnya beberapa berkas kontrak tapi masih lama Nona, apa ada yang ingin anda lakukan?"
__ADS_1
"Hm? Tidak ada. Persiapkan meet dengan K.I Group saja Nona Kim. Perusahaan itu...aku tidak pernah melihatnya bekerja sama dengan kita sebelumnya, kenapa tiba-tiba ada?" Tanya Kayra
"Perusahaan itu sepertinya baru Nona, dan meminta invest dari kita, kontrak yang diberikan juga tidak buruk. Sama-sama menguntungkan" sahut Sekertaris Kim
" ya, Nona Kim urus saja"
...🌴🌴🌴🌴🌴...
Terhitung waktu sudah seminggu berlalu, dan selama seminggu itu adalah waktu dimana Nathan jarang melihat Kayra seperti biasa
Seminggu itu juga, sekolah mereka sama-sama libur karena ada pembangunan disekolah mereka
Seharusnya waktu-waktu seperti ini, dapat membuat Nathan agar berkomunikasi dengan Kayra, tapi sampai sekarang dia belum melihat batang hidung gadis itu
Kayra seperti menghindar darinya, selalu pergi kesuatu tempat pagi hari saat Nathan belum bangun, dan jarang pulang karena biasanya menginap di apartemen nya
Nathan pun sudah mengakui perbuatannya kepada keluarganya, dan membuatnya mendapatkan hukuman yaitu tidak boleh menemui Kayra sampai beberapa hari, itulah yang membuat Nathan tidak bisa bertemu dengan Kayra
Cukup kejam, tapi Nathan sudah cukup jera, hukuman itu sengaja Papi Arka lakukan agar anak-anaknya tau dan dapat menjaga ucapan mereka, ucapan adalah bisa luar biasa bagi manusia, jadi harus dijaga agar tidak melukai seseorang
Nathan sedang sarapan bersama adik, kakak dan iparnya. Mami Zara dan Papi Arka berada di ruang keluarga
"Kayra! Kamu sudah pulang?!"
Nathan menjatuhkan sendoknya saat mendengar teriakan Mami Zara, Nathan segera meninggalkan ruang makan dan pergi keruang keluarga, menghiraukan panggilan Aurora
Nathan terdiam melihat gadis yang tidak ia lihat selama seminggu ini sedang bercengkrama dengan Maminya
Dengan cepat Nathan memeluk erat tubuh kecil itu
__ADS_1
Kayra terkejut karena tiba-tiba merasakan tubuhnya dipeluk erat oleh seseorang, Kayra melihat Nathan memeluknya erat