Secret Love Girls (Baru)

Secret Love Girls (Baru)
KUNCI EMAS


__ADS_3

Papi, Papi kemarin Keyli ada sedikit masalah ditoko.." ujar Keyli


" oh.." sahut Papi Arka dingin


" kok cuma 'oh' sih?! Papi peka sedikit dong!!" ucap keyli sedikit kesal, padahal hanya pura-pura


" minta tolong sana sama suami kamu aja! kok minta tolong Papi?!" ujar Papi Arka yang sekarang menjadi dingin


" Papi sekarang jadi dingin deh!" celetuk Nathan


" dingin apa?! Papi nggak dingin kok!" elak Papi Arka


Setelah itu Papi Arka pergi meninggalkan anak-anaknya yang masih di ruang keluarga tersebut


1 detik


2 detik


3 detik


" hahahaha..."


semua orang yang ada di ruang keluarga tadi lalu tertawa keras. Arfaz hanya tersenyum geli sembari masih menghirup aroma tubuh Keyli.


triingg..


triingg...


" suara telfon?!" tanya Keyli


" iya, HP ku.." jawab Aditya


" nada dering handphone Abang nggak up to date banget sih " sempat-sempatnya Nathan mengomentari nada dering ponsel Aditya


" ssstt...diamlah ini Kayra yang menelfon!" pekik Aditya


Aditya menggeser tombol hijau lalu terdengar suara Kayra

__ADS_1


📱" assalamualaikum semua?!!" sahut


📱" waalaikumsalam.. kok tau nggak cuma Abang yang disini?" tanya Aditya kepada Kayra


📱" Taulah! karna nggak mungkin Abang angkat telfon cuma sendiri, pasti sikembar bakalan tau" sahut Kayra


📱" oke..ada apa nih tiba-tiba nelfon?!" tanya Nathan


📱"nggak ada apa-apa! cuma adeknya ini mau nelfon aja. Masa nggak boleh sih?!" ucap Kayra


📱" boleh kok.." jawab Keyli


📱" bercanda-bercanda..nggak ada apa-apa cuma Kayra lagi gabut ajah!" ujar Kayra sambil


📱" sikembar belum pulang ya?!" tanya Kayra


📱" belum masih disekolah.." jawab Arfaz


📱" ohh gitu.. yakan biasanya itu kalo Kayra telfon mereka langsung tahu gitu, kangen dipanggil kakak cantik! aaaaaa!! pen baliiikkk!!.." pekik Kayra


yang tidak sadar disebrang sana Arfaz, Aditya dan juga Nathan sedang geleng-geleng kepala sembari melihat Keyli yang sedang cemberut


" waalaikumsalam..


belum dijawab udah main tutup-tutup aja nih bocah!" sahut Nathan


" mau kemana yang?!" tanya Arfaz yang melihat Keyli pergi kekamar mereka


" mau mandi!!" teriak Keyli, terdengar nada cemberut disana


" haduh.. ngamok! gimana nih?!" Nathan menyindir Arfaz yang melihat Keyli pergi


" gimana tuh?! pasti ntar malemnya nggak ada yang belah duren nih!" celetuk Aditya yang sama-sama ikut menyindir Arfaz


" eh kalian jangan doain dong! udah dua hari Abang nggak dapet jatah ya! hari ini Abang mau buka puasa nanti!! " ujar Arfaz lalu menyusul Keyli kekamar mereka


Aditya dan Nathan hanya bisa tertawa keras bersama-sama. lalu pergi kekamar mereka masing-masing

__ADS_1


...🏙️🏙️🏙️...


" selamat kalian berhasil meringkus para penjahat yang terkenal disini!" ucap pelatih Kim, bersama dengan pelatih yang lainnya


" tapi, dilihat dari jumlah korban, itu melebihi dari peraturan yang kita buat tadi bukan?!" tanya pelatih Erika


" agen Kayra! bagaimana bisa kau melanggar peraturan itu, bukankah pelatih memberi arahan hanya melumpuhkan. bukan membunuh! jika diharuskan membunuh seharusnya tidak sebanya itu! kau itu ketua tim, seharusnya bisa mengontrol semua anggota tim-mu!" pelatih Kim marah dengan Kayra karena jumlah korban yang disebabkan oleh anggota yang lainnya


Kayra maju kedepan barisan


" maafkan saya pelatih! saya tidak tahu jika korban melebihi batas. Bos penjahat itu sangat licik karena sudah mengetahui rencana kita semua!" ujar kayra sembari menunduk


Naura maju berdiri di samping kayra untuk membela Kayra


" tidak pelatih! ini semua bukan hanya salah Kayra, ini juga..salah kami semua yang terlalu ceroboh" ujar Naura


" banyaknya penjahat yang sudah disiapkan pemimpin itu melebihi batas pelatih! para agen lainnya kewalahan, jadi mereka memilih untuk membunuh para penjahat itu pelatih!" Na-Ra juga ikut maju untuk membela Kayra yang disalahkan


" kalian bilang Bos penjahat ini yang merencanakannya? lalu dimana Bos itu jika itu semua memang benar?!" sentak pelatih Jung


Kayra memanggil orang yang ditugaskan menjaga Bos penjahat tadi dan penjahat-penjahat lainnya, lalu menyuruh untuk membawa Bos penjahat itu untuk datang kelapangan utama


Bos penjahat tadi datang lalu duduk bersimpuh. Kayra memerintahkan orang yang menjaga Bos penjahat tadi untuk pergi saja


" dia Bos penjahat itu pelatih! sebenarnya tidak hanya pasukan yang ia siapkan, tapi juga gas-gas beracun yang akan disebarkan" jelas Kayra


kayra berjalan kearah Bos penjahat tadi,


" dimana kunci emas yang kau curi kemarin,Hah?!" pekik Kayra, bahkan teriakan itu membuat para agen lainnya dan juga pelatih semua menjadi terkejut


Bos penjahat tadi meludah didepan Kayra dan menatap sinis Kayra


" aku tidak akan menunjukkan kunci emas berharga itu kepadamu!" pekik Bos penjahat itu tadi didepan Kayra


" baiklah! lalu itu maumu..." Kayra menekan suatu tombol di jepitannya, lalu muncullah suatu keyboard hologram


Kayra mengetikkan sesuatu disana dan muncullah suatu tempat yang terdapat titik merah berkelip disananya

__ADS_1


" tempat yang sungguh membuatku akan berpikir dua kali untuk mengambilnya, begitu maksudmu?!"" tanya Kayra kepada Bos penjahat tadi


" dasar bodoh! karena tempat tadi adalah wilayah kami!" Kayra tertawa misterius dan tersenyum smirk yang menyeramkan, bahkan para pelatih juga merasa merinding dengan senyuman Kayra


__ADS_2