Secret Love Girls (Baru)

Secret Love Girls (Baru)
LEO


__ADS_3

" Kakaaaaakkk caantiiiikkkk!!" pekik seseorang siapa lagi jika bukan Ariel yang disusul dengan Kenan. ternyata mereka berdua baru saja bangun tidur


" halo ganteng sama cantiknya kakak!" Kayra berjongkok agar bisa menyamakan tinggi badan kedua keponakannya tersebut


Kenan dan Ariel langsung memeluk Kayra


" semalam Ariel berdoa tau biar besoknya bisa ketemu sama Kakak langsung!" sahut Ariel dengan semangat


" oh ya? sekarang kalian berdua makan dulu ya? nanti cerita-cerita lagi sama kakak" ujar Kayra sembari menggendong Kenan dan Ariel duduk dikursi mereka


" kalian nggak mau makan? kenapa lihatin Kayra gitu banget?" tanya Kayra


" maaf Kayra bukan bermaksud bohong, cuma mau bikin surprise buat kalian semua, serius!" timpal Kayra dengan cengiran khasnya sembari menunjukkan jari tengah dan telunjuknya berbentuk 'V'


" oh iya ngomong-ngomong ini siapa Mi? kok Deket banget sama kak Rora? jangan-jangan pacar baru ya?" tanya Kayra dengan picingan mata curiga


" loh bukannya Mami sama Papi udah kasih tau ya?!" tanya Aurora


Kayra menggeleng pelan dengan tampilan wajah polosnya " emang siapa kak? pacar kakak kan?" tanya Aurora


" dia suami Rora dek" sahut Aditya santai. sekarang Aditya ada dipihak Kayra


Kayra berpura-pura terkejut, telapak tangannya menutup mulutnya dengan tatapan tidak bisa diartikan


' Hem, mulai deh aktingnya, cocok nih bocah jadi aktor' batin Aditya


" serius dia suami kakak?! kok aku nggak tau sih?" tanya Kayra dengan curiga


" emang Mami sama Papi nggak kasih tau?" tanya Aurora dengan takut


"nggak" sahut kayra dengan datar

__ADS_1


" sudah lebih baik kita makan saja" Timpal Mami zara yang sedang mengalihkan perhatian


Acara sarapan pun selesai, karena Papi arka mengajarkan saat makan tidak boleh ada percakapan, untuk menghormati orang yang makan


" wiihh..makanan penutupnya pas banget!" pekik Devan yang melihat ada permen di atas meja. Devan lalu mengambil satu permen dan memakannya


Kayra yang merasa tidak menyediakan permen pun menatap Devan, betapa terkejutnya Kayra melihat permen yang dimakan Devan


Kayra lari kearah Devan dan langsung menepuk punggung Devan dengan keras


" muntahin kak! cepet muntahin itu permennya!" pekik Kayra, Devan yang terbatuk-batuk langsung memuntahkan permen yang ia makan tadi


Kayra memungut permen tersebut dengan tissu dan membuangnya ketempat sampah


Kayra langsung mengambil sesuatu ditasnya, mengambil suatu cairan dan mencampurkannya dengan cairan yang lain.


Kayra pun langsung memberikannya ke Devan dan suruh meminumnya


" minum! buat penawar"


saat ini semua orang sudah ada diruang tamu, karena hari ini weekend jadi mereka semua memanfaatkan keadaan untuk bersantai dirumah saja


" maaf ini peralatan Kayra belum ditaruh dikamar kemarin" ujar Kayra tidak enak


" kak Devan udah agak baikan kan?" tanya Kayra


" iya, nggak papa. makasih.


By tolong usapin kepalaku" sahut Devan, Della mengangguk dan mengusap lembut kepala Al


" Kak Della maafin Kayra ya? Kayra bener-bener lupa belum ditaruh dikamar" ujar Kayra lesu, merasa bersalah

__ADS_1


Della tersenyum " udah nggak papa, nanti juga kan udah baikan lagi " sahut Della


Kayra mengangguk " jadi sekarang kita beralih ke pasangan suami istri yang udah nikah nggak kasih tau adeknya " ujar Kayra ketus


Aurora, Aditya, Nathan, Al, Papi Arka dan juga Mami arka saling pandang dan menelan salivanya gugup


" Kak Rora! kok kakak nggak bilang-bilang sih kalo nikah, Abang kenapa nggak bilang kalo Kak Aurora dijodohin?!" sentak Kayra


" kok kamu tau kalo kakak nikah karna dijodohin?" tanya Aurora


" mau tau? Kakak lupa ya aku siapa? Aku, Kayra Febriyan Dewantara kak" jelas Kayra sembari terkekeh


semua orang menjadi bingung


" Abang aktingku gimana?" tanya Kayra kepada Aditya sembari menaik-turunkan alisnya


" Abang! Abang yang kasih tau ya?!" tanya Mami Zara sembari memicingkan matanya


Kayra terkekeh


" udah-udah Kayra minta maaf okey? ini cuma surprise! aku juga nyiapin kado pernikahan buat Kak Al sama Kak Aurora " sahut Kayra


" Kakak tunggu ya!"


" Zara ngomong-ngomong permen yang dimakan Devan itu kenapa? bukannya itu permen biasa?" tanya Mami Zara yang penasaran


" mungkin kelihatannya kayak permen biasa, tapi sebenarnya bukan. itu permen khusus yang kalo dimakan bakal buat orang yang makan itu pingsan. Itu baru dosis kecil, kalo udah dosis besar bahayanya 5x lebih parah" jelas Kayra


" begitu ya?" Kayra mengangguk


" kalau begitu kamu simpan baik-baik lho Kayra, Mami nggak mau ada yang pingsan dirumah ini!" titah Mami Zara

__ADS_1


" siap Mamiku yang cantik!" jawab Kayra dengan gaya seperti hormat


" oh iya Leo dimana Mi?" tanya Kayra


__ADS_2