
"jadi..kamu paham bukan?" tanya Kayra
Keysha mengangguk mantap setelahnya tersenyum misterius seperti seorang psikopat yang telah menemukan mangsanya, Kayra agak sedikit merinding melihatnya
"sudah! hentikan senyuman tidak mengenakkanmu itu Keke, aku benar-benar perlu kerjasama" tutur Kayra
Keysha terkekeh lalu mengangguk tegas
Mama Rere masih didapur dengan segala permasakannya
Kruuyyuukk..
Keysha meringis malu saat mendengar perutnya berbunyi, ini karena dia tidak makan sama sekali saat perjalanan, dia tidak nafsu dengan makanan yang disediakan oleh para pramugari, yang dia inginkan hanyalah masakan Mamanya yang luar biasa lezat itu
Kayra tertawa saat mendengar suara perut Keysha yang berbunyi
"apa kamu lapar? Bagaimana kalau membantu Tante Rere memasak, Keke? Itu pasti menyenangkan" saran Kayra
Keysha yang mendengar lalu mengangguk cepat
"ayo! Aku juga ingin memasak bersama Mama" ucap Keysha antusias
Setelah itu Kayra dan Keysha menghampiri dapur dimana saat itu terlihat Mama Rere sedang serius dengan masakannya
Kayra dan Keysha meminta untuk membantu Mama Rere, tapi beliau menolak. Namun bukan Keysha namanya kalau keinginannya tidak terpenuhi, dengan mode memelasnya Keysha dan Kayra pun dapat membantu memasak untuk Mama Rere
Suara seseorang dari pintu utama membuat atensi Kayra, Keysha dan Mama Rere teralihkan
disana terlihat Kaizo yang baru saja pulang kerumah, namun yang berbeda kali ini adalah dia membawa seseorang
Keysha yang melihat hal itu lantas bertanya kepada Kayra
"itu yang namanya Ira gadungan?" tanya Keysha kepada Kayra dengan berbisik
Kayra melihat Mama Rere yang masih diam
Lantas mengangguk
"Cuih! itumah bukan Ira! daerahku menyebutnya sebagai dog" ucap Keysha yang tanpa sadar mengumpat
Kayra hanya menggeleng kecil, setelah itu membisikkan sesuatu kepada Keysha tentang rencananya
Keysha mengangguk mantap lantas segera melaksanakan tugasnya
Keysha mulai berlari kearah Kaizo yang sedari tadi tidak menyadari kehadiran ketiga perempuan yang berada di dapurnya
"KAK KAI! KEY KANGEN!" teriak Keysha dari arah dapur
Kaizo menatap kearah Keysha yang berlari kearahnya dan terkejut karena Keysha yang sudah berada didepannya dan memeluknya
Kyra yang tidak tahu-menahu tentang apapun lantas menarik Keysha dan mendorong Keysha agar melepas pelukannya pada Kaizo
Kaizo yang melihat tentu saja kesal saat saat melihat adik perempuan kesayangannya didorong dengan kasar oleh kekasihnya
"Ra! Apa-apaan sih?! dia adikku!" bentak Kaizo dan setelah itu membantu Keysha yang berpura-pura meringis
Mama Rere dan Kayra keluar dari dapur dengan wajah yang panik
"ada apa ini?" tanya Mama Rere, wajahnya terkejut melihat Keysha yabg dipeluk oleh Kaizo
Kyra? Mukanya sudah memucat, dia benar-benar tidak tahu tentang hal ini. Bahkan Kaizo sendiri tidak pernah bercerita tentang seluruh keluarganya. Bukan, bukan Kaizo yang tidak pernah menceritakan tapi Kyra sendiri yang tidak peduli tentang hal itu
__ADS_1
"Mama.." Keysha beranjak memeluk Mama Rere
"ada apa sayang? Kamu kenapa nangis gini?" tanya Mama Rere panik
"tadi kan, aku mau peluk Kak Kai..tapi sama dia didorong, sakit Mama.." adu Keysha sembari menunjuk Kyra yang terdiam
Mama Rere terkejut lalu menatap Kaizo seakan meminta jawaban
Kaizo menghela nafas dan mengangguk kecil
"Mama..tadi Ira benar-benar tidak sengaja, maafin aku..aku nggak tau kalau Kaizo ternyata punya adik..maafin Ira" Kyra beranjak untuk membela dirinya, bahkan matanya sudah berair
Kayra yang melihat itu hanya memutar bola matanya malas dan Keysha yang melihat menatap tajam Kyra, dalam hatinya sudah banyak hewan-hewan kebun binatang yang siap dia lontarkan untuk Kyra tapi dia menahannya karena tahu itu tidak baik
Mama Rere menghela nafas, bukan sekali dua kali dia tahu Kyra membuat masalah tapi hanya bisa memaklumi karena dia masih teringat dengan sikap baik dari Kayra dulu, dia berfikir jika mungkin Kyra hanya lelah atau kesal. Tapi melihat perlakuan Kyra yang semakin kesana-kemari membuat Mama Rere menjadi kesal dan malas sendiri, bahkan untuk hal ini dia sudah tidak bisa berkata-kata lagi
"Ira...Tante memaklumi jika kamu memang tidak tahu dengan Keysha, adik perempuan Kaizo ini memang dari SMP tidak bersama kami..tapi Tante tidak membenarkan sikap kamu yang menurut Tante sedikit kurang ajar saat ini, kamu melukai anak Tante, Tante minta ke kamu buat minta maaf ke Keysha" tutur Mama Rere, bahkan matanya saat ini terlihat memicing tajam
Kyra panik tapi dalam hatinya menyumpah-serapahi Kayra dan Keysha yang terlihat tersenyum kemenangan walau tidak terlalu terlihat
Kyra mendekati Keysha yang terdiam
"Keysha..Kakak minta maaf ya sudah mendorongmu? Aku kan tidak tau kalo kamu ternyata adiknya Kaizo, jadi aku minta maaf ya..gimana kalo kita nanti beli es krim?" ucap Kyra dengan mengambil kesempatan-kesempatan
Keysha yang melihat hal itu merasa seakan ingin muntah, jika saja bukan karena dia mengikuti rencana Kayra dia tidak akan sudi berdekatan dengan perempuan sok akrab didepannya ini
Dengan ogah-ogahan dan senyum terpaksa Keysha mengangguk, tentu saja dia harus berpura-pura membuat image Kyra didepan Kayra menjadi bagus
"iya, tidak apa-apa kok. Salahku juga karena tidak pernah bertemu dengan Kakak, pasti Kakak sangat sibuk kan ya? Jadi sedikit tidak punya waktu untuk mengenal keluarga Kak Kaizo" ujar Keysha sembari menyindir Kyra
Kyra yang mendengar ucapan Keysha menggeram kesal, tentu saja dia tahu arti ucapan Keysha dia tersindir
"sudah. Tidak apa-apa karena sudah berbaikan, kenalkan Keysha ini Kak Kyra. Dia pacarnya Kak Kai, dan Kyra, ini Keysha adik perempuannya Kaizo. Keysha ini memang jarang terlihat karena sedang menyelesaikan study belajar melukisnya di Prancis, jadi jarang pulang, kalaupun pulang mungkin hanya dua kali setahun" jelas Mama Rere mengenalkan Keysha
"eee..Mama, Key taruh tas sama koper Keys dikamar dulu ya? Nanti Key nyusul kedapur"
Kyra yang melihat segera mencari kesempatan, dia tahu jika dia pasti akan disuruh untuk membantu Mama Rere dengan masak-masaknya, sementara dia tidak mau karena tidak bisa
"eemm..Keysha, gimana kalo aku bantuin kamu beres-beres? kamu kan lama nggak pulang, pasti capek kan karena perjalanan panjang dan masih harus beres-beres barang, gimana? Mau ya?" tanya Kyra memohon
Keysha menatap Kyra datar tapi segera mengubah ekspresinya dan tersenyum kecil 'dasar caper'
"nggak usah Kak, aku bisa sendiri kok. Gimana kalo Kakak bantuin Mama aja nyiapin makan siangnya?" ujar Keysha dan segera pergi meninggalkan keluarganya
Kyra yang melihat hanya bisa mengepalkan kedua tangannya
"iya, Kyra bantuin Tante aja ya?" ajak Mama Rere
"eemmm..Tante Rere, udah siang nih, Kayra pulang dulu ya? Kayra juga udah lama, tadi juga belum sempet izin sama Mami" ucap Kayra tiba-tiba
Kyra dan Mama Rere menatap Kayra yang sedari tadi hanya diam
"kenapa masih disini? Harusnya sadar dari tadi langsung pulang aja, gangguin tau nggak Lo!" usir Kyra
"eh jangan! Kayra ikut makan ya? Tadi kan udah repot-repot bawain Tante kue, terus tadi bantuin Tante masak juga, ikut makan siang juga ya?" walaupun belum terlalu mengenal Kayra, bukan berarti Mama Rere tidak tahu caranya membalas budi
Kayra tersenyum
"nggak usah Tante, terimakasih ya..tapi Kayra langsung pulang aja" ujar Kayra mencoba menolak
"bener itu Ma, biarin ajasih dia pulang" ujar Kyra
__ADS_1
"jangan pulang dulu ya Kayra, makan dulu sini sama Tante" ucap Mama Rere kembali menahan Kayra
"tapi~"
"udah ikut aja makan! Kalo Lo nggak mau ikut, Gue paksa Lo!" ancam Kaizo
Kayra menatap kesal Kaizo, bukannya ikut mengusirnya, lelaki ini malah ikut-ikutan menahannya
"Sayang! apa-apaan sih?! Biarin ajasih dia pergi!" bantah Kyra
"diam!"
Kayra menjadi canggung sendiri, sebenarnya dia tidak masalah jika diajak makan siang bersama hanya saja saat ini ada Keysha yang mengenal dirinya, dia takut jika Keysha tidak dapat menahan dirinya dan malah nantinya membuat rencana yang sudah ia susun dengan baik akan sedikit rusak
Dengan pasrah akhirnya dia menyetujui permintaan Mama Rere
Flashback on 🩵
"misi?"
Kayra mengangguk
"iya misi buat kamu!"
"misi apa?"
"Keke..aku dijodohin sama Mamiku sama Kakak kamu, dan sekarang Kakak kamu punya pacar yang namanya hampir mirip denganku" jelas Kayra
"siapa namanya?" tanya Keysha
"Kyra"
Keysha mengernyit
"Kak Kaizo, menganggap Kyra sebagai Ira. Itu aku. Sekarang, yang ingin kulakukan adalah memberikan kejutan untuk Kak Kaizo"
Keysha mengangguk paham, dia mengerti apa maksud "kejutan" untuk Kakaknya itu
"lalu apa hubungannya denganku?" tanya Keysha
Kayra tersenyum den menyuruh Keysha untuk mendekat kearahnya, Keysha mendekat kearah Kayra
"berpura-puralah tidak mengenalku, bersikap layaknya orang yang tidak suka denganku seakan-akan aku adalah orang yang akan menghancurkan hubungan Kak Kaizo dan Kyra. Kamu, bersikap seperti lebih mendukung hubungan Kakak kamu dengan wanita itu, dan jangan terlalu pedulikan aku" jelas Kayra membuat Keysha terkejut
"kok gitu?!" protes Keysha dengan berbisik
"karena dengan cara itu, maka kejutanku akan berhasil. Keke..aku mohon bantuin ya?! Please..please..."Kayra memohon dengan tangan menyatu didepan dadanya
Keysha nampak berpikir keras sebelum akhirnya menghela nafas dan mengangguk kecil
Kayra yang melihat tersenyum senang, dia memeluk Keysha dengan erat
Keysha melihat Kayra yang senang, merasa tidak mengerti. Kayra ini dari dia mengenalnya dan bertemu sekali itu selalu tidak dapat ditebak. Tapi dia tidak bisa melakukan apapun, menurut Keysha, Kayra sudah seperti Kakak perempuannya yang selalu dia harapkan sejak dulu
"tapi Kak Ira janji ya, nanti jangan pergi dari hidupnya Kak Kaizo? Kalaupun Kak Kai nggak bisa bahagiain Kak Ira, masih ada Kak Ano kok..ya? Ya?" pinta Keysha
Kayra terdiam, dia juga tidak bisa berjanji apakah nantinya masih bisa disamping lelaki itu atau tidak, tergantung sikap Kaizo kepadanya nanti
"maaf, tapi mungkin Kakak nggak bisa berjanji, untuk Kak Kaizo akan aku usahakan tapi untuk Kak Keano, aku sepertinya tidak bisa" ucap Kayra
"kenapa?"
__ADS_1
"karena Kakak sulung kamu itu sudah punya pacar!" sahut Kayra
Flashback off 🩵